Posts made by Bintang Adam Pamungkas

Landasan Pendidikan PPKn 2025B -> Analisis Video

by Bintang Adam Pamungkas -

Nama : Bintang Adam Pamungkas

NPM : 2513032050

Kelas : 25B

liran konvensional menjelaskan bahwa perkembangan manusia dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan melalui empat pandangan utama: Empirisme, Nativisme, Naturalisme, dan Konvergensi. Empirisme menekankan peran lingkungan dan pendidikan, Nativisme percaya pada pembawaan sejak lahir, Naturalisme menganggap anak lahir baik dan sebaiknya tumbuh alami, sedangkan Konvergensi memadukan peran bawaan dan lingkungan. Gerakan Baru dalam Pendidikan kemudian muncul untuk meningkatkan mutu pembelajaran agar lebih bermakna, melalui gagasan seperti Pengajaran Alam Sekitar, Pengajaran Pusat Perhatian, Sekolah Kerja, dan Pengajaran Proyek. Semua gerakan ini menekankan pembelajaran yang kontekstual, berpusat pada anak, serta relevan dengan kehidupan nyata. Secara keseluruhan, perpaduan antara teori aliran konvensional dan inovasi gerakan baru menunjukkan bahwa pendidikan berperan penting dalam membentuk manusia yang cerdas, berkarakter, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

AI PPKn B -> FORUM DISKUSI

by Bintang Adam Pamungkas -
Nama : Bintang Adam Pamungkas 
NPM : 2513032050
Kelas : 25B

Menurut pendapat saya, hadis bisa dikategorikan berdasarkan tingkat keasliannya. Hadis Shahih merupakan tingkatan tertinggi, yang memiliki sanad (rantai periwayatan) yang bersambung dan perawinya dikenal adil, berakhlak mulia, dan memiliki ingatan yang sempurna. Hadis ini sangat kuat dan bisa dijadikan dasar hukum. Selanjutnya, ada Hadis Hasan, yang kualitasnya berada satu tingkat di bawah hadis shahih. Hadis ini memenuhi standar hadis shahih, namun perawinya memiliki hafalan yang sedikit kurang kuat, meskipun masih dapat diterima. Di sisi lain, Hadis Da'if adalah hadis yang lemah karena tidak memenuhi syarat hadis hasan atau shahih, sehingga tidak bisa dijadikan landasan hukum. Terakhir, Hadis Mawdu' adalah hadis palsu, yang isinya bukan berasal dari Nabi Muhammad SAW dan dianggap sebagai rekayasa. Hadis ini tidak boleh digunakan sebagai dasar hukum.

Pertanyaan saya bagaimana cara menentukan hadis itu merupakan hadits Mawdu'?
Nama : Bintang Adam Pamungkas
NPM : 2513032050
Kelas : 25B

Model Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) (Studi Pembelajaran Terpadu Pada Sekolah Dasar Madrasah Ibtidaiyah)" karya Buyung Syukron. Jurnal ini membahas bagaimana model pembelajaran terpadu dapat diterapkan dalam pengajaran IPS di jenjang SD/MI hingga SMA/MA. Pada intinya, jurnal ini adalah semacam panduan praktis untuk para guru IPS yang ingin membuat pelajaran lebih modern dan efektif. Penulis menjelaskan bahwa IPS seharusnya tidak lagi diajarkan secara terpisah-pisah, melainkan harus diintegrasikan. Ia juga mengidentifikasi berbagai tantangan yang sering dihadapi guru, seperti kurikulum yang kurang mendukung dan kurangnya pengalaman mengajar secara terpadu. Untuk mengatasi masalah tersebut, jurnal ini menawarkan tiga model inovatif yang bisa langsung diterapkan di kelas: mengajar berdasarkan topik, memanfaatkan potensi yang ada di daerah setempat, atau mengangkat isu-isu sosial yang sedang hangat. Semua pendekatan ini bertujuan untuk membuat siswa lebih aktif dan terampil dalam mengaitkan pelajaran di sekolah dengan masalah di dunia nyata. Dengan demikian, jurnal ini memperjelas bahwa pembelajaran terpadu adalah kunci untuk membuat pelajaran IPS jadi lebih relevan dan menarik.

Dua materi ini sebenarnya saling melengkapi dengan sangat baik. Artikel oleh Euis Puspitasari berfungsi sebagai "mengapa," menjelaskan bahwa inovasi pembelajaran IPS adalah keharusan untuk mengikuti tuntutan zaman yang berkembang pesat, terutama dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi. Singkatnya, ia memberi kita alasan kuat untuk berubah.Di sisi lain, jurnal dari Buyung Syukron bertindak sebagai "bagaimana." Jurnal ini memberikan panduan praktis dan terperinci tentang cara menerapkan inovasi tersebut melalui model pembelajaran terpadu. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga penilaian, semuanya dijelaskan dengan jelas. Jurnal ini menunjukkan cara mengintegrasikan berbagai cabang ilmu sosial seperti sejarah, geografi, dan ekonomi dalam satu kesatuan yang kohesif. Kedua teks ini setuju bahwa pembelajaran harus berfokus pada siswa, yang memungkinkan mereka untuk lebih aktif dalam menemukan dan memahami konsep. Jadi, sementara satu artikel memberikan landasan teoritis, yang lain menyediakan "cetak biru" yang dapat digunakan guru untuk membawa inovasi ke dalam kelas.

Refrensi atau Daftar Pustaka yang mendukung : Puspitasari, E. (2016). Inovasi pembelajaran ilmu pengetahuan sosial. Edueksos Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 3(1).

Dasar-dasar dan Pendekatan IPS Terpadu 2025B -> Diskusi

by Bintang Adam Pamungkas -
Nama : Bintang Adam Pamungkas
NPM : 2513032050
Kelas : 25B

Menurut saya materi IPS Terpadu yang sulit pada materi Geografi lebih tepatnya pada Dinamika atmosfer, hidrosfer, dan geosfer di kelas IX itu memang paling bikin pusing. Karena kita harus memahami bagaimana setiap lapisan bumi itu saling terhubung dan memengaruhi satu sama lain. Terus banyak istilah-istilah rumit dan konsep fisika-kimia yang butuh pemahaman mendalam. Mikirin siklus air, perubahan iklim, sampai pergerakan lempeng tektonik aja udah bikin kepala pusing. Materi Dinamika atmosfer, hidrosfer, dan geosfer memang butuh konsentrasi ekstra, beda sama materi di kelas VII atau VIII yang masih lebih ke arah pengenalan. Jadi, wajar kalau materi ini menjadi materi yang sulit.