Nama : Bintang Adam Pamungkas
NPM : 2513032050
Kelas : 25B
Model Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) (Studi Pembelajaran Terpadu Pada Sekolah Dasar Madrasah Ibtidaiyah)" karya Buyung Syukron. Jurnal ini membahas bagaimana model pembelajaran terpadu dapat diterapkan dalam pengajaran IPS di jenjang SD/MI hingga SMA/MA. Pada intinya, jurnal ini adalah semacam panduan praktis untuk para guru IPS yang ingin membuat pelajaran lebih modern dan efektif. Penulis menjelaskan bahwa IPS seharusnya tidak lagi diajarkan secara terpisah-pisah, melainkan harus diintegrasikan. Ia juga mengidentifikasi berbagai tantangan yang sering dihadapi guru, seperti kurikulum yang kurang mendukung dan kurangnya pengalaman mengajar secara terpadu. Untuk mengatasi masalah tersebut, jurnal ini menawarkan tiga model inovatif yang bisa langsung diterapkan di kelas: mengajar berdasarkan topik, memanfaatkan potensi yang ada di daerah setempat, atau mengangkat isu-isu sosial yang sedang hangat. Semua pendekatan ini bertujuan untuk membuat siswa lebih aktif dan terampil dalam mengaitkan pelajaran di sekolah dengan masalah di dunia nyata. Dengan demikian, jurnal ini memperjelas bahwa pembelajaran terpadu adalah kunci untuk membuat pelajaran IPS jadi lebih relevan dan menarik.
Dua materi ini sebenarnya saling melengkapi dengan sangat baik. Artikel oleh Euis Puspitasari berfungsi sebagai "mengapa," menjelaskan bahwa inovasi pembelajaran IPS adalah keharusan untuk mengikuti tuntutan zaman yang berkembang pesat, terutama dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi. Singkatnya, ia memberi kita alasan kuat untuk berubah.Di sisi lain, jurnal dari Buyung Syukron bertindak sebagai "bagaimana." Jurnal ini memberikan panduan praktis dan terperinci tentang cara menerapkan inovasi tersebut melalui model pembelajaran terpadu. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga penilaian, semuanya dijelaskan dengan jelas. Jurnal ini menunjukkan cara mengintegrasikan berbagai cabang ilmu sosial seperti sejarah, geografi, dan ekonomi dalam satu kesatuan yang kohesif. Kedua teks ini setuju bahwa pembelajaran harus berfokus pada siswa, yang memungkinkan mereka untuk lebih aktif dalam menemukan dan memahami konsep. Jadi, sementara satu artikel memberikan landasan teoritis, yang lain menyediakan "cetak biru" yang dapat digunakan guru untuk membawa inovasi ke dalam kelas.
Refrensi atau Daftar Pustaka yang mendukung : Puspitasari, E. (2016). Inovasi pembelajaran ilmu pengetahuan sosial. Edueksos Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 3(1).