གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Farida Murti Salsabila

Kita perlu menetapkan proses terlebih dahulu, karena sistem dibangun untuk mendukung dan mengintegrasikan proses; tanpa proses yang jelas, sistem tidak akan memiliki arah maupun fungsi yang efektif.
Risiko terbesar inovasi radikal adalah ketidakpastian pasar dan potensi kegagalan yang merugikan besar, yang dapat diminimalkan melalui riset pasar, uji coba kecil, kolaborasi, dan kesiapan sumber daya cadangan.
Perusahaan lebih memilih inovasi bertahap karena risikonya lebih rendah, biaya lebih terkendali, dan tidak mengganggu stabilitas bisnis, sedangkan inovasi radikal membutuhkan investasi besar dan menghadapi ketidakpastian tinggi.
Bagi perusahaan yang berfokus pada penjualan barang, inovasi yang paling tepat adalah meningkatkan kualitas dan variasi produk, memperbaiki layanan serta pengalaman pelanggan, dan memanfaatkan teknologi penjualan seperti e-commerce atau sistem digital agar lebih efisien dan mampu membangun loyalitas konsumen.
Risiko yang terkait dengan perubahan dan inovasi dalam organisasi antara lain munculnya resistensi karyawan karena rasa tidak nyaman atau takut kehilangan peran, ketidakpastian hasil dari inovasi yang belum tentu berhasil, biaya tinggi dalam implementasi perubahan, potensi gangguan operasional saat proses transisi, serta risiko kehilangan daya saing jika inovasi tidak sesuai kebutuhan pasar.