Sistem Pembukuan Berpasangan merupakan metode pencatatan keuangan yang mencatat setiap transaksi pada dua sisi akun secara bersamaan, yaitu debit dan kredit dengan jumlah yang seimbang. Prinsip dasar sistem ini mengharuskan total debit selalu sama dengan total kredit, sehingga menciptakan mekanisme kontrol otomatis yang meminimalkan kesalahan pencatatan. Keunggulan utamanya adalah kemampuan untuk menyusun laporan keuangan lengkap mulai dari buku besar, neraca saldo, hingga neraca lajur, yang menjadikannya jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan sistem pencatatan tunggal.
Meskipun sistem ini memiliki banyak kelebihan dalam mengontrol akurasi data keuangan, beberapa keterbatasan tetap ada seperti kesalahan manusia dan kesalahan dalam mengklasifikasikan akun transaksi. Sistem ini berlandaskan pada persamaan akuntansi dasar yang menyatakan bahwa harta sama dengan hutang ditambah modal, yang dalam bentuk lengkapnya mencakup beban, prive, dan pendapatan. Dengan proses pencatatan yang sistematis dan terstruktur, Double Entry System terbukti menjadi pilihan terbaik bagi organisasi dalam mengelola dan mengawasi transaksi keuangan secara menyeluruh.