གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Zulfa Nurulaini

PAK A2025 -> ACTIVITY: RESUME

Zulfa Nurulaini གིས-
Resume Materi Dari Buku Accounting Basics
Akuntansi adalah metodologi pembukuan yang terlibat dalam membuat catatan keuangan dari semua transaksi bisnis dan dalam menyiapkan laporan mengenai aset, kewajiban dan hasil operasi bisnis. Metode dan istilah akuntansi memiliki aturan standar yang dikenal sebagai Generally Accepted Accounting Principles (GAAP). Penyebab kesulitan dan kegagalan bisnis yang berulang meliputi:
1. Perencanaan yang tidak memadai
2. Kurangnya pengetahuan bisnis
3. Kurangnya modal
4. Manajemen, penilaian, dan keputusan yang buruk

Jenis & Organisasi Bisnis:
Jenis usaha: jasa, perdagangan, manufaktur → memengaruhi sistem akuntansi yang dipakai.
Bentuk organisasi: perseorangan, persekutuan, korporasi, LLC → menentukan metode akuntansi dan pencatatan.

Saran Profesional:
1. Akuntan
2. Pengacara
3. Bankir
4. Agen Asuransi
5. Penasihat Investasi
6. Investor
7. Mitra
8. Instansi pemerintah
9. Vendor/pemasok
10. Para pebisnis lokal
11. Anggota asosiasi profesi

Akuntansi dan Catatan:
1. Akuntansi berbasis tunai
2. Pencatatan entri tunggal
3. Pencatatan entri ganda
4. Akuntansi Berbasis Akrual
Catatan Bisnis Khas:
1. Jurnal
2. Catatan Penggajian
3. Jurnal umum
4. Catatan Jarak Tempuh
5. Catatan Kas Kecil
6. Catatan Perjalanan
7. Catatan Persediaan
8. Catatan Hiburan
9. Log Aset Tetap
10. Catatan Pelanggan
11. Piutang usaha
12. Buku Cek Bisnis
13. Hutang Usaha
14. Sistem Pengarsipan

Akuntansi Akrual:
Akuntansi akrual digunakan dalam bisnis yang terlibat dalam produksi, pembelian, dan penjualan barang dagangan. Pendapatan merupakan salah satu faktornya. Dalam akuntansi berbasis akrual, pendapatan dicatat ketika diperoleh, beban dicatat ketika terjadi, baik dibayar atau tidak. Waktu transaksi dicatat mungkin tidak ada hubungannya dengan waktu penerimaan uang tunai atau pembayaran dilakukan. Uang tunai tidak selalu sama dengan pendapatan.

Pembukuan Dasar:
Pembukuan berurusan dengan lima kategori akuntansi utama:
1. Aktiva
2. Kewajiban
3. Ekuitas Pemilik (Ekuitas/Modal/Kekayaan Bersih)
4. Pendapatan
5. Pengeluaran
Proses pembukuan dasar untuk setiap transaksi bisnis:
(1) Tentukan kategori akun yang benar (aset, kewajiban, kekayaan bersih, pendapatan, atau beban)
(2) Identifikasi akun pos-pos baris yang benar (misalnya, Gaji & Upah; Bagian Pemberi Kerja dari FICA; Biaya Cuti Sakit, Biaya Cuti Tahunan, dll.)
(3) Pastikan jumlah yang benar digunakan saat mencatat (memposting) transaksi
(4) Konsisten dan akurat.

Bagan Akun:
Bagan Akun dapat mencakup seri akun (kelompok) berikut:
1. 100 Aset
2. 200 Kewajiban
3. 300 Kekayaan bersih
4. 400 Pendapatan
5. 500 Biaya

Akuntansi Entri Ganda:
Setiap transaksi melibatkan minimal dua akun. Harus seimbang (debit = kredit). Contoh: investasi modal, pembelian bangunan dengan kas + utang.

Debit dan Kredit:
Debit = kiri, Kredit = kanan (selalu).
Efek ke akun:
Aset → Debit (+), Kredit (-)
Kewajiban & Ekuitas → Debit (-), Kredit (+)
Pendapatan → Kredit (+)
Biaya → Debit (+)

Jurnal
Buku catatan pertama untuk mencatat transaksi harian. Jenis jurnal:
1. Jurnal Penjualan → Catat hanya penjualan secara kredit.
2. Jurnal Pembelian → Catat semua yang dibeli secara kredit.
3. Jurnal Penerimaan Kas → Catat semua uang tunai yang masuk.
4. Jurnal Pengeluaran Kas → Catat semua uang tunai yang keluar.
5. Jurnal Umum → Segala sesuatu yang tidak tercatat pada Jurnal lainnya.

Buku Besar (Ledger):
Semua transaksi dari jurnal dipindahkan ke akun-akun dalam buku besar. Menggunakan T-account untuk mencatat debit/kredit tiap akun.

Resume Materi Buku Accounting Principles: A Business Perspective (Vol. 1 – Financial Accounting)
Akuntansi disebut “bahasa bisnis” karena menyediakan informasi keuangan yang relevan bagi pengambilan keputusan. Fungsi akuntansi yaitu mengidentifikasi, mengukur, mencatat, mengklasifikasi, meringkas, dan melaporkan aktivitas ekonomi. Akuntansi dibagi menjadi 2 yaitu Akuntansi Keuangan (Financial Accounting) yang berfokus pada laporan untuk pihak eksternal (investor, kreditor) dan Akuntansi Manajerial (Managerial Accounting) yang berfokus pada informasi internal untuk manajemen. Laporan keuangan harus mengikuti GAAP (Generally Accepted Accounting Principles). Etika akuntansi penting untuk menjaga kepercayaan publik dan integritas adalah aset utama akuntan. Siklus Akuntansi:
1. Analisis transaksi
2. Pencatatan di jurnal
3. Posting ke buku besar
4. Penyusunan neraca saldo
5. Penyesuaian (adjusting entries)
6. Menyusun laporan keuangan
7. Penutupan akun (closing entries)
Menggunakan aturan debit & kredit untuk menjaga keseimbangan persamaan akuntansi yaitu Aset = Liabilitas + Ekuitas.
Neraca (Balance Sheet) yaitu posisi keuangan yang terdiri dari aset, liabilitas, ekuitas. Laporan Laba Rugi (Income Statement) yaitu kinerja perusahaan yang terdiri dari pendapatan & beban. Laporan Perubahan Ekuitas yaitu perubahan modal pemilik. Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement) yaitu sumber & penggunaan kas. Basis akrual digunakan agar pendapatan & beban dicatat pada periode yang tepat. Penyesuaian meliputi pendapatan/beban yang ditangguhkan (deferrals) dan pendapatan/beban yang masih harus diakui (accruals). Disusun worksheet, kemudian dilakukan penutupan (closing process). Transaksi Perusahaan Dagang meliputi penjualan, HPP (cost of goods sold), persediaan. Pengendalian Kas meliputi rekonsiliasi bank, dana kas kecil, rasio likuiditas. Piutang & Hutang terdiri dari manajemen piutang, catatan wesel, analisis perputaran piutang. Aset Tetap & penyusutan menggunakan metode penyusutan garis lurus, saldo menurun. Pembiayaan jangka panjang contohnya obligasi, bunga. Analisis Laporan Keuangan terdiri dari analisis horizontal, vertikal, rasio keuangan (likuiditas, profitabilitas, solvabilitas).

Resume Materi Dari Buku Accounting All-in-One For Dummies
Book I: Setting Up Your Accounting System
=> Perbedaan bookkeeping & accounting adalah bookkeeping mencatat transaksi, sedangkan accounting mengolah & menganalisis data untuk laporan keuangan.
Persamaan dasar akuntansi adalah, Aset = Liabilitas + Ekuitas.
Siklus akuntansi :
1. mencatat transaksi
2. mem-posting ke buku besar
3. menyusun neraca saldo
4. membuat ayat penyesuaian
5. menyusun laporan keuangan
6. menutup buku
Metode akuntansi ada kas, akrual, dan campuran. Sebagian besar bisnis pakai akrual karena lebih akurat mencocokkan pendapatan & beban.
Book II: Recording Accounting Transactions
=> Double-entry system artinya setiap transaksi dicatat dengan debit & kredit. Jurnal umum & khusus digunakan untuk mencatat transaksi rutin (penjualan, pembelian, kas masuk/keluar). Audit trail penting untuk menyimpan bukti transaksi agar mudah ditelusuri.
Book III: Adjusting and Closing Entries
=> Ayat jurnal penyesuaian mencakup akruan (pendapatan/beban yang belum dicatat), penangguhan (pencatatan pendapatan/beban di periode yang tepat), penyusutan aset tetap, penutupan akun yaitu memindahkan saldo pendapatan & beban ke laba ditahan.
Book IV: Preparing Income Statements & Balance Sheets
=> Laporan laba rugi menunjukkan pendapatan, beban, dan laba/rugi. Neraca menunjukkan aset (Kas, piutang, persediaan, aset tetap, aset tak berwujud), liabilitas (Utang usaha, pendapatan diterima di muka, utang jangka panjang), ekuitas (Modal pemilik, saham, laba ditahan, dividen).
Book V: Reporting on Financial Statements
=> Metode penilaian yaitu nilai penggantian, arus kas masa depan. Laporan arus kas meliputi operasi, investasi, pendanaan. Analisis keuangan (rasio likuiditas, profitabilitas, leverage, analisis horizontal & vertikal).
Book VI: Planning and Budgeting
=> Budgeting adalah merencanakan pendapatan & beban. Flexible budget artinya bisa disesuaikan jika aktivitas berubah. Variance analysis yaitu membandingkan realisasi dengan anggaran dan identifikasi penyebab selisih.
Book VII: Making Savvy Business Decisions
=> Cost Volume Profit (CVP) analysis yaitu menghitung break-even point, margin kontribusi, target profit. Relevant costing yaitu hanya biaya yang relevan dipertimbangkan dalam keputusan. Capital budgeting yaitu menilai investasi dengan NPV, IRR, payback period.
Book VIII: Handling Cash & Purchase Decisions
=> Pengelolaan kas artinya menjaga saldo cukup untuk operasi, mencegah kecurangan. Internal control yaitu pemisahan tugas, otorisasi transaksi, rekonsiliasi bank. Persediaan terdiri dari metode FIFO, LIFO, Average, penting untuk laporan laba rugi & neraca.
Book IX: Auditing & Detecting Fraud
=> Internal control yaitu memastikan laporan keuangan andal, aset aman, operasi efisien, patuh hukum. Proses audit terdiri dari perencanaan, pengujian pengendalian, pengujian substantif, laporan audit. Fraud detection terdiri dari ratio analysis, Beneish model, data mining untuk mencari transaksi mencurigakan.