Menurut pendapat saya, ketegangan antara sastra sebagai media perubahan sosial dan sebagai hiburan memang bisa terjadi. Jika penulis membuat karya hanya berfokus kepada hiburan, pesan sosialnya bisa hilang dan tidak meninggalkan bekas. Sebaliknya, kalau hanya fokus pada kritik sosial, sastra berisiko terasa kaku, berat, dan tidak menarik bagi pembaca.
Novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori, membahas isu penculikan dan kekerasan politik pada masa Orde Baru. Ceritanya membuka kesadaran pembaca tentang sejarah kelam bangsa. Tapi, Leila juga tetap menjaga sisi indahnya dengan bahasa yang mengalir, tokoh yang emosional, dan cerita yang menyentuh. Jadi, pembaca bukan hanya belajar hal penting, tapi juga tetap merasa terhibur. Artinya, fungsi sosial dan hiburan dapat berjalan berdampingan.
Novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori, membahas isu penculikan dan kekerasan politik pada masa Orde Baru. Ceritanya membuka kesadaran pembaca tentang sejarah kelam bangsa. Tapi, Leila juga tetap menjaga sisi indahnya dengan bahasa yang mengalir, tokoh yang emosional, dan cerita yang menyentuh. Jadi, pembaca bukan hanya belajar hal penting, tapi juga tetap merasa terhibur. Artinya, fungsi sosial dan hiburan dapat berjalan berdampingan.