Nama : Rulla Alifah
NPM : 2413031093
Artikel 1 – “Does XBRL Adoption Increase Financial Information Transparency in Digital Disclosure Environment? Insights from Emerging Markets” (Al-Okaily et al., 2024)
Penelitian ini meneliti sejauh mana penerapan eXtensible Business Reporting Language (XBRL) dapat meningkatkan keterbukaan informasi keuangan pada perusahaan sektor keuangan di Yordania. Berdasarkan survei terhadap 124 responden yang terdiri dari manajer keuangan, akuntan, dan auditor, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan XBRL mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, serta keandalan laporan keuangan digital. Melalui standarisasi format data dan sistem pelaporan yang terintegrasi, XBRL mempermudah proses analisis, mengurangi kesalahan pelaporan, dan mempercepat pengambilan keputusan bagi pemangku kepentingan. Studi ini juga menegaskan bahwa implementasi XBRL merupakan langkah strategis bagi negara berkembang dalam memperkuat kredibilitas pasar keuangan, meningkatkan efisiensi organisasi, serta memperluas kepercayaan publik terhadap informasi keuangan yang disajikan secara digital.
Artikel 2 – “Digitalization of Financial Reporting Through XBRL and the Cost of Equity” (Tohang & Lusiana, 2022)
Penelitian ini menganalisis hubungan antara penerapan XBRL dengan biaya ekuitas (cost of equity) pada perusahaan publik di Indonesia. Dengan menggunakan data 59 perusahaan selama empat tahun (dua tahun sebelum dan dua tahun sesudah penerapan XBRL), hasil analisis menunjukkan bahwa digitalisasi laporan keuangan melalui XBRL secara signifikan menurunkan biaya ekuitas, terutama pada perusahaan besar. Penurunan ini terjadi karena XBRL meningkatkan kualitas, keterbandingan, dan transparansi informasi keuangan, sehingga mengurangi ketidakpastian investor dan risiko investasi. Namun, pada tahap awal penerapannya, beberapa kendala teknis seperti kesalahan format dan kurangnya pemahaman pengguna menyebabkan manfaat XBRL belum sepenuhnya optimal. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penerapan XBRL berpotensi memperbaiki kualitas pelaporan dan menurunkan biaya modal apabila didukung oleh kesiapan infrastruktur, regulasi, dan sumber daya manusia yang memadai.
NPM : 2413031093
Artikel 1 – “Does XBRL Adoption Increase Financial Information Transparency in Digital Disclosure Environment? Insights from Emerging Markets” (Al-Okaily et al., 2024)
Penelitian ini meneliti sejauh mana penerapan eXtensible Business Reporting Language (XBRL) dapat meningkatkan keterbukaan informasi keuangan pada perusahaan sektor keuangan di Yordania. Berdasarkan survei terhadap 124 responden yang terdiri dari manajer keuangan, akuntan, dan auditor, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan XBRL mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, serta keandalan laporan keuangan digital. Melalui standarisasi format data dan sistem pelaporan yang terintegrasi, XBRL mempermudah proses analisis, mengurangi kesalahan pelaporan, dan mempercepat pengambilan keputusan bagi pemangku kepentingan. Studi ini juga menegaskan bahwa implementasi XBRL merupakan langkah strategis bagi negara berkembang dalam memperkuat kredibilitas pasar keuangan, meningkatkan efisiensi organisasi, serta memperluas kepercayaan publik terhadap informasi keuangan yang disajikan secara digital.
Artikel 2 – “Digitalization of Financial Reporting Through XBRL and the Cost of Equity” (Tohang & Lusiana, 2022)
Penelitian ini menganalisis hubungan antara penerapan XBRL dengan biaya ekuitas (cost of equity) pada perusahaan publik di Indonesia. Dengan menggunakan data 59 perusahaan selama empat tahun (dua tahun sebelum dan dua tahun sesudah penerapan XBRL), hasil analisis menunjukkan bahwa digitalisasi laporan keuangan melalui XBRL secara signifikan menurunkan biaya ekuitas, terutama pada perusahaan besar. Penurunan ini terjadi karena XBRL meningkatkan kualitas, keterbandingan, dan transparansi informasi keuangan, sehingga mengurangi ketidakpastian investor dan risiko investasi. Namun, pada tahap awal penerapannya, beberapa kendala teknis seperti kesalahan format dan kurangnya pemahaman pengguna menyebabkan manfaat XBRL belum sepenuhnya optimal. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penerapan XBRL berpotensi memperbaiki kualitas pelaporan dan menurunkan biaya modal apabila didukung oleh kesiapan infrastruktur, regulasi, dan sumber daya manusia yang memadai.