Kiriman dibuat oleh Rulla Alifah

AKM C2025 -> Diskusi

oleh Rulla Alifah -
Nama : Rulla Alifah
NPM : 2413031093

1. Jika saya harus menjelaskan atau mendefenisikan prinsip-prinsip atau standar akuntansi yang diterima umum, karakteristik dasar apa yang akan saya masukkan dalam penjelasan adalah prinsip akuntansi yang diterima umum pada dasarnya menekankan bahwa laporan keuangan harus bermanfaat bagi pemakai. Artinya informasi yang disajikan harus relevan dengan kebutuhan pengambilan keputusan, andal atau dapat dipercaya, serta dibuat dengan konsistensi sehingga bisa dibandingkan dari waktu ke waktu maupun dengan perusahaan lain. Selain itu, laporan harus netral, tidak memihak kepentingan tertentu, disajikan tepat waktu, dan ditulis dengan cara yang dapat dipahami oleh pengguna.

2. Perbedaan antara “statement of financial accounting standards FASB dengan “statement of financial accounting concept” FASB terletak pada fungsi, sifat, dan kedudukannya. SFAS merupakan standar akuntansi yang sifatnya praktis dan operasional. Isinya berupa aturan teknis tentang bagaimana perusahaan harus mencatat, mengukur, dan menyajikan transaksi dalam laporan keuangan. Karena sifatnya standar resmi, maka perusahaan, khususnya yang beroperasi di Amerika Serikat, wajib mengikuti ketentuan yang ada di dalam SFAS. Dengan kata lain, SFAS berperan sebagai “aturan main” yang langsung digunakan dalam praktik akuntansi sehari-hari. Sementara itu, SFAC lebih berperan sebagai kerangka konseptual. Ia tidak berisi aturan teknis, melainkan menjelaskan tujuan laporan keuangan, karakteristik kualitatif informasi akuntansi, serta definisi elemen laporan keuangan seperti aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan beban. SFAC digunakan oleh FASB sebagai landasan pemikiran ketika mereka membuat atau merevisi standar baru (SFAS). Oleh karena itu, SFAC tidak mengikat langsung bagi perusahaan—artinya perusahaan tidak bisa berpedoman langsung pada SFAC untuk mencatat transaksi, tetapi keberadaannya tetap penting karena menjadi dasar teori yang menjelaskan mengapa suatu standar ditetapkan.

TA C2025 -> DISKUSI

oleh Rulla Alifah -
Nama : Rulla Alifah
NPM : 2413031093

Akuntansi sudah ada dari peradaban awal, yaitu sekitar 3000 SM di Mesopotamia dan Mesir dengan pencatatan transaksi ekonomi menggunakan tablet tanah liat dan gulungan papirus. Pada tahun 1494, Luca Pacioli, seorang biarawan dan matematikawan Italia, menerbitkan buku pertama yang menjelaskan tentang sistem pembukuan berpasangan (double entry bookkeeping). Kemudian Revolusi Industri di abad ke-19 mengubah lanskap bisnis dan meningkatkan kebutuhan akan akuntansi yang lebih sistematis.

Setelah itu, pada tahun 1887 didirikan asosiasi akuntan publik di Amerika Serikat yang menjadi dasar American Institute of Certified Public Accountants (AICPA). Krisis ekonomi seperti Depresi Besar pada 1930-an mendorong adanya pembentukan lembaga pengatur standar akuntansi, termasuk Securities and Exchange Commission (SEC). Pada tahun 1973, dibentuk Financial Accounting Standards Board (FASB) dan International Accounting Standards Committee (IASC) yang kemudian berkembang menjadi International Financial Reporting Standards (IFRS). Dan kini, akuntansi terus berkembang dengan adanya teknologi canggih seperti kecerdasan buatan, otomatisasi, dan blockchain untuk meningkatkan proses pelaporan dan audit keuangan.

Jadi intinya adalah akuntansi ini sudah bermula sejak 3000 SM di Mesopotamia dan Mesir dengan pencatatan transaksi ekonomir awal. Kemudian poin-poin penting yang disampaikan dari video tersebut yaitu:
- Luca Pacioli dianggap sebagai bapak akuntansi karena memperkenalkan sistem pembukuan berpasangan pada 1494.
- Revolusi Industri abad ke-19 mempercepat kebutuhan standar akuntansi yang lebih kompleks.
- Pembentukan AICPA dan SEC di AS menandai era standar dan regulasi akuntansi modern.
- Skandal Enron (2001) memicu reformasi besar dalam regulasi serta tata kelola perusahaan.
- IFRS dan ISSB menunjukkan tren globalisasi standar akuntansi dan fokus pada keberlanjutan.
- Teknologi seperti AI, otomatisasi, dan blockchain semakin diterapkan dalam akuntansi kontemporer.