Assalamualaikum Wr.Wb
Nama: Inaya Salwa Iasya
NPM: 2413031036
Izin mengirim kesimpulan dari vidio yang telah saya simak ibu
Akuntansi dimulai sekitar tahun 3000 sebelum Masehi di Mesopotamia kuno dan Mesir, di mana pembukuan sederhana dilakukan dengan cara mencatat transaksi di tablet tanah liat. Ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam evolusi akuntansi. Momen penting terjadi pada tahun 1494 ketika Luca Pacioli, matematikawan dari Italia, menerbitkan bukunya yang membahas pembukuan entri ganda. Karya Pacioli membuatnya dianggap sebagai "bapak akuntansi" dan merubah cara orang dalam mencatat dan melaporkan transaksi keuangan.
Pada masa Revolusi Industri di abad ke-19, kebutuhan mengikuti korporasi meningkat dengan cepat. Hal ini mendorong munculnya praktik akuntansi yang lebih kompleks. Setelah terjadinya Depresi Besar pada tahun 1930-an, praktik akuntansi mengarah pada standarisasi yang lebih baik. Perubahan tersebut menghasilkan pembentukan lembaga penting Securities and Exchange Commission (SEC) di Amerika Serikat, yang bertanggung jawab untuk mengawasi pasar finansial.
Pada tahun 1973, Financial Accounting Standards Board (FASB) didirikan di AS untuk menetapkan standar akuntansi, sementara International Accounting Standards Committee (IASC) dibentuk untuk menciptakan norma internasional. Abad 21, akuntansi menghadapi isu baru, termasuk skandal Enron pada tahun 2001 yang memicu Sarbanes-Oxley Act tahun 2002. Krisis keuangan global pada tahun 2007 juga mengarah pada revisi standar, termasuk IFRS 9.
Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian dalam akuntansi bergeser ke arah keberlanjutan, dengan dibentuknya International Sustainability Standards Board (ISSB) pada tahun 2021. Akuntansi berkembang dengan teknologi baru, seperti kecerdasan buatan (AI) dan blockchain, menunjukkan bahwa bidang ini senantiasa berubah untuk kebutuhan zaman. Maka, akuntansi bukan hanya tugas pencatatan keuangan, juga berfungsi sebagai alat dalam pengambilan keputusan dan manajemen berkelanjutan.