Posts made by Arshella Cahya Yuniarti

TA B 2025 -> e-journal

by Arshella Cahya Yuniarti -
Nama: Arshella Cahya Yuniarti
NPM: 2413031058

Jurnal “Pelaporan Keberlanjutan dan SDGs” menjelaskan bahwa dalam dua dekade terakhir, isu keberlanjutan semakin penting bagi dunia usaha. Perusahaan kini tidak hanya berfokus pada keuntungan, tetapi juga pada dampak sosial dan lingkungan dari aktivitas mereka. Pelaporan keberlanjutan menjadi sarana utama untuk menunjukkan kontribusi terhadap 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB, seperti pengentasan kemiskinan, kesetaraan gender, dan pelestarian lingkungan.
Jurnal ini menyoroti peran panduan pelaporan internasional, seperti Global Reporting Initiative (GRI) dan International Integrated Reporting Council (IIRC), yang membantu perusahaan menilai dan melaporkan kinerja keberlanjutan mereka secara transparan. Namun, perbedaan struktur dan indikator antar panduan membuat perusahaan sering kesulitan menyesuaikan laporan mereka.
Penelitian ini menawarkan pendekatan penyelarasan antara GRI dan IIRC agar pelaporan SDGs menjadi lebih efisien dan bermakna. Studi pada empat perusahaan telekomunikasi menunjukkan bahwa meskipun masih ada kendala dalam mengukur hasil SDGs, penyelarasan kedua panduan tersebut mampu memperbaiki kualitas laporan.

Kesimpulannya, harmonisasi panduan GRI dan IIRC dapat meningkatkan efektivitas serta kredibilitas pelaporan keberlanjutan, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan secara global.

TA B 2025 -> DISKUSI

by Arshella Cahya Yuniarti -
Nama: Arshella Cahya Yuniarti
NPM: 2413031058

Setelah menonton video “Reporting on SDGs” dari Askel Sustainability Solutions, saya menyadari bahwa pelaporan SDGs memiliki peran penting dalam menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan. Video tersebut menegaskan bahwa pelaporan bukan sekadar kewajiban, melainkan juga strategi untuk meningkatkan transparansi serta memperkuat citra perusahaan. Penting bagi perusahaan untuk memilih tujuan SDGs yang sesuai, menilai dampaknya secara konkret, dan menyampaikan hasilnya secara terbuka agar terhindar dari kesan greenwashing. Saya juga memahami bahwa pelaporan SDGs membutuhkan kejujuran dan konsistensi supaya benar-benar menggambarkan kontribusi nyata perusahaan bagi lingkungan dan masyarakat secara berkelanjutan.