1. Leading Group Discussions
Diskusi kelompok merupakan model pembelajaran yang mengundang keterlibatan peserta aktif yang memungkinkan peserta didik untuk memperjelas pemikiran melalui berkomentar ataupun mendengarkan komentar. Selain itu adapun metode lainnya seperti memimpin diskusi, penataan, menghubungkan, meringkas, dan menjawab pertanyaan.
2. Fish Bowl
Diskusi kelompok yang menyediakan kesempatan untuk belajar berempati dan memahami sudut pandang orang lain. Dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama sering kali mendapat pandangan yang berlawanan tentang suatu topik. Setelah mendapat tempat duduk dan sudah berada di tempatnya, pendidik memfasilitasi diskusi sementara anggota mengamati dan mencatat apa yang sedang dibahas.
3. Buzz Group
Kelompok diskusi ini ialah variasi dari diskusi tradisional, beberapa kelompok diminta diskusi dan para peserta kemungkinan untuk membahas suatu isu di antara mereka sendiri. Diskusi berlangsung selama 5 menit atau kurang.
4. Personal Narrative: Stories of Life
Menceritakan tentang kisah hidup seseorang. Cerita memiliki kualitas emosional yang lebih cepat menyentuh hati peserta didik daripada pengajar, narasi pribadi dapat mengungkapkan perjuangan pendidik kehidupan keluarga dengan suatu isu atau masalah.
5. Skill Training
Pendidik kehidupan keluarga sering kali mempunyai kesempatan membantu peserta didik agar memperoleh keterampilan yang mereka butuhkan untuk kehidupan pernikahan atau berkeluarga.
Beberapa cara pendekatan umum berdasarkan metode pembelajaran sosial yaitu: keterampilan, model keterampilan, berlatih keterampilan, menerima penguatan dan umpan balik, dan menggunakan keterampilan dalam situasi nyata.
6. Family Councils/Meetings
Pertemuan yang direkomendasikan oleh para keluarga dan menyediakan kesempatan untuk memperjelas tanggung jawab dan harapan keluarga.
7. Role-Playing
Role-playing adalah simulasi peserta didik untuk bermain peran tertentu untuk melihat bagaimana orang akan merespons dalam situasi tertentu. Metode ini membantu mengembangkan empati, meningkatkan keterampilan interpersonal, dan memberikan pengalaman belajar praktis.
8. Movie and Television Clips
Cuplikan film yang digunakan untuk memancing pembahasan/diskusi atau menyampaikan pesan edukatif. Contohnya peserta didik dapat mengidentifikasi atau berempati dengan lebih mudah dengan orang-orang dalam film dibanding konsep abstrak.
9. Educational Videos
Video edukasi menyampaikan informasi yang relevan dengan tema yang akan dibahas. Ini sangat cocok untuk pembelajaran kelompok besar dan dapat dilanjutkan dengan diskusi selain itu video pembelajaran pun dapat dipilih dan dilihat kualitasnya.
10. Music and Pictures
Musik dapat memberikan pengaruh yang menenangkan suasana hati. Dari sudut pandang pendidikan, musik dapat membantu individu memahami diri sendiri dan orang lain.
11. Books, Plays, and Short Stories
Buku-buku, drama dan cerita pendek yang menggambarkan tema-tema yang bermanfaat.
12. Comic Strips and Cartoons
Komik atau kartun digunakan untuk ilustrasikan konsep dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Media ini efektif untuk melibatkan peserta dari berbagai usia. Banyak kartun berfungsi sebagai komentar karena sifatnya lucu, kartun juga dapat mengurangi tegangan peserta.
13. Games
Permainan mendidik dapat meningkatkan pembelajaran dan digunakan sebagai pemecah masalah, selain itu untuk menarik minat peserta didik terhadap suatu topik.
14. Object Lessons
Melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran.
Contohnya: ketika belajar tentang keseimbangan kerja dan keluarga, memperkenalkan sesi melalui pembelajaran objek.
15. Homework Assignments and Learning Contracts
Tugas rumah dan kontrak pembelajaran terdiri dari beberapa langkah:
a. mendiagnosis
b. menentukan tujuan pembelajaran
c. tentukan sumber daya dan strategi pembelajaran
d. bukti pencapaian
e. bukti akan validasi
f. tinjau kontrak dengan konsultasi
g. melaksanakan kontrak
h. tinjau kontrak dengan konsultasi
16. Idea Reinforcers
Pengingat sesi yang dibawa pulang berguna untuk memperkuat gagasan utama dari sesi presentasi. Pendekatan dengan cara mengetik gagasan utama yang mudah diingat pada selembar kertas berbingkai serta gambar visual yang dapat memudahkan mengingat.
17. Myth Versus Reality
Metode ini digunakan untuk berdiskusi cara membandingkan mitos dengan fakta seta mengajak peserta untuk mengevaluasi keyakinan yang mungkin bisa saja salah dan kita dapat memberi tahu informasi yang benar.
Diskusi kelompok merupakan model pembelajaran yang mengundang keterlibatan peserta aktif yang memungkinkan peserta didik untuk memperjelas pemikiran melalui berkomentar ataupun mendengarkan komentar. Selain itu adapun metode lainnya seperti memimpin diskusi, penataan, menghubungkan, meringkas, dan menjawab pertanyaan.
2. Fish Bowl
Diskusi kelompok yang menyediakan kesempatan untuk belajar berempati dan memahami sudut pandang orang lain. Dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama sering kali mendapat pandangan yang berlawanan tentang suatu topik. Setelah mendapat tempat duduk dan sudah berada di tempatnya, pendidik memfasilitasi diskusi sementara anggota mengamati dan mencatat apa yang sedang dibahas.
3. Buzz Group
Kelompok diskusi ini ialah variasi dari diskusi tradisional, beberapa kelompok diminta diskusi dan para peserta kemungkinan untuk membahas suatu isu di antara mereka sendiri. Diskusi berlangsung selama 5 menit atau kurang.
4. Personal Narrative: Stories of Life
Menceritakan tentang kisah hidup seseorang. Cerita memiliki kualitas emosional yang lebih cepat menyentuh hati peserta didik daripada pengajar, narasi pribadi dapat mengungkapkan perjuangan pendidik kehidupan keluarga dengan suatu isu atau masalah.
5. Skill Training
Pendidik kehidupan keluarga sering kali mempunyai kesempatan membantu peserta didik agar memperoleh keterampilan yang mereka butuhkan untuk kehidupan pernikahan atau berkeluarga.
Beberapa cara pendekatan umum berdasarkan metode pembelajaran sosial yaitu: keterampilan, model keterampilan, berlatih keterampilan, menerima penguatan dan umpan balik, dan menggunakan keterampilan dalam situasi nyata.
6. Family Councils/Meetings
Pertemuan yang direkomendasikan oleh para keluarga dan menyediakan kesempatan untuk memperjelas tanggung jawab dan harapan keluarga.
7. Role-Playing
Role-playing adalah simulasi peserta didik untuk bermain peran tertentu untuk melihat bagaimana orang akan merespons dalam situasi tertentu. Metode ini membantu mengembangkan empati, meningkatkan keterampilan interpersonal, dan memberikan pengalaman belajar praktis.
8. Movie and Television Clips
Cuplikan film yang digunakan untuk memancing pembahasan/diskusi atau menyampaikan pesan edukatif. Contohnya peserta didik dapat mengidentifikasi atau berempati dengan lebih mudah dengan orang-orang dalam film dibanding konsep abstrak.
9. Educational Videos
Video edukasi menyampaikan informasi yang relevan dengan tema yang akan dibahas. Ini sangat cocok untuk pembelajaran kelompok besar dan dapat dilanjutkan dengan diskusi selain itu video pembelajaran pun dapat dipilih dan dilihat kualitasnya.
10. Music and Pictures
Musik dapat memberikan pengaruh yang menenangkan suasana hati. Dari sudut pandang pendidikan, musik dapat membantu individu memahami diri sendiri dan orang lain.
11. Books, Plays, and Short Stories
Buku-buku, drama dan cerita pendek yang menggambarkan tema-tema yang bermanfaat.
12. Comic Strips and Cartoons
Komik atau kartun digunakan untuk ilustrasikan konsep dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Media ini efektif untuk melibatkan peserta dari berbagai usia. Banyak kartun berfungsi sebagai komentar karena sifatnya lucu, kartun juga dapat mengurangi tegangan peserta.
13. Games
Permainan mendidik dapat meningkatkan pembelajaran dan digunakan sebagai pemecah masalah, selain itu untuk menarik minat peserta didik terhadap suatu topik.
14. Object Lessons
Melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran.
Contohnya: ketika belajar tentang keseimbangan kerja dan keluarga, memperkenalkan sesi melalui pembelajaran objek.
15. Homework Assignments and Learning Contracts
Tugas rumah dan kontrak pembelajaran terdiri dari beberapa langkah:
a. mendiagnosis
b. menentukan tujuan pembelajaran
c. tentukan sumber daya dan strategi pembelajaran
d. bukti pencapaian
e. bukti akan validasi
f. tinjau kontrak dengan konsultasi
g. melaksanakan kontrak
h. tinjau kontrak dengan konsultasi
16. Idea Reinforcers
Pengingat sesi yang dibawa pulang berguna untuk memperkuat gagasan utama dari sesi presentasi. Pendekatan dengan cara mengetik gagasan utama yang mudah diingat pada selembar kertas berbingkai serta gambar visual yang dapat memudahkan mengingat.
17. Myth Versus Reality
Metode ini digunakan untuk berdiskusi cara membandingkan mitos dengan fakta seta mengajak peserta untuk mengevaluasi keyakinan yang mungkin bisa saja salah dan kita dapat memberi tahu informasi yang benar.