Nama : Diah Hanifah
NPM: 2413053213
Kelas: 2F
Prodi: PGSD
Jurusan : Ilmu Pendidikan
Fakultas: K.I.P
1. Bagaimana pendapat dan sikap Anda terhadap sejumlah masalah dan tantangan yang
saat ini sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia? Apakah hal itu dapat menyebabkan
disintegrasi bangsa Indonesia? Mengapa hal ini terjadi?
Saat ini, bangsa Indonesia menghadapi beragam masalah dan tantangan yang sangat kompleks, yang bila tidak ditangani dengan bijaksana dapat mengancam persatuan dan integrasi nasional. Meskipun globalisasi membawa sejumlah manfaat seperti kemajuan teknologi, akses informasi yang lebih luas, dan peluang ekonomi yang meningkat, ia juga menimbulkan tantangan serius terkait identitas nasional dan kesatuan bangsa. Salah satu isu yang mencolok adalah kecenderungan masyarakat untuk mengadopsi budaya asing tanpa terlebih dahulu memahami dan menghargai nilai-nilai budaya Indonesia yang sudah ada. Fenomena ini bisa menjadi ancaman bagi integritas bangsa. Selain itu, masalah sosial seperti maraknya kekerasan, ketidakadilan, dan perpecahan antarkelompok semakin merugikan ikatan persatuan yang seharusnya menjadi pondasi negara. Namun, saya yakin bahwa meskipun banyak tantangan, masih ada harapan untuk mengatasinya jika seluruh elemen masyarakat baik pemerintah, akademisi, maupun masyarakat luas bersatu untuk menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila. Salah satu
faktor yang menyebabkan fenomena ini adalah minimnya pemahaman tentang pentingnya kebudayaan dan identitas nasional. Dalam era globalisasi yang cepat, kadang-kadang masyarakat kehilangan arah dan memisahkan diri dari identitasnya. Jika sikap "ikut-ikutan" terhadap tren global tanpa kritis terus berlanjut, maka identitas kita sebagai bangsa Indonesia bisa tergerus dan hilang.
2. Apa yang perlu dilakukan agar Kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu dibalik
keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia?
Kebudayaan Indonesia seharusnya menjadi pilar yang menyatukan seluruh elemen bangsa,
terutama dalam konteks keberagaman yang semakin meningkat. Beberapa langkah yang dapat diambil antara lain:
- Pendidikan Berkarakter: Kurikulum di sekolah seharusnya lebih menekankan pada pengajaran nilai-nilai budaya Indonesia yang luhur. Ini bukan hanya soal sejarah, tetapi juga bagaimana
mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Siswa perlu diajarkan untuk mencintai budaya lokal mereka sambil menghargai keragaman yang ada.
- Menumbuhkan Nasionalisme yang Sehat: Dalam masyarakat yang plural, kita perlu membangun nasionalisme yang tidak terikat pada etnis atau suku tertentu, melainkan yang
mengedepankan kebersamaan sebagai satu bangsa. Media sosial dan teknologi dapat menjadi alat untuk menyebarkan pemahaman ini secara lebih luas.
- Penghargaan terhadap Keberagaman: Keberagaman seharusnya dipandang sebagai kekuatan yang memperkaya bangsa, bukan sebagai pemecah belah. Oleh karena itu, penting untuk terus mengedukasi masyarakat tentang nilai toleransi dan kerukunan antarsuku, agama, dan budaya.
Menghargai budaya lokal sambil tetap terbuka terhadap pengaruh budaya global adalah kunci untuk menjaga kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu.
- Peran Pemimpin dalam Menjaga Identitas Nasional: Para pemimpin harus menjadi teladan dalam memperjuangkan dan melestarikan budaya bangsa. Di tengah masyarakat yang majemuk, sikap inklusif yang mengutamakan persatuan serta penghargaan terhadap perbedaan perlu ditunjukkan, dengan Pancasila sebagai landasan.
- Keterlibatan Masyarakat dalam Pelestarian Budaya: Masyarakat harus diberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam pelestarian budaya, misalnya melalui kegiatan seni, budaya, atau festival yang melibatkan berbagai pihak. Langkah ini dapat mengikat masyarakat lebih dalam
dengan kebudayaan Indonesia dan memperkuat rasa solidaritas di antara mereka. Dengan upaya-upaya tersebut, kebudayaan Indonesia dapat dijadikan pondasi yang kuat untuk menjaga kesatuan bangsa dan memberikan identitas yang jelas di tengah arus globalisasi. Kita harus mampu meraih manfaat dari globalisasi tanpa mengorbankan jati diri kita sebagai bangsa