Assalamualaikum Wr. Wb
Izin memperkenalkan diri
Nama: Gusti Ngurah Soma Adnyane
NPM: 2413031063
Akuntansi adalah cara untuk mencatat, mengelola, dan melaporkan uang sejak dulu kala. Semula, akuntansi hanya digunakan untuk mencatat transaksi perdagangan sederhana, seperti di Mesopotamia dan Mesir sekitar 3000 tahun yang lalu. Seiring berjalannya waktu, akuntansi terus berkembang menjadi sistem yang lebih rumit dan terstruktur. Pada tahun 1494, seorang biarawan bernama Luca Pacioli memperkenalkan metode pembukuan berpasangan atau double-entry bookkeeping, yang sampai hari ini masih menjadi dasar utama akuntansi modern.
Perkembangan pada masa Revolusi Industri di abad ke-18 dan 19 membawa perubahan besar.
Karena adanya produksi massal dan bisnis yang terus berkembang, kebutuhan akan sistem pencatatan keuangan yang lebih akurat dan teratur semakin meningkat. Pada masa tersebut pula, muncul berbagai organisasi profesi akuntan, seperti American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) di Amerika Serikat. Berbagai krisis ekonomi, seperti Depresi Besar dan krisis keuangan 2007-2008, juga mendorong pembuatan aturan dan standar akuntansi yang lebih ketat, termasuk standar internasional IFRS (International Financial Reporting Standards).
Perkembangan teknologi juga memainkan peran penting dalam evolusi akuntansi.
Mulai dari alat sederhana seperti abakus hingga komputer canggih dan teknologi kecerdasan buatan (AI), akuntansi kini lebih cepat, akurat, dan mudah diakses. Tren terbaru mencakup pelaporan keberlanjutan, di mana perusahaan wajib melaporkan dampak lingkungan dan sosial mereka.
Secara umum, akuntansi terus berkembang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan peningkatan teknologi.
Akuntansi merupakan bagian yang sangat penting dalam dunia bisnis dan perekonomian global hingga tahun 2024 dan seterusnya.
Izin memperkenalkan diri
Nama: Gusti Ngurah Soma Adnyane
NPM: 2413031063
Akuntansi adalah cara untuk mencatat, mengelola, dan melaporkan uang sejak dulu kala. Semula, akuntansi hanya digunakan untuk mencatat transaksi perdagangan sederhana, seperti di Mesopotamia dan Mesir sekitar 3000 tahun yang lalu. Seiring berjalannya waktu, akuntansi terus berkembang menjadi sistem yang lebih rumit dan terstruktur. Pada tahun 1494, seorang biarawan bernama Luca Pacioli memperkenalkan metode pembukuan berpasangan atau double-entry bookkeeping, yang sampai hari ini masih menjadi dasar utama akuntansi modern.
Perkembangan pada masa Revolusi Industri di abad ke-18 dan 19 membawa perubahan besar.
Karena adanya produksi massal dan bisnis yang terus berkembang, kebutuhan akan sistem pencatatan keuangan yang lebih akurat dan teratur semakin meningkat. Pada masa tersebut pula, muncul berbagai organisasi profesi akuntan, seperti American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) di Amerika Serikat. Berbagai krisis ekonomi, seperti Depresi Besar dan krisis keuangan 2007-2008, juga mendorong pembuatan aturan dan standar akuntansi yang lebih ketat, termasuk standar internasional IFRS (International Financial Reporting Standards).
Perkembangan teknologi juga memainkan peran penting dalam evolusi akuntansi.
Mulai dari alat sederhana seperti abakus hingga komputer canggih dan teknologi kecerdasan buatan (AI), akuntansi kini lebih cepat, akurat, dan mudah diakses. Tren terbaru mencakup pelaporan keberlanjutan, di mana perusahaan wajib melaporkan dampak lingkungan dan sosial mereka.
Secara umum, akuntansi terus berkembang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan peningkatan teknologi.
Akuntansi merupakan bagian yang sangat penting dalam dunia bisnis dan perekonomian global hingga tahun 2024 dan seterusnya.