Nama : Anindia Maharani
NPM : 2413030142
jurnal karya Saratiel Weszerai Musvoto ini menyoroti adanya ketidak sesuaian antara tujuan laporan keuangan dan prinsip-prinsip pengukuran dalam ilmu sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa tujuan laporan keuangan tidak bisa dianggap sebagai standar pengukuran yang sah jika tidak didukung oleh teori pengukuran yang kuat.
Poin-poin penting yang dibahas meliputi: Akuntansi sering dianggap sebagai ilmu yang melakukan pengukuran, padahal sebenarnya tidak memiliki teori pengukuran yang jelas; tujuan laporan keuangan kurang sesuai dengan prinsip-prinsip ilmiah; terlalu fokus pada ketepatan, padahal pengukuran selalu mengandung perkiraan; tidak ada definisi yang jelas tentang apa yang diukur; dan tujuan laporan keuangan seringkali kurang jelas dan bisa diartikan berbeda-beda.
Sebagai penutup, jurnal ini menyatakan bahwa konsep pengukuran dalam akuntansi tidak sepenuhnya sejalan dengan prinsip-prinsip pengukuran ilmiah. Oleh karena itu, disarankan agar bidang akuntansi mereview ulang fungsi pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan. Jika akuntansi ingin diakui sebagai ilmu pengukuran, maka harus didukung oleh teori pengukuran yang kuat agar laporan keuangan bisa lebih dipertanggung jawabkan.
NPM : 2413030142
jurnal karya Saratiel Weszerai Musvoto ini menyoroti adanya ketidak sesuaian antara tujuan laporan keuangan dan prinsip-prinsip pengukuran dalam ilmu sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa tujuan laporan keuangan tidak bisa dianggap sebagai standar pengukuran yang sah jika tidak didukung oleh teori pengukuran yang kuat.
Poin-poin penting yang dibahas meliputi: Akuntansi sering dianggap sebagai ilmu yang melakukan pengukuran, padahal sebenarnya tidak memiliki teori pengukuran yang jelas; tujuan laporan keuangan kurang sesuai dengan prinsip-prinsip ilmiah; terlalu fokus pada ketepatan, padahal pengukuran selalu mengandung perkiraan; tidak ada definisi yang jelas tentang apa yang diukur; dan tujuan laporan keuangan seringkali kurang jelas dan bisa diartikan berbeda-beda.
Sebagai penutup, jurnal ini menyatakan bahwa konsep pengukuran dalam akuntansi tidak sepenuhnya sejalan dengan prinsip-prinsip pengukuran ilmiah. Oleh karena itu, disarankan agar bidang akuntansi mereview ulang fungsi pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan. Jika akuntansi ingin diakui sebagai ilmu pengukuran, maka harus didukung oleh teori pengukuran yang kuat agar laporan keuangan bisa lebih dipertanggung jawabkan.