གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Anindia Maharani

TA B 2025 -> DISKUSI

Anindia Maharani གིས-
Nama : Anindia Maharani
Npm : 2413031042

Inti dari akuntansi, seperti yang terungkap dari berbagai kajian jurnal, bukan semata-mata tentang angka, tetapi tentang bagaimana manusia berinteraksi dengan angka-angka tersebut. Kajian seperti dalam artikel “JELAJAHI DAMPAK FAKTOR PERILAKU TERHADAP SISTEM AKUNTANSI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEUANGAN” (Muhammad Daham Sabbar, Lince Bulutoding, Farid Fajrin) menemukan bahwa keputusan akuntansi sangat mempengaruhi faktor-faktor psikologis, sosial, dan bagaimana organisasi itu bekerja sendiri. Artinya, kita tidak bisa lagi menganggap akuntansi hanya sebagai soal perhitungan rasional; ada dimensi manusia yang sangat kuat di dalamnya.
Mengapa aspek perilaku ini penting?, jurnal yang ditelaah memberikan beberapa alasan kuat. Pertama, dengan memahami bagaimana orang berpikir dan bertindak, seperti yang dijelaskan dalam "Konsep Akuntansi Perilaku Dari Aspek Psikologis, Sosial, dan Perilaku Manusia" (Sri Trisnaningsih, Gempita Asmaul Husna), kami dapat merancang sistem akuntansi yang lebih ramah dan efektif bagi penggunanya. Sistem yang dipahami dan mudah dipahami akan lebih mungkin digunakan dengan baik. Kedua, pemahaman ini membantu kita melawan kondisi. Kita dapat mengidentifikasi tanda-tanda peringatan dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang lebih tepat. Ketiga, dan ini sangat penting, kita dapat mengambil keputusan yang lebih cerdas dan jernih. Dengan menyadari bias-bias yang mungkin mempengaruhi kita, kita bisa menguranginya dan membuat penilaian yang lebih adil.
Proses penetapan standar akuntansi, seperti yang diungkapkan dalam jurnal-jurnal terkait, adalah arena yang ramai dengan berbagai kepentingan. Regulator, perusahaan, investor, semuanya ingin suara mereka didengar. Kepentingan ekonomi dan politik memainkan peran besar, dan sayangnya, bahkan para pembuat aturan pun tidak kebal terhadap bias pribadi.
Sebagai kesimpulan, jurnal-jurnal ini dengan jelas menunjukkan bahwa memahami perilaku manusia adalah kunci untuk meningkatkan praktik akuntansi. Dengan menggabungkan pengetahuan tentang psikologi dan sosiologi dalam pekerjaan kita, kita dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana, mencegah kondisi, dan memastikan bahwa regulasi akuntansi relevan dan efektif. Akuntansi bukan hanya tentang angka, ini tentang orang-orang di balik angka-angka itu.