Assalamualaikum Wr.Wb
Nama: Dini Hanifa
NPM: 2413031055
Kelas: 24 B
Video tersebut menjelaskan tentang dua metode pencatatan aset dalam laporan keuangan, yaitu biaya historis (historical cost) dan nilai wajar (fair value). Biaya historis mencatat aset berdasarkan harga saat pembelian dan nilainya tetap, sedangkan nilai wajar mencatat aset berdasarkan harga pasar saat ini yang bisa berubah sesuai kondisi pasar. Pilihan metode harus konsisten dan diterapkan untuk semua aset dalam kategori yang sama.
Perusahaan biasanya menggunakan biaya historis untuk mencatat aset jangka panjang karena lebih objektif dan stabil, meskipun nilai aset sebenarnya bisa berubah seiring waktu. Di sisi lain, nilai wajar lebih cocok untuk aset yang sering diperdagangkan atau terkena fluktuasi pasar, seperti properti dan merek dagang. Penilaian nilai wajar dilakukan oleh ahli untuk mendapatkan estimasi harga yang akurat.
Kedua metode ini punya kelebihan dan kekurangan. Biaya historis lebih konservatif dan mudah dicatat, tapi bisa membuat laporan keuangan kurang mencerminkan nilai sebenarnya. Fair value memberikan gambaran nilai aset yang lebih realistis sesuai pasar saat ini, tapi mengandung unsur estimasi dan bisa kurang stabil. Perusahaan harus memilih dan konsisten menggunakan salah satu metode agar laporan keuangan tetap transparan dan dapat dipercaya.
Nama: Dini Hanifa
NPM: 2413031055
Kelas: 24 B
Video tersebut menjelaskan tentang dua metode pencatatan aset dalam laporan keuangan, yaitu biaya historis (historical cost) dan nilai wajar (fair value). Biaya historis mencatat aset berdasarkan harga saat pembelian dan nilainya tetap, sedangkan nilai wajar mencatat aset berdasarkan harga pasar saat ini yang bisa berubah sesuai kondisi pasar. Pilihan metode harus konsisten dan diterapkan untuk semua aset dalam kategori yang sama.
Perusahaan biasanya menggunakan biaya historis untuk mencatat aset jangka panjang karena lebih objektif dan stabil, meskipun nilai aset sebenarnya bisa berubah seiring waktu. Di sisi lain, nilai wajar lebih cocok untuk aset yang sering diperdagangkan atau terkena fluktuasi pasar, seperti properti dan merek dagang. Penilaian nilai wajar dilakukan oleh ahli untuk mendapatkan estimasi harga yang akurat.
Kedua metode ini punya kelebihan dan kekurangan. Biaya historis lebih konservatif dan mudah dicatat, tapi bisa membuat laporan keuangan kurang mencerminkan nilai sebenarnya. Fair value memberikan gambaran nilai aset yang lebih realistis sesuai pasar saat ini, tapi mengandung unsur estimasi dan bisa kurang stabil. Perusahaan harus memilih dan konsisten menggunakan salah satu metode agar laporan keuangan tetap transparan dan dapat dipercaya.