གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Murni Solekha

MPPE B26 -> Membuat summary e journal

Murni Solekha གིས-
Murni Solekha
2413031061

Jurnal “Understanding and Applying Research Paradigms in Educational Contexts” membahas pentingnya pemahaman paradigma penelitian bagi peneliti, khususnya dalam penelitian pendidikan. Paradigma dipahami sebagai cara pandang atau seperangkat keyakinan yang menjadi dasar peneliti dalam melihat realitas, menentukan apa yang perlu diteliti, memilih metode, mengumpulkan data, serta menafsirkan hasil penelitian. Penulis menjelaskan bahwa paradigma memiliki empat unsur utama, yaitu epistemologi, ontologi, metodologi, dan aksiologi. Keempat unsur tersebut membantu peneliti memahami sumber pengetahuan, hakikat realitas, cara memperoleh data, serta aspek etika dalam penelitian.

Jurnal ini juga membahas empat paradigma yang banyak digunakan dalam penelitian pendidikan, yaitu positivistik, interpretivistik, kritis, dan pragmatis. Paradigma positivistik cenderung menggunakan pendekatan kuantitatif dan berfokus pada fakta serta hubungan sebab-akibat. Paradigma interpretivistik berusaha memahami pengalaman dan makna yang dibangun oleh individu. Paradigma kritis berfokus pada persoalan kekuasaan, ketidakadilan, dan perubahan sosial, sedangkan paradigma pragmatis memilih metode berdasarkan kebutuhan dan tujuan penelitian.

Pada akhirnya, pemilihan paradigma memiliki hubungan erat dengan metodologi penelitian karena memengaruhi rumusan pertanyaan penelitian, pemilihan peserta, teknik pengumpulan data, instrumen, hingga analisis data. Oleh karena itu, peneliti perlu memahami paradigma agar setiap keputusan dalam proses penelitian memiliki dasar yang jelas dan sesuai dengan tujuan penelitian.

MPPE B26 -> Diskusi

Murni Solekha གིས-
Murni Solekha
2413031061

Menurut saya, seorang peneliti perlu memahami masalah, variabel, dan paradigma penelitian karena ketiganya menjadi dasar dalam menentukan arah dan proses penelitian. Pemahaman terhadap masalah membantu peneliti menentukan fokus penelitian dan mengetahui apa yang sebenarnya ingin dikaji. Selanjutnya, pemahaman terhadap variabel diperlukan agar peneliti dapat menentukan aspek-aspek yang akan diukur atau dianalisis serta melihat hubungan antarvariabel. Sementara itu, paradigma penelitian membantu peneliti menentukan cara pandang dan pendekatan yang sesuai dalam memperoleh serta menganalisis data. Dengan memahami ketiga hal tersebut, penelitian dapat dilakukan secara lebih terarah, sistematis, dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Menurut Creswell dan Creswell (2018), penelitian perlu didasarkan pada kerangka pemikiran yang jelas agar peneliti dapat menentukan pendekatan, metode, serta prosedur penelitian yang sesuai. Oleh karena itu, pemahaman terhadap masalah, variabel, dan paradigma penelitian sangat penting untuk menghasilkan penelitian yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.

Rujukan:
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

ASP B26 -> Summary

Murni Solekha གིས-
Murni Solekha
2413031061

Analisis investasi sektor publik merupakan proses untuk menilai apakah suatu investasi yang dilakukan pemerintah dapat memberikan manfaat yang sebanding dengan biaya dan sumber daya yang dikeluarkan. Investasi sektor publik berbeda dengan investasi sektor swasta karena tujuan utamanya tidak hanya memperoleh keuntungan finansial, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam melakukan analisis, pemerintah perlu mempertimbangkan biaya pembangunan, biaya operasional, manfaat ekonomi dan sosial, serta dampak investasi dalam jangka panjang. Contohnya adalah pembangunan jalan, sekolah, rumah sakit, fasilitas transportasi, dan infrastruktur lainnya. Salah satu hal penting dalam analisis investasi adalah menentukan apakah suatu proyek benar-benar dibutuhkan masyarakat dan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan risiko, seperti pembengkakan biaya, keterlambatan pembangunan, perubahan kondisi ekonomi, dan rendahnya pemanfaatan fasilitas setelah proyek selesai. Selain itu, manfaat sosial dan lingkungan juga perlu diperhatikan karena tidak semua manfaat dapat diukur secara langsung dalam bentuk uang. Oleh karena itu, analisis investasi sektor publik perlu dilakukan secara menyeluruh dengan menggunakan data yang akurat dan mempertimbangkan kondisi masyarakat yang menjadi sasaran investasi. Dengan analisis yang baik, pemerintah dapat menentukan prioritas penggunaan anggaran secara lebih efektif dan mengurangi kemungkinan terjadinya pemborosan. Pada akhirnya, investasi sektor publik dapat dikatakan berhasil apabila sumber daya yang digunakan mampu menghasilkan manfaat yang luas bagi masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung pembangunan ekonomi dan sosial secara berkelanjutan.