Murni Solekha
2413031061
Jurnal “Understanding and Applying Research Paradigms in Educational Contexts” membahas pentingnya pemahaman paradigma penelitian bagi peneliti, khususnya dalam penelitian pendidikan. Paradigma dipahami sebagai cara pandang atau seperangkat keyakinan yang menjadi dasar peneliti dalam melihat realitas, menentukan apa yang perlu diteliti, memilih metode, mengumpulkan data, serta menafsirkan hasil penelitian. Penulis menjelaskan bahwa paradigma memiliki empat unsur utama, yaitu epistemologi, ontologi, metodologi, dan aksiologi. Keempat unsur tersebut membantu peneliti memahami sumber pengetahuan, hakikat realitas, cara memperoleh data, serta aspek etika dalam penelitian.
Jurnal ini juga membahas empat paradigma yang banyak digunakan dalam penelitian pendidikan, yaitu positivistik, interpretivistik, kritis, dan pragmatis. Paradigma positivistik cenderung menggunakan pendekatan kuantitatif dan berfokus pada fakta serta hubungan sebab-akibat. Paradigma interpretivistik berusaha memahami pengalaman dan makna yang dibangun oleh individu. Paradigma kritis berfokus pada persoalan kekuasaan, ketidakadilan, dan perubahan sosial, sedangkan paradigma pragmatis memilih metode berdasarkan kebutuhan dan tujuan penelitian.
Pada akhirnya, pemilihan paradigma memiliki hubungan erat dengan metodologi penelitian karena memengaruhi rumusan pertanyaan penelitian, pemilihan peserta, teknik pengumpulan data, instrumen, hingga analisis data. Oleh karena itu, peneliti perlu memahami paradigma agar setiap keputusan dalam proses penelitian memiliki dasar yang jelas dan sesuai dengan tujuan penelitian.