Posts made by Murni Solekha

TA B 2025 -> DISKUSI

by Murni Solekha -
Assalamualaikum Wr.Wb
Nama: Murni Solekha
NPM: 2413031061

Kesimpulan yang dapat saya ambil dari vidio diatas adalah, Teori akuntansi merujuk pada sekumpulan asumsi, kerangka, dan metode yang diterapkan dalam pengkajian dan penerapan prinsip-prinsip pelaporan keuangan. Teori ini mencakup kajian mengenai latar belakang historis dari praktik akuntansi serta perubahan dan penyesuaian dalam kerangka peraturan yang mengatur laporan keuangan. Lingkup teori akuntansi ditentukan oleh kerangka konseptual yang disusun oleh Financial Accounting Standards Board (FASB). Di samping itu, teori akuntansi terus beradaptasi seiring dengan metode baru dalam bisnis, standar teknologi yang muncul, dan kekurangan yang terdeteksi dalam sistem pelaporan. Lembaga seperti International Accounting Standards Board (IASB) dan profesional seperti Certified Public Accountants (CPA) berkontribusi dalam merumuskan dan menerapkan standar akuntansi ini.
Ada empat poin utama dalam teori akuntansi:
1. Teori akuntansi memberikan pedoman untuk pelaporan keuangan yang efisien.
2. Teori ini mencakup asumsi dan metode yang mengharuskan peninjauan terhadap praktik serta regulasi akuntansi.
3. FASB mengeluarkan Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) untuk meningkatkan konsistensi dan kemudahan perbandingan informasi akuntansi.
4. Teori akuntansi memiliki sifat yang dinamis dan terus berkembang mengikuti tren bisnis dan teknologi yang terbaru.

AKM B2025 -> Diskusi

by Murni Solekha -
Nama: Murni Solekha
NPM: 2413031061
Kelas: 2024B

Menurut pandangan saya, kerangka kerja definisional dalam akuntansi sangat penting karena menyediakan kejelasan dan keselarasan dalam menjelaskan unsur dasar seperti aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan beban. Dengan kerangka ini. laporan keuangan akan lebih objektif, dapat dibandingkan antar perusahaan, dan membantu pengguna dalam membuat keputusan ekonomi. Di samping itu, kerangka ini juga berfungsi sebagai panduan saat berhadapan dengan transaksi-transaksi baru yang belum memiliki aturan khusus, sehingga akuntansi tetap relevan dan dapat diandalkan.

TA B 2025 -> DISKUSI

by Murni Solekha -
Assalamualaikum Wr.Wb
Nama: Murni Solekha
NPM: 2413031061

Kesimpulan yang dapat saya ambil dari vidio tersebut adalah, Sejarah akuntansi dimulai sekitar 3000 SM di Mesopotamia dan Mesir kuno. Asal mula akuntansi berkaitan dengan pencatatan dan pengorganisasian transaksi bisnis. Tipe awal akuntansi diciptakan untuk memantau dan merekam kegiatan ekonomi. Pada tahun 1494 M, seorang biarawan Fransiskan bernama Luca Pacioli, yang merupakan seorang matematikawan asal Italia, menerbitkan buku pertama mengenai metode Entri Ganda di kota Venesia. Ia menamakan bukunya dalam Bahasa Italia “Suma de Arithmetica, Geometria, Proportioni et Proportionalita. ” Ini merupakan catatan tertulis pertama yang diketahui tentang pembukuan Entri Ganda. Sejak itu, sistem entri ganda telah menjadi elemen penting dalam akuntansi, sehingga Pacioli dikenal sebagai bapak akuntansi. Pada tahun 1887, Asosiasi Akuntan Publik Amerika didirikan sebagai cikal bakal Institut Akuntan Publik Amerika. Dalam dekade 1930-an, krisis ekonomi besar memicu perlunya standar praktik akuntansi, yang mengarah pada pembentukan Komisi Sekuritas dan Bursa di Amerika Serikat serta pembentukan komite prosedur akuntansi untuk menentukan standar akuntansi.
Seiring dengan Revolusi Industri di abad ke-19, kebutuhan akan akuntansi semakin kompleks karena pertumbuhan pesat produksi dan munculnya perusahaan besar. Hal ini memicu pembentukan badan profesional seperti American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) dan institusi standar akuntansi seperti Financial Accounting Standards Board (FASB) di Amerika Serikat. Di tingkat internasional, dibentuk pula International Accounting Standards Board (IASB) yang mengembangkan standar pelaporan keuangan global, dikenal sebagai International Financial Reporting Standards (IFRS).
Dalam beberapa tahun terakhir, fokus akuntansi tidak hanya pada pelaporan keuangan tradisional, tetapi juga pada isu keberlanjutan dan dampak iklim. Untuk itu, International Sustainability Standards Board (ISSB) dibentuk dan mulai menerbitkan standar baru terkait pengungkapan keberlanjutan sejak 2024, menandai era baru dalam transparansi dan tanggung jawab sosial perusahaan.