གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Puspita Nurul

PO R20B Ganjil 2025 -> responsi 7 -> RESPONSI -> Re: RESPONSI

Puspita Nurul གིས-
Assalamu'alaikum Ma'am, selamat siang.
Izin memperkenalkan diri,
Nama: Puspita Nurul Istiqomah
NPM: 2411011112

Izin menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas Ma'am.

1. Analisis pertumbuhan popularitas tim dalam organisasi
Popularitas tim meningkat karena organisasi menyadari bahwa kerja sama lintas fungsi dapat meningkatkan kreativitas, mempercepat penyelesaian masalah, dan menghasilkan keputusan yang lebih baik. Perubahan lingkungan bisnis yang kompleks, tuntutan inovasi, dan kebutuhan respon cepat terhadap pasar membuat model tim lebih disukai dibanding kerja individual.

2. Bandingkan kelompok dengan tim
Kelompok adalah sekumpulan orang yang berinteraksi terutama untuk berbagi informasi dan membuat keputusan agar setiap anggota dapat bekerja secara mandiri. Tim adalah sekelompok orang yang memiliki tujuan bersama, saling bergantung, dan bertanggung jawab kolektif atas hasil. Tim menekankan sinergi, sedangkan kelompok lebih fokus pada kontribusi individu.

3. Bandingkan 5 tipe tim

* Tim pemecahan masalah: dibentuk sementara untuk memecahkan masalah spesifik.
* Tim mandiri: anggota mengatur sendiri tugas dan jadwal tanpa pengawasan ketat.
* Tim lintas fungsi: beranggotakan orang dari berbagai departemen untuk tujuan tertentu.
* Tim virtual: bekerja melalui teknologi komunikasi tanpa harus bertemu langsung.
* Tim proyek: dibentuk untuk menyelesaikan proyek tertentu dengan waktu terbatas.

4. Identifikasi karakteristik dari tim yang efektif
Tim efektif memiliki tujuan yang jelas, peran dan tanggung jawab yang terdefinisi, komunikasi terbuka, kepercayaan dan rasa saling menghormati, kepemimpinan yang mendukung, keterampilan anggota yang beragam, serta kemampuan memecahkan konflik secara konstruktif.

5. Bagaimana organisasi dapat menciptakan para pemain tim
Organisasi dapat menciptakan pemain tim dengan memberikan pelatihan kolaborasi, membangun budaya kerja sama, memberikan penghargaan berbasis kinerja tim, mendorong komunikasi terbuka, serta menempatkan anggota dengan keterampilan interpersonal yang baik.

6. Jelaskan kapan menggunakan para individual dan bukannya tim
Penggunaan individu lebih tepat ketika tugas bersifat sederhana, membutuhkan keahlian khusus yang mendalam, memerlukan keputusan cepat, atau tidak memerlukan kolaborasi. Tim digunakan jika pekerjaan kompleks, butuh berbagai keterampilan, dan memerlukan kreativitas atau pemecahan masalah bersama.

PO R20B Ganjil 2025 -> RESPONSI PERTEMUAN 4 -> responsi 4 -> Re: responsi 4

Puspita Nurul གིས-
Assalamu'alaikum Ma'am, selamat siang.
Izin memperkenalkan diri,
Nama: Puspita Nurul Istiqomah
NPM: 2411011112

Izin menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas Ma'am.


1. Definisikan persepsi dan jelaskan faktor-faktor yang memengaruhinya.
Persepsi adalah proses seseorang menyeleksi, mengorganisasi, dan menafsirkan informasi sensorik untuk memberi makna pada lingkungannya. Faktor yang memengaruhinya meliputi faktor individu (motivasi, pengalaman, sikap), faktor situasional (waktu, tempat, kondisi lingkungan), dan faktor target (karakteristik objek atau orang yang diamati).

2. Jelaskan teori atribusi, dan tiga penentu atribusi.
Teori atribusi menjelaskan bagaimana individu menafsirkan penyebab perilaku, apakah disebabkan faktor internal atau eksternal. Tiga penentunya adalah kekhususan (distinctiveness), konsensus (consensus), dan konsistensi (consistency).

3. Identifikasi jalan pintas yang individu gunakan dalam membuat penilaian mengenai orang lain.
Jalan pintas tersebut antara lain stereotip, halo effect (menilai seseorang hanya dari satu sifat menonjol), selective perception (memilih informasi sesuai pandangan pribadi), dan projection (menganggap orang lain sama dengan diri sendiri).

4. Jelaskan hubungan antara persepsi dan pengambilan keputusan.
Pengambilan keputusan sangat dipengaruhi persepsi karena keputusan didasarkan pada cara individu menafsirkan informasi dan situasi. Persepsi yang berbeda dapat menghasilkan keputusan yang berbeda meskipun data sama.

5. Bandingkan model rasional pengambilan keputusan dengan rasionalitas terbatas dan intuisi.
Model rasional menggunakan proses logis dan langkah sistematis. Rasionalitas terbatas mengakui keterbatasan informasi dan waktu sehingga keputusan dibuat cukup memuaskan, bukan sempurna. Intuisi mengandalkan pengalaman dan perasaan tanpa analisis formal.

6. Jelaskan bias atau kesalahan keputusan yang umum.
Kesalahan umum antara lain overconfidence bias (terlalu percaya diri), anchoring bias (terpaku pada informasi awal), confirmation bias (mencari data yang mendukung pendapat sendiri), dan escalation of commitment (terus mempertahankan keputusan yang salah).

7. Jelaskan bagaimana perbedaan-perbedaan individu dan batasan-batasan organisasi memengaruhi pengambilan keputusan.
Perbedaan individu seperti nilai, pengalaman, dan gaya berpikir memengaruhi cara mengevaluasi pilihan. Batasan organisasi seperti kebijakan, struktur, budaya, dan sumber daya dapat mempersempit alternatif dan memengaruhi hasil keputusan.

8. Bandingkan tiga kriteria keputusan etis.
Kriteria utilitarian menilai keputusan dari manfaat terbesar bagi banyak orang. Kriteria hak menekankan perlindungan hak-hak dasar individu. Kriteria keadilan berfokus pada pemerataan dan pembagian yang adil atas manfaat dan beban.

9. Definisikan kreativitas dan jelaskan model tiga tahap dari kreativitas.
Kreativitas adalah kemampuan menghasilkan ide baru dan bermanfaat. Model tiga tahap meliputi persiapan (mengumpulkan informasi dan memahami masalah), inkubasi (munculnya ide melalui pemikiran tidak sadar), dan pencerahan/verifikasi (ide muncul lalu diuji dan dikembangkan).