Posts made by Andri Julisky 2411011012

Izin menjawab pertanyaan dari Maulin Fatricia

Pendekatan non-linear lebih efektif saat kita berhadapan dengan audiens yang beragam, materi yang fleksibel, atau situasi yang membutuhkan interaksi dua arah. Misalnya, ketika kita memberi presentasi yang sifatnya diskusi, workshop, atau sesi tanya jawab terbuka, alurnya tidak harus urut dari awal sampai akhir. Dengan pendekatan non-linear, kita bisa menyesuaikan arah pembahasan sesuai minat dan kebutuhan audiens di momen itu. Cara ini bikin suasana lebih hidup karena audiens merasa dilibatkan, mereka bisa memilih topik mana yang ingin dibahas dulu, memberi pendapat, atau mengarahkan jalannya diskusi. Akhirnya, presentasi jadi terasa lebih relevan, dinamis, dan tidak membosankan.
Izin menjawab pertanyaan dari felicia

Dalam konteks bisnis, memulai presentasi dengan data atau angka bisa efektif kalau kita ingin langsung menunjukkan kondisi nyata, urgensi masalah, atau peluang yang jelas. Namun, membuka dengan data punya risiko: audiens bisa kehilangan fokus kalau angkanya terlalu banyak, terlalu teknis, atau tidak diberi konteks terlebih dulu. Storytelling biasanya lebih hangat dan membantu audiens masuk ke topik secara emosional sebelum dibawa ke data yang lebih berat. Jadi, kalau langsung mulai dengan angka, pastikan datanya sederhana, mudah dicerna, dan relevansinya langsung terasa. Kalau tidak, engagement bisa turun karena audiens merasa presentasinya kaku, berat, atau sulit diikuti sejak awal.
Menanggapi pertanyaan dari Farrel Pratama.

Untuk membuat alur cerita yang kuat dalam presentasi, mulai dengan pembukaan yang langsung menarik perhatian, seperti contoh nyata atau pertanyaan pemicu. Lanjutkan dengan bagian inti yang tersusun jelas dari masalah, penjelasan, sampai solusi, supaya audiens bisa mengikuti alurnya step by step. Di bagian penutup, sampaikan ringkasan singkat dan pesan utama yang mudah diingat. Dengan alur seperti itu, presentasi terasa lebih hidup dan mudah dipahami.
Izin menjawab pertanyaan dari Daffa Raihan Al Faisar.

Kalau ada orang penting yang menolak presentasi digital, sementara kondisi tidak memungkinkan untuk tatap muka, cara yang bisa dilakukan adalah tetap menjalankan presentasi online tapi memberikan penyesuaian. Kita bisa mengirimkan ringkasan materi terlebih dahulu dan menawarkan bantuan teknis agar beliau tetap bisa mengikuti dengan nyaman. Dengan begitu, kebutuhan presentasi tetap berjalan, dan orang tersebut tetap merasa dihargai.
Izin menjawab pertanyaan dari Achmad Radit Sitepu.

Untuk menghindari visual yang menarik tapi bisa menyesatkan audiens, langkah paling penting itu memastikan visual yang kita pakai benar-benar sesuai data aslinya. Jadi sebelum masukin grafik atau gambar, kita cek dulu apakah skalanya benar, datanya lengkap, dan tidak dilebih-lebihkan. Terus, hindari desain yang terlalu ramai atau warna yang bikin audiens salah fokus. Yang paling aman, gunakan visual yang sederhana, jelas, dan langsung menggambarkan poin yang mau kita sampaikan. Dengan begitu, visual tetap menarik tapi nggak mengubah makna atau memanipulasi pesan.