Kiriman dibuat oleh Nadiya Alifa Firdaus

AKM B2025 -> Diskusi

oleh Nadiya Alifa Firdaus -
Nadiya Alifa Firdaus
2413031066
Aset tetap adalah aset berwujud jangka panjang seperti tanah, bangunan, mesin, kendaraan, atau peralatan yang dimiliki oleh perusahaan (atau entitas) untuk digunakan dalam operasional sehari-hari: misalnya untuk memproduksi barang atau jasa, menjalankan administrasi, atau mendukung aktivitas usaha lainnya.
Sebagai aset operasional, aset tetap biasanya disusutkan seiring waktu karena penggunaannya terus menerus dalam kegiatan usaha.
Sebaliknya, properti investasi merujuk pada tanah atau bangunan (atau bagian dari bangunan) yang dimiliki bukan untuk digunakan sendiri dalam operasional perusahaan, melainkan untuk menghasilkan pendapatan baik melalui penyewaan maupun melalui kenaikan nilai (capital appreciation) dari properti tersebut.
Dengan demikian properti investasi tidak dipakai untuk menjalankan bisnis sehari-hari; fungsi utamanya adalah sebagai sarana investasi, yang aliran kas dari properti ini cenderung independen dari operasional usaha.
Karena perbedaan tujuan penggunaan dan fungsi ekonomi tersebut, perlakuan akuntansinya pun berbeda. Aset tetap diukur berdasarkan biaya perolehan dan kemudian disusutkan sesuai masa manfaatnya.
Sementara properti investasi setelah pengakuan awal bisa dicatat menggunakan metode biaya (dengan depresiasi/penyusutan) ataupun metode nilai wajar (fair value), di mana perubahan nilai pasar properti dapat direfleksikan dalam laporan laba-rugi.
Jika saya harus memilih antara membeli aset tetap atau properti investasi saya pribadi akan condong memilih properti investasi. Alasannya sederhana: properti investasi menawarkan peluang mendapatkan pendapatan pasif melalui sewa serta potensi apresiasi nilai di masa depan, sehingga cocok sebagai instrumen diversifikasi aset jangka menengah-panjang. Dengan fokus pada manfaat finansial (dan bukan operasional), properti investasi memberi fleksibilitas dan kemungkinan pertumbuhan nilai yang menarik, terutama bila lokasi dan kondisi pasar mendukung.
Namun demikian, keputusan ini tetap bergantung pada tujuan dan kebutuhan kalau tujuannya adalah mendukung operasional usaha secara langsung, maka aset tetap lebih tepat. Tapi jika tujuannya adalah investasi dan memperoleh pengembalian dari aset jangka panjang, properti investasi menurut saya adalah pilihan lebih strategis.