Nama: Yesi Novia Pitriani
NPM: 2313031006
Pengukuran kinerja sektor publik merupakan proses sistematis untuk menilai sejauh mana instansi pemerintah berhasil mencapai tujuan, sasaran, visi, dan misi melalui program dan kegiatan yang dijalankan, dengan memanfaatkan informasi keuangan dan non-keuangan secara terpadu. Informasi keuangan seperti realisasi anggaran, laporan keuangan, dan hasil audit digabungkan dengan informasi non-keuangan seperti capaian program, kualitas layanan, produktivitas, efektivitas, serta umpan balik masyarakat dan stakeholder untuk menghasilkan penilaian yang komprehensif.
Indikator kinerja, baik Indikator Kinerja Utama (IKU) maupun Indikator Kinerja Kunci (IKK), disusun berdasarkan prinsip SMART agar dapat mengukur tujuan strategis dan pelaksanaan urusan pemerintahan secara terukur, relevan, dan berbatas waktu. Konsep Value for Money menjadi landasan utama, dengan menekankan tiga unsur: ekonomi (hemat dan tepat dalam penggunaan sumber daya), efisiensi (rasio optimal antara input dan output), dan efektivitas (tingkat pencapaian outcome sesuai tujuan).
Melalui pengukuran kinerja berbasis Value for Money, pemerintah didorong untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kualitas pelayanan publik, sekaligus mengidentifikasi area yang masih lemah, seperti pemerataan manfaat program dan pengelolaan anggaran. Dengan demikian, pengukuran kinerja sektor publik menjadi fondasi penting untuk mewujudkan good governance yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
NPM: 2313031006
Pengukuran kinerja sektor publik merupakan proses sistematis untuk menilai sejauh mana instansi pemerintah berhasil mencapai tujuan, sasaran, visi, dan misi melalui program dan kegiatan yang dijalankan, dengan memanfaatkan informasi keuangan dan non-keuangan secara terpadu. Informasi keuangan seperti realisasi anggaran, laporan keuangan, dan hasil audit digabungkan dengan informasi non-keuangan seperti capaian program, kualitas layanan, produktivitas, efektivitas, serta umpan balik masyarakat dan stakeholder untuk menghasilkan penilaian yang komprehensif.
Indikator kinerja, baik Indikator Kinerja Utama (IKU) maupun Indikator Kinerja Kunci (IKK), disusun berdasarkan prinsip SMART agar dapat mengukur tujuan strategis dan pelaksanaan urusan pemerintahan secara terukur, relevan, dan berbatas waktu. Konsep Value for Money menjadi landasan utama, dengan menekankan tiga unsur: ekonomi (hemat dan tepat dalam penggunaan sumber daya), efisiensi (rasio optimal antara input dan output), dan efektivitas (tingkat pencapaian outcome sesuai tujuan).
Melalui pengukuran kinerja berbasis Value for Money, pemerintah didorong untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kualitas pelayanan publik, sekaligus mengidentifikasi area yang masih lemah, seperti pemerataan manfaat program dan pengelolaan anggaran. Dengan demikian, pengukuran kinerja sektor publik menjadi fondasi penting untuk mewujudkan good governance yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.