Posts made by Rieke Nindita Sari -

EKOPEND A2026 -> Video Pembelajaran

by Rieke Nindita Sari - -
Nama : Rieke Nindita Sari
NPM : 2313031019

Pengembangan manusia di era digital memiliki urgensi yang sangat krusial karena transformasi teknologi menuntut tenaga kerja yang tidak hanya memiliki literasi digital yang kuat, tetapi juga kemampuan adaptasi tinggi terhadap disrupsi pasar kerja. Investasi pada pendidikan dan pelatihan keterampilan baru (upskilling) menjadi kunci untuk menutup kesenjangan antara kurikulum akademik dengan kebutuhan industri yang dinamis, sehingga individu dapat memanfaatkan kecerdasan buatan dan otomasi sebagai alat produktivitas alih-alih menjadi hambatan. Melalui pemenuhan tenaga terdidik yang kompeten secara teknis maupun kognitif, sebuah negara dapat memastikan keberlanjutan ekonomi yang inklusif dan kompetitif di tengah persaingan global yang semakin berbasis data.

EKOPEND A2026 -> Diskusi

by Rieke Nindita Sari - -
Nama : Rieke Nindita Sari
NPM : 2313031019

Menurut saya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sangat penting karena berperan sebagai motor penggerak inovasi dan produktivitas yang secara langsung bisa meningkatkan daya saing ekonomi nasional dan mempercepat pemerataan kesejahteraan masyarakat melalui perluasan kesempatan kerja.

EKOPEND A2026 -> Diskusi

by Rieke Nindita Sari - -
Nama : Rieke Nindita Sari
NPM : 2313031019

Ekonomi pendidikan adalah cabang ilmu ekonomi yang menganalisis bagaimana masyarakat dan individu mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk menghasilkan pengembangan manusia melalui proses pembelajaran serta menilai nilai ekonomi dari investasi pendidikan tersebut.
Nama : Rieke Nindita Sari
NPM : 2313031019
1. Pendidikan tinggi di Indonesia berfungsi ganda, baik sebagai investasi modal manusia melalui pengembangan keterampilan maupun sebagai sinyal kualifikasi profesional dalam proses rekrutmen tenaga kerja di dunia usaha.
2. Alokasi 20% APBN merupakan bentuk komitmen anggaran yang krusial, namun belum sepenuhnya menjamin kualitas tanpa dibarengi dengan efektivitas pengendalian internal dan pengawasan penggunaan dana yang akuntabel.
3. Keseimbangan antara efisiensi dan pemerataan dapat dicapai melalui penganggaran berbasis kinerja yang tepat sasaran serta penguatan kemitraan strategis antara pemerintah, pengusaha, dan institusi pendidikan.