Posts made by ACHMAD RAEHAN DINATA

Teknik elektro C 23 -> Forum Analisis Jurnal

by ACHMAD RAEHAN DINATA -
Menurut pandangan saya Mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dapat berperan penting dalam membentuk sikap dan nilai mahasiswa terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan memahami nilai-nilai Pancasila, mahasiswa dapat mengembangkan kesadaran etika, tanggung jawab, dan rasa memiliki terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini membantu mereka menyikapi teknologi dengan landasan moral dan sosial, sehingga tidak hanya mengutamakan perkembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.
Oleh karena itu, mata kuliah ini berpotensi menghasilkan lulusan yang tidak hanya berkompeten di bidang teknologi namun juga mempunyai landasan moral yang kuat untuk memberikan kontribusi yang kekal dan beretika bagi dunia ilmu pengetahuan dan teknologi.

Teknik elektro C 23 -> Forum Analisis Soal

by ACHMAD RAEHAN DINATA -
A. Pendapat saya terhadap isi artikel tersebut positif. Artikel tersebut menekankan pentingnya mempertahankan nilai-nilai budaya positif Indonesia di tengah dampak globalisasi. Hal positif yang bisa diambil adalah kesadaran untuk menjaga identitas budaya, seperti sopan santun, ramah-tamah, dan toleransi, serta menolak adopsi nilai-nilai yang bertentangan dengan akhlak baik.

B. Artikel tersebut mencerminkan hubungan antara Pancasila sebagai sistem etika dengan penekanan pada nilai-nilai budaya positif Indonesia. Pancasila, sebagai dasar etika negara, mendorong nilai-nilai seperti sopan santun, toleransi, dan moralitas. Artikel tersebut menekankan pentingnya mempertahankan budaya baik Indonesia sebagai bagian dari identitas nasional, yang sejalan dengan prinsip-prinsip Pancasila untuk menciptakan masyarakat adil dan beradab.

C. Beberapa kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila melibatkan nilai-nilai budaya dan moral:
1. Gotong Royong (Sila Kedua - Kemanusiaan yang Adil dan Beradab):Kearifan lokal ini mencerminkan semangat gotong royong dan saling membantu dalam masyarakat. Prinsip ini sejalan dengan sila kedua Pancasila, yang menekankan persatuan, keadilan, dan kesejahteraan bersama.
2. Musyawarah Mufakat (Sila Ketiga - Persatuan Indonesia): Kearifan ini menekankan pentingnya musyawarah dan mufakat dalam pengambilan keputusan, sejalan dengan sila ketiga Pancasila. Ini mencerminkan semangat demokrasi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan negara.
3. Bhinneka Tunggal Ika (Sila Pertama - Ketuhanan Yang Maha Esa):Kearifan lokal ini mencerminkan keragaman budaya dan agama di Indonesia. Sila pertama Pancasila mengakui keberagaman tersebut sambil tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan spiritual.
4. Santun (Sila Kelima - Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia):Kearifan lokal ini mencakup nilai-nilai sopan santun dan sikap menghormati sesama, sejalan dengan sila kelima Pancasila yang menekankan keadilan sosial.
5. Kebersamaan dalam Ritual Adat: Ritual adat di berbagai daerah Indonesia mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, kesatuan, dan keseimbangan dengan alam. Ini dapat dihubungkan dengan sila keempat Pancasila yang menekankan hubungan harmonis antara manusia dan alam.

Dengan mempertahankan dan menghormati kearifan lokal ini, masyarakat Indonesia dapat membangun fondasi etika yang kuat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

D. Untuk menjaga dan melestarikan kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila, dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
1. Pendidikan Nilai-Nilai Budaya Lokal: Integrasikan pendidikan tentang kearifan lokal dalam kurikulum sekolah. Ajarkan nilai-nilai budaya, tradisi, dan adat istiadat yang mencerminkan etika positif sesuai dengan sila-sila Pancasila.
2. Partisipasi Masyarakat:Libatkan masyarakat secara aktif dalam pelestarian kearifan lokal. Adakan kegiatan-kegiatan budaya, seperti festival atau lokakarya, untuk mempromosikan dan mendorong partisipasi dalam praktik-praktik budaya tradisional.
3. Media Sosial Positif: Gunakan media sosial sebagai sarana untuk menyebarkan informasi positif tentang kearifan lokal. Ajak generasi muda untuk berbagi dan mengapresiasi nilai-nilai budaya yang kaya di Indonesia.
4. Program Komunitas:Bentuk komunitas atau organisasi yang fokus pada pelestarian kearifan lokal. Dukung kegiatan-kegiatan komunitas yang bertujuan memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya positif.
5. Kolaborasi antara Generasi:Fasilitasi dialog dan kolaborasi antara generasi muda dan generasi yang lebih tua untuk mentransfer pengetahuan dan pengalaman terkait kearifan lokal. Ini dapat memperkuat rasa identitas dan tanggung jawab terhadap warisan budaya.
6. Pemberdayaan Lokal:Dorong inisiatif pemberdayaan lokal, seperti pengembangan usaha kecil dan menengah berbasis budaya atau kerajinan tradisional. Ini dapat menciptakan kesadaran ekonomi sekaligus melestarikan kearifan lokal.
Dengan upaya bersama dari masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak terkait, kearifan lokal di Indonesia dapat terjaga dan tetap menjadi bagian integral dari sistem etika yang berlandaskan Pancasila.