Nama : Selly Meita Safira
Npm : 2313053167
Kelas : 3F
Analisis Jurnal berjudul "Penerapan Model Moral Reasoning untuk Meningkatkan Keberanian Mengemukakan Pendapat dan Mengambil Keputusan pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas VIII SMP NU Nurul Huda Pakis Kabupaten Malang" bertujuan untuk meningkatkan aktivitas guru dalam pengelolaan pembelajaran serta keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan melalui penerapan model Moral Reasoning. Penelitian ini dilaksanakan di SMP NU Nurul Huda Pakis dengan melibatkan 38 siswa kelas VIII. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama, kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan masih tergolong rendah dan berada dalam kategori "kurang". Namun, setelah penerapan model pada siklus kedua, terjadi peningkatan yang dikategorikan sebagai "cukup". Pada siklus ketiga, hasil menunjukkan peningkatan signifikan, dengan siswa mencapai kategori "baik". Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan frekuensi dan persentase aktivitas siswa dan guru untuk mengevaluasi efektivitas model.
Meskipun penelitian ini menunjukkan hasil yang positif, kelemahan juga teridentifikasi, seperti kurangnya pengalaman guru dalam menerapkan model Moral Reasoning. Peneliti merekomendasikan peningkatan pelatihan untuk guru serta eksplorasi model pembelajaran lain yang dapat mendukung keberanian siswa dalam berpendapat. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model Moral Reasoning efektif dalam meningkatkan keberanian siswa untuk mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.
Npm : 2313053167
Kelas : 3F
Analisis Jurnal berjudul "Penerapan Model Moral Reasoning untuk Meningkatkan Keberanian Mengemukakan Pendapat dan Mengambil Keputusan pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas VIII SMP NU Nurul Huda Pakis Kabupaten Malang" bertujuan untuk meningkatkan aktivitas guru dalam pengelolaan pembelajaran serta keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan melalui penerapan model Moral Reasoning. Penelitian ini dilaksanakan di SMP NU Nurul Huda Pakis dengan melibatkan 38 siswa kelas VIII. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama, kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan masih tergolong rendah dan berada dalam kategori "kurang". Namun, setelah penerapan model pada siklus kedua, terjadi peningkatan yang dikategorikan sebagai "cukup". Pada siklus ketiga, hasil menunjukkan peningkatan signifikan, dengan siswa mencapai kategori "baik". Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan frekuensi dan persentase aktivitas siswa dan guru untuk mengevaluasi efektivitas model.
Meskipun penelitian ini menunjukkan hasil yang positif, kelemahan juga teridentifikasi, seperti kurangnya pengalaman guru dalam menerapkan model Moral Reasoning. Peneliti merekomendasikan peningkatan pelatihan untuk guru serta eksplorasi model pembelajaran lain yang dapat mendukung keberanian siswa dalam berpendapat. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model Moral Reasoning efektif dalam meningkatkan keberanian siswa untuk mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.