གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Hesti Badria

Nama : Hesti Badria
NPM : 2313053206

Dari informasi yang ada pada vidio tersebut dapat saya tarik kesimpulan yaitu pentingnya etika dan moral sebagai pedoman hidup manusia, terutama bagi generasi muda yang kerap terpapar informasi dari media sosial. Etika dan moral, yang bukan bawaan lahir, perlu ditanamkan melalui pendidikan, pembiasaan, dan keteladanan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat. Keluarga menjadi pondasi utama dalam menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, sopan santun, dan keagamaan, sementara sekolah membantu memperkuatnya melalui tata tertib. Dalam konteks pembelajaran daring selama pandemi, siswa dituntut menjaga etika dengan berkomunikasi sopan dan menghormati guru. Kurangnya moralitas tercermin dalam perilaku seperti membantah orang tua atau tidak menghormati guru, sehingga diperlukan upaya bersama untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas generasi muda demi menciptakan individu yang bermanfaat bagi sesama.
Nama : Hesti Badria
NPM : 2313053206

Penanaman dan penerapan nilai-nilai moral melalui 8 fungsi keluarga, yaitu :
1. Fungsi agama yaitu : Keimanan, ketaqwaan, kejujuran, bersyukur, kepedulian, tenggang rasa, kerajinan. kesalehan, ketaatan,suka menolong, disiplin, kesabaran, dan kasih sayang.
2. Fungsi sosial budaya : Gotong royong, sopan santun, kerukunan, kepedulian, kebersamaan, toleransi, dan kebangsaan.
3. Fungsi cinta kasih : Empati (peka), keakraban, keadilan,pemaaf, kesetiaan, pengorbanan, suka menolong, dan bertanggung jawab.
4. Fungsi perlindungan : Pemaaf, tanggap, dan ketabahan.
5. Fungsi reproduksi : Bertanggung jawab, kesehatan, dan keteguhan.
6. Fungsi sosialisasi dan pendidikan : Percaya diri, keluwesan, kebanggaan, kerajinan, kreatifitas, dan bertanggung jawab.
7. Fungsi Ekonomi : Hemat, ketelitian, disiplin, kepedulian, dan keuletan.
8. Fungsi pemeliharaan lingkungan : Kebersihan dan kedisiplinan.
Nama : Hesti Badria
NPM : 2313053206
Dari vidio tersebut dapat di tarik sebuah kesimpulan bahwa pendidikan moral merupakan proses penting untuk menanamkan nilai baik dan buruk pada anak, khususnya di tingkat sekolah dasar, agar mereka memiliki perilaku yang baik dan bertanggung jawab. Menurunnya moral anak sering disebabkan oleh perundungan di sekolah akibat kurangnya perhatian dari orang tua, serta kekerasan fisik dalam keluarga karena ketidak seimbangan kekuatan. Orang tua dan guru memiliki peran utama dalam membentuk moral anak, dengan orang tua sebagai teladan pertama yang harus menunjukkan sikap baik, sementara guru memberikan contoh dan nasihat yang konsisten di sekolah. Upaya pendidikan moral yang maksimal harus dilakukan secara sinergis di rumah dan sekolah agar anak mampu memahami nilai, membuat keputusan yang tepat, dan menjalani kehidupan bermoral di lingkungan mereka.
Nama : Hesti Badria
NPM : 2313053206
Artikel ini membahas pentingnya menanamkan nilai-nilai moral pada anak usia dini melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang menjadi dasar pembentukan karakter moral sebelum anak memasuki pendidikan formal. Pendidikan moral pada anak usia dini penting karena masa ini adalah waktu terbaik untuk mengembangkan kecerdasan moral mereka. Nilai moral mencakup ide, prinsip, dan norma yang dapat terwujud dalam tingkah laku dan sikap anak. Untuk menanamkan nilai-nilai ini, digunakan metode seperti bermain, bercerita, dan tugas, yang disesuaikan dengan karakter anak. Guru, keluarga, dan lingkungan berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif agar anak tumbuh dengan karakter baik dan perilaku positif di masa depan.
Nama : Hesti Badria
NPM : 2313053206

Di dalam jurnal yang saya analisis, hasilnya itu menunjukkan bahwa guru menyisipkan nilai-nilai moral ke dalam berbagai mata pelajaran dan aktivitas sehari-hari di sekolah. Guru juga bertindak sebagai teladan moral yang baik bagi siswa. Namun, sebagian  masih belum memahami secara menyeluruh nilai-nilai moral yang harus ditanamkan. Meskipun demikian, sebagian besar siswa menunjukkan perilaku positif seperti kejujuran dan saling menghargai, yang menunjukkan efektivitas dari penanaman nilai tersebut. Kesimpulannya, meskipun ada tantangan, upaya penanaman nilai-nilai moral di SD Negeri Lampeuneurut berjalan cukup baik.