Nama: Dyah Ayu Handayani
Kelas: 1/C
NPM: 2313053080
1. Apa itu sel?
Jawaban: Sel merupakan unit terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup dan
merupakan tempat terselenggaranya fungsi kehidupan.
2. Bagaimana struktur sel tumbuhan dan sel hewan?
Jawaban:
-Struktur Sel Tumbuhan
a. Dinding sel
Dinding sel adalah lapisan terluar dari sel yang mengelilingi dan membatasi ruang sel untuk berkembang.
b. Membran sel
Membran sel adalah selaput dari molekul lemak dan protein Fungsinya untuk melindungi isi sel, mengatur keluar masuknya molekul-molekul, sampai menerima rangsangan dari luar sel atau reseptor.
c. Inti sel
Inti sel atau nukleus adalah organel sel tumbuhan yang terbesar. Biasanya, letaknya ada di tengah sel dan berbentuk bulat atau oval.
d. Sitoplasma
Sitoplasma adalah bagian yang cair di dalam sel. Fungsinya sebagai pelarut zat-zat kimia serta menjadi media terjadinya reaksi kimia sel.
e. Plastida
yaitu organel yang dinamis karena mampu membelah, tumbuh, dan berdiferensiasi menjadi berbagai bentuk.
f. Vakuola
Vakuola adalah organel dengan volume terbesar di sel tumbuhan. Isinya berupa cairan dengan rongga yang diselaputi membran.
g. Ribosom
Ribosom adalah organel sel terkecil di dalam inti sel tumbuhan.
h. Retikulum endoplasma
Retikulum endoplasma terdiri dari bagian yang halus dan kasar. Bentuknya seperti benang dan bermuara di inti sel.
i. Mitokondria
Mitokondria terdiri dari membran luar dan membran dalam yang mirip dengan membran plasma.
j. Badan golgi
Badan golgi adalah organel polimorfik yang tersusun dari membran berbentuk kantong pipih (siterne) atau gelembung putih atau mangkok. Ini ibaratnya pembuluh di dalam sel.
k. Mikrotubulus dan mikrofilamen
Mikrotubulus adalah bagian sel yang berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel atau ibaratnya rangka sel. Sementara mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel.
-Struktur sel hewan
a. Membran sel
Membran sel atau juga dikenal sebagai membran inti sel hewan merupakan lapisan terluar dari sel.
b. Nukleus
Nukleus atau inti sel adalah bagian dari sel yang tersusun dari air, protein, dan mineral. Inti sel terdiri dari nukleolus dan benang kromosom.
c. Sitoplasma
sitoplasma adalah bagian cair di dalam sel yang fungsinya sebagai pelarut zat kimia serta menjadi media terjadinya reaksi kimia sel.
d. Retikulum endoplasma
Retikulum endoplasma adalah struktur benang-benang yang bermuara di inti sel dan terdiri dari RE granuler dan RE agranuler. Retikulum endoplasma memiliki dua bentuk, yaitu kasar dan halus. Retikulum endoplasma kasar karena ditempeli banyak ribosom, sedangkan yang halus tak ada ribosomnya.
e. Ribosom
Ribosom adalah butiran bulat yang melekat sepanjang retikulum endoplasma, meski ada juga yang bebas di stioplasma.
f. Lisosom
Lisosom adalah kantung kecil bermembran tunggal yang mengandung enzim pencernaan.
g. Badan golgi
Badan golgi adalah kumpulan ruang atau gelembung kecil yang bertumpuk.
h. Mitokondria
Mitokondria merupakan bagian sel yang memiliki membran dalam dan luar seperti cerutu dan berlekuk-lekuk.
i. Sentriol
Struktur tubuh sel hewan selanjutnya adalah sentriol yang berbentuk seperti tabung pada sel.
j. Sentrosom
Bagian sel yang berbentuk seperti bintang.
k. Flagela/silia
Flagela merupakan bagian sel yang berfungsi sebagai penyokong gerakan dan komunikasi antarsel.
3. Apakah terdapat perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan?
Jawaban: Ada, yaitu sebagai berikut:
a. Bentuk Sel
Sel hewan memiliki kemampuan untuk berubah bentuk karena tidak memiliki dinding sel yang kaku. Sementara itu, sel tumbuhan cenderung memiliki bentuk sel yang kaku dan jarang berubah bentuk.
b. Dinding Sel
Sel tumbuhan memiliki dinding sel yang terdiri dari serat selulosa yang kuat. Di sisi lain, sel hewan tidak memiliki dinding sel, sehingga lebih fleksibel dalam hal bentuk dan ukuran sel.
c. Lisosom
Lisosom adalah organel yang terdapat dalam sel hewan dan berperan dalam pencernaan intraseluler. Ia mengandung enzim hidrolitik yang membantu dalam pemecahan bahan makanan dan limbah sel. Namun, lisosom jarang ditemukan dalam sel tumbuhan atau bahkan tidak ada sama sekali.
d. Plastida
Plastida, termasuk kloroplas, adalah organel yang ditemukan dalam sel tumbuhan dan berperan penting dalam proses fotosintesis. Sel hewan umumnya tidak memiliki plastida, kecuali dalam kasus tertentu seperti pada beberapa jenis ganggang.
e. Sentrosom/Sentriol iol
Sentrosom/sentriol iol adalah struktur yang ditemukan dalam sel hewan dan berperan dalam pembelahan sel. Sel tumbuhan, umumnya tidak memiliki sentrosom/sentriol atau jarang ditemukan.
f. Glioksisom
Glioksisom adalah organel yang hanya ditemukan dalam sel tumbuhan. Berperan dalam metabolisme asam lemak dalam proses perkecambahan biji tumbuhan.
g. Vakuola
Vakuola adalah organel yang memiliki perbedaan signifikan antara sel tumbuhan dan sel hewan. Sel hewan memiliki vakuola kecil yang berperan dalam penyimpanan dan pengangkutan zat-zat tertentu. Namun, vakuola pada sel tumbuhan lebih besar dan permanen. Vakuola tumbuhan berperan dalam menyimpan air, nutrisi, serta memberikan dukungan struktural pada tumbuhan.
4. Bagaimana fungsi masing-masing sel hewan dan sel tumbuhan?
Jawaban: -Sel Tumbuhan:
a. Dinding sel
Fungsi dinding sel adalah untuk menjaga tekanan turgor dan memberi bentuk sel tumbuhan. Selain itu, dinding sel juga berfungsi untuk melindungi sel, tempat pertukaran zat seperti protein dan molekul kecil yang keluar masuk dari sel, hormon sel, dan penyimpan karbohidrat.
b. Membran sel
Fungsinya untuk melindungi isi sel, mengatur keluar masuknya molekul-molekul, sampai menerima rangsangan dari luar sel atau reseptor.
c. Inti sel
Inti sel berfungsi untuk mengatur semua kegiatan sel, mengatur pembelahan sel, dan menyimpan informasi genetik.
d. Sitoplasma
Fungsinya sebagai pelarut zat-zat kimia serta menjadi media terjadinya reaksi kimia sel.
e. Plastida
Pada daun, plastida berwarna hijau dan disebut krolopas yang mengandung klorofil atau zat hijau daun. Kloroplas berfungsi pada fotosintesis yang menghasilkan karbohidrat.
f. Vakuola
Fungsinya, yaitu menyimpan zat cadangan makanan seperti amilum dan glukosa, pigmen, dan minyak atsiri. Lalu, juga sebagai tempat mengatur turgiditas sel dan penimbun sisa metabolisme dan metabolik sekunder.
g. Ribosom
Fungsinya sebagai tempat sintesis protein.
h. Retikulum endoplasma
Fungsinya untuk mendukung sintesis protein dan menyalurkan bahan genetik antara inti sel dengan sitoplasma dan sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri.
i. Mitokondria
Fungsi mitokondria pada sel tumbuhan sebagai pusat respirasi seluler yang menghasilkan energi ATP dan tempat berlangsungnya siklus Krebs.
j. Badan golgi
Fungsinya, untuk memilah dan mengirim produk sel serta terlibat dalam sekresi.
k. Mikrotubulus dan mikrofilamen
Mikrotubulus adalah bagian sel yang berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel atau ibaratnya rangka sel. Sementara mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel.
-Sel hewan:
a. Membran sel
Fungsinya sebagai pelindung isi sel dan mengatur keluar masuknya zat dari dan ke dalam sel.
b. Nukleus
Fungsi nukleus sebagai pusat pengatur seluruh kegiatan sel.
c. Sitoplasma
fungsinya sebagai pelarut zat kimia serta menjadi media terjadinya reaksi kimia sel. Bagian dari struktur sel hewan ini juga berfungsi untuk menjalankan fungsi-fungsi kehidupan atau metabolisme.
d. Retikulum endoplasma
Fungsinya adalah untuk menyusun dan menyalurkan zat-zat ke dalam sel atau ibaratnya sebagai alat transportasi zat dalam sel.
e. Ribosom
Fungsinya sebagai tempat untuk sintesis protein.
f. Lisosom
Fungsinya untuk mencerna bagian-bagian sel yang rusak atau zat asing yang masuk ke dalam sel. Selain itu, lisosom juga merupakan tempat penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler.
g. Badan golgi
Fungsinya sebagai alat pengeluaran (sekresi) protein dan lendir, sehingga kerap disebut organel sekresi.
h. Mitokondria
Fungsinya sebagai tempat proses respirasi untuk menghasilkan energi.
i. Sentriol
Fungsinya untuk pembelahan sel dengan membentuk flagela/silia.
j. Sentrosom
Bagian sel yang berbentuk seperti bintang ini berfungsi dalam pembelahan sel (mitosis atau metosis) secara aktif.
k. Flagela/silia
bertugas untuk mengatur atau menjaga bentuk sel dan tempat melekatnya organel-organel.