Kiriman dibuat oleh Naira Nathania Maida

Nama: Naira Nathania Maida
NPM: 2351011016

Dari kisah Bung Hatta tersebut, beliau adalah orang yang jujur, memiliki rasa nasionalisme yang tinggi serta kesetiaannya terhadap bangsa dengan menyimpan rapat rapat rahasia kebijakan negara tentang pemangkasan nilai mata uang, bahkan tidak dibocorkan kepada keluarganya sendiri, beliau juga harus mengorbankan dirinya sendiri dengan tidak membeli sepatu yang ia inginkan sampai beliau meninggal dunia.

Manajemen B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Naira Nathania Maida -
Nama: Naira Nathania Maida
NPM: 2351011016

"Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila sebagai Dasar Negara Falsafah Negara dan Implementasinya dalam Pembangunan Karakter Bangsa"

Pada jurnal ini dijelaskan tentang Membangun Karakter Bangsa Indonesia. Awal pembangunan karakter bangsa telah ada sejak sebelum kemerdekaan, tetapi perhatian pada karakter kemudian berganti pada aspek fisik material. Terdapat peran penting Pancasila dalam membentuk karakter bangsa, dan revitalisasi Pancasila sebagai dasar falsafah negara perlu dilakukan secara terbuka. Kemudian jurnal tersebut menjelaskan tentang Pengertian dan Konsep Membangun Karakter Bangsa. Pancasila sebagai dasar falsafah bangsa dan negara Indonesia sebagai acuan yang akan direvitalisasi untuk membangun karakter bangsa dalam implementasinya bagi pembentukan karakter bangsa yaitu sebagai pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge), kecakapan kewarganegaraan (civic skill), dan watak kewarganegaraan/civic disposition atau character. Pengetahuan
kewarganegaraan berkenaan dengan
apa yang seharusnya diketahui oleh
seorang warganegara mengenai
negaranya seperti kehidupan politik,undang-undang kewarganegaraan,
pemerintahan, konstitusi dan
seterusnya. Kecakapan kewarganegaraan berkenaan dengan
kecakapan intelektual, kecakapan
emosional dan kecakapan spiritual.Sedang watak kewarganegaraan atau
karakter kewarganegaraan/bangsa
berkenaan dengan nilai-nilai unik
yang terinternalisasi dan terintegrasi
dalam diri seseorang yang melandasi
dan mengarahkan sikap dan
tindakannya sehingga
terminifestasikan dalam perilaku seseorang
warga negara. Nilai-nilai unik
tersebut berasal dari nilai
budaya, ajaran agama, atau dasar
filsafat yang dimiliki dan disepakati
oleh bangsa tersebut. Kemudian menjelaskan tentan Memcari Jabaran Pancasila dan Implementasinya.Menjabarkan Pancasila ke dalam
implementasinya untuk membangun
karakter bangsa adalah bagian upaya
merevitalisasi Pancasila ke dalam
bentuk fungsional dalam membentuk
karakter bangsa Indonesia. Dengan
kata lain menjadikan Pancasila
sebagai paradigma karakter bangsa.
Keberadaan Pancasila dapat dilihat
dari dua sudut, pertama secara hitoris
dan secara kultural. Nilai-nilai Pancasila sebelum
terbentuknya negara dan bangsa
Indonesia pada dasarnya terdapat
secara sporadis dan fragmentaris
dalam kebudayaan bangsa yang
tersebar di seluruh kepaulauan
nusantara baik pada abad kedua
puluh maupun sebelumnya, di mana
masyarakat Indonesia telah
mendapatkan kesempatan untuk
berkomunikasi dan berakulturasi
dengan kebudayaan lain. Sebagai dasar falsafah,
Pancasila yang merupakan suatu
pilihan bangsa Indonesia melalui The
Founding Fathers adalah core
philosophy bangsa Indonesia, bahwa
dalam hidup kenegaraan dan
kebangsaan Pancasila sebagai dasar
filsafat negara yang secara yuridis
tercantum dalam tertib hukum
Indonesia, yaitu dalam Pembukaan
UUD 1945. Oleh karena itu nilai- nilai Pancasila adalah sebagai
sumber nilai dalam realisasi normatif
dan praksis dalam kehidupan
kenegaraan dan kebangsaan.

Manajemen B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Naira Nathania Maida -
Nama: Naira Nathania Maida
NPM:2351011016

A. Sikap gotong royong yang dapat diwujudkan dalam menghadapi persoalan yang melanda bangsa Indonesia salah satunya mewujudkan sikap peduli lingkungan yang bermanfaat bagi khalayak ramai

B toleransi dan sikap saling menghargai dan menghormati
tanpa membedakan suatu apapun.

C. Kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasionalnya adalah Pancasila.

D. Saya setuju,  karena menurut saya pada dasarnya Indonesia adalah negara dengan penduduk yang mempunyai beragam agama, suku, dan budaya. karena itulah kita sebagi warga Indonesia harus saling menghormati orang yang non muslim dan kita sebagai bangsa Indonesia harus selalu hidup rukun dalam semua perbedaan apapun.

Manajemen B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Naira Nathania Maida -
Nama: Naira Nathania Maida
NPM: 2351011016

Pancasila telah dikenal sejak zaman Sriwijaya dan Majapahit.Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta yaitu Panca (lima) dan sila (dasar). Istilah Pancasila terdapat dalam buku Negarakertagama karangan Mpu Prapanca dan buku Sutasoma karangan Mpu Tantular yang artinya pelaksaan kesusilaan yang lima.

20 Mei 1908 : Boedi Oetomo didirikan oleh Dr Soetomo sebagai organisasi pelopor gerakan nasiona dan kemudian ditetapkan sebagai hari Kebangkitan Nasional.
28 Oktober 1928 : Sumpah Pemuda ada dari hasil Kongres Pemuda.
9 Maret 1942 : Pemerintah Hindia Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang.
20 April 1945 : BPUPKI dibuat dan diketuai oleh Dr K.R.T Radjiman Widyodiningrat dan beranggotakan 76 orang dan 7 diantara nya adalah orang Jepang sebagai anggota istimewa. Sidang pertama BPUPKI (29 Mei 1945 - 1 Juni 1945) yang terlibat dalam sidang tersebut adalah M Moh Yamin, Prof R Soepomo dan Ir Soekarno. Tanggal 1 Juni 1945 Pancasila terbentuk akibat usulan dari Ir Soekarno dan tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari lahir Pancasila berdasarkan KEPPRES 24 tahun 2016. Tri sila dan Eka sila adalah intisari dari Pancasila yang diusulkan oleh Ir Soekarno. Trisila terdiri dari : Nasionalisme, sosialisme demokrasi dan ketuhanan. Ekasila terdiri dari : Gotong royong
Sidang ke 2 BPUPKI (11 Juli 1945) : Menghasilkan rancangan teks proklamasi, Rancangan pembukaan UUD, dan Rancangan barang tubuh UUD.
7 Agustus 1945 BPUPKI dibubarkan dan dibentuklah PPKI yang beranggotakan 27 orang dan diketuai oleh Ir Soekarno.
18 Agustus 1945 : sidang pertama PPKI dalam sidang ini mengesahkan UUD 1945, memilih presiden dan wakil presiden.
Pancasila memiliki 2 artian yaitu : Pancasila sebagai pandangan hidup dan Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila sebagai pandangan hidup tidak boleh bertentangan oleh : norma agama, norma kesusilaan, norma sopan santun dan norma hukum. Pancasila sebagai dasar negara artinya Pancasila sebagai sumber dasar hukum bagi negara. berdasarkan pengertian dan peran Pancasila sebagai dasar yang statis (fundamental), tuntunan yang dinamis, ikatan yang dapat mempersatukan. Pancasila memiliki 3 fungsi : fungsi yuridis, fungsi sosiologis, dan fungsi etis dan filosofis. 4 pokok pikiran dari Pancasila :
1. Negara melindungi segenap bangsa Indonesia berdasarkan persatuan. (3)
2. Negara Indonesia mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (5)
3. Negara Berkedaulatan rakyat atas kerakyatan dan permusyawaratan atau perwakilan. (4)
4. Negara berdasarkan ketuhanan YME menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab (1&2)
Singkat nya Pancasila memiliki : 2 pengertian, 3 fungsi, 4 pokok pikiran, dan 5 sila.

Manajemen B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

oleh Naira Nathania Maida -
Nama: Naira Nathania Maida
NPM: 2351011016

Pada tanggal 14 Agustus 1945, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu yang akhirnya diketahui oleh kalangan pemuda bangsa Indonesia. Golongan muda ingin cepat dilaksanakannya proklamasi kemerdekaan Indonesia, sedangkan golongan tua menginginkan bahwa kemerdekaan Indonesia harus dilakukan secara organisir. Perbedaan pendapat mengakibatkan golongan muda melakukan penculikan untuk membawa Soekarno-Hatta menuju ke Rengas Dengklok pada tanggal 16 Agustus 1945. agar mereka jauh dari pemerintah pendudukan Jepang. Dan pada akhirnya, tercapai kesepakatan bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia dilaksanakan di Jakarta. Kemudian Soekarno-Hatta dibawa menuju rumah Laksamana Maeda. Naskah proklamasi dirumuskan oleh Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Achmad soebardjo. Setelah disepakati, dan diketik oleh Sayuti Melik.
Pada tanggal 17 Agustus 1945, Ir. Soekarno membacakan Proklamasi Indonesia di hadapan rakyat Indonesia.