Nama: Kholifatus Sabrina
NPM: 2311011116
A.Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
jawab:
Berikut beberapa hal penting yang dapat membantu mewujudkan sikap gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan di Indonesia :
1. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta.
2. Pendidikan dan kesadaran publik tentang gotong royong.
3. Pemberdayaan komunitas lokal.
4. Solidaritas sosial.
5. Transparansi dan akuntabilitas.
6. Kepemimpinan yang mendorong partisipasi aktif.
Semua ini dapat membantu mengatasi masalah yang melanda bangsa Indonesia saat ini.
B.Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
jawab:
Upaya yang dapat di lakukan adalah menanamkan toleransi dan sikap saling menghargai dan menghormati satu sama lain yang berarti tidak mendiskriminasi atau membedakan seseorang berdasarkan suku, ras, agama, dan lain lain agar tidak terjadi perpecahan dan dapat mewujudkan persatuan serta tekad untuk bersatu
C.Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
jawab:
Yang di maksud dengan setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai nilai dasar yang menjadi tumpuan dan identitas dari kelompok/negara/bangsa tersebut, juga membantu suatu kelompok/negara/bangsa tersebut untuk berkembang agar dapat mewujudkan cita cita dari negara tersebut.
D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
jawab:
menurut saya hal tersebut sangat efektif mengingat bangsa indonesia adalah bangsa yang sangat beragam terutama dalam konteks agama. Di Indonesia sendiri ada 6 agama yang di akui dan dianut oleh rakyat Indonesia, dengan perubahan tersebut dapat menciptakan bangsa yang damai dan tidak saling mendiskriminasi satu sama lain.