Npm : 2311011134
1.Pendidikan Pancasila memiliki hubungan erat dengan kehidupan berbangsa dan bernegara karena bertujuan untuk membentuk sikap, nilai, dan moral yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Melalui pendidikan Pancasila, warga negara diajarkan tentang prinsip-prinsip dasar Pancasila seperti gotong royong, keadilan sosial, demokrasi, dan lainnya. Ini membantu memupuk rasa persatuan, toleransi, dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Urgensi Pendidikan Pancasila bagi mahasiswa atau generasi muda terletak pada kemampuannya untuk mempersiapkan mereka menjadi warga negara yang bertanggung jawab, cerdas, dan berakhlak baik. Dengan pemahaman yang kuat tentang Pancasila, mereka dapat berperan aktif dalam membangun negara yang adil, demokratis, dan berkeadilan sosial serta mempertahankan persatuan dan keberagaman Indonesia.
2.Pendidikan Pancasila mengajarkan nilai-nilai dasar seperti gotong royong, keadilan, dan persatuan. Hal paling pokok yang dapat dipelajari dari Pancasila dalam menghadapi perubahan adalah pemahaman tentang toleransi, kerjasama, dan menghormati perbedaan. Ini dapat membantu individu menghadapi masa depan dengan lebih baik, karena mempromosikan harmoni sosial, keadilan, dan keberagaman, yang merupakan dasar bagi kemajuan masyarakat dan negara.
3. faktor penghambat
a. kurang nya kesadaran dan minat mahasiswa dalam memahami dan menghargai nilai-nilai pancasila
b. kurangnya sumberdaya dosen dalam memberikan pendidikan Pancasila
c. ketidakprioritasan, terkadang pendidikan Pancasila dianggap kurang prioritas dalam perguruan tinggi dibandingkan mata kuliah lain
faktor penunjang
a. kebijakan pemerintah yang mewajibkan pendidikan Pancasila diperguruan tinggi,
b.Sarana dan PrasaranaFasilitas dan teknologi yang memadai untuk mendukung pengajaran dan pembelajaran Pancasila,
c. Adanya kesadaran mahasiswa untuk memahami dan menghargai nilai-nilai Pancasila
4.Relasi antara pendidikan Pancasila dan program studi/jurusan manajemen adalah bahwa pendidikan Pancasila dapat membantu mahasiswa manajemen memahami nilai-nilai moral, etika, dan kepemimpinan yang penting dalam praktik manajemen. Hal ini mendukung tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menciptakan pemimpin dan profesional yang memiliki integritas dan tanggung jawab sosial, sesuai dengan Pancasila sebagai pedoman moral dalam berbisnis dan manajemen.