Posts made by Amanda Rahmawati

Manajemen B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

by Amanda Rahmawati -
Nama : Amanda Rahmawati
Npm : 2311011134

1.Pendidikan Pancasila memiliki hubungan erat dengan kehidupan berbangsa dan bernegara karena bertujuan untuk membentuk sikap, nilai, dan moral yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Melalui pendidikan Pancasila, warga negara diajarkan tentang prinsip-prinsip dasar Pancasila seperti gotong royong, keadilan sosial, demokrasi, dan lainnya. Ini membantu memupuk rasa persatuan, toleransi, dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Urgensi Pendidikan Pancasila bagi mahasiswa atau generasi muda terletak pada kemampuannya untuk mempersiapkan mereka menjadi warga negara yang bertanggung jawab, cerdas, dan berakhlak baik. Dengan pemahaman yang kuat tentang Pancasila, mereka dapat berperan aktif dalam membangun negara yang adil, demokratis, dan berkeadilan sosial serta mempertahankan persatuan dan keberagaman Indonesia.

2.Pendidikan Pancasila mengajarkan nilai-nilai dasar seperti gotong royong, keadilan, dan persatuan. Hal paling pokok yang dapat dipelajari dari Pancasila dalam menghadapi perubahan adalah pemahaman tentang toleransi, kerjasama, dan menghormati perbedaan. Ini dapat membantu individu menghadapi masa depan dengan lebih baik, karena mempromosikan harmoni sosial, keadilan, dan keberagaman, yang merupakan dasar bagi kemajuan masyarakat dan negara.

3. faktor penghambat
a. kurang nya kesadaran dan minat mahasiswa dalam memahami dan menghargai nilai-nilai pancasila
b. kurangnya sumberdaya dosen dalam memberikan pendidikan Pancasila
c. ketidakprioritasan, terkadang pendidikan Pancasila dianggap kurang prioritas dalam perguruan tinggi dibandingkan mata kuliah lain

faktor penunjang
a. kebijakan pemerintah yang mewajibkan pendidikan Pancasila diperguruan tinggi,
b.Sarana dan PrasaranaFasilitas dan teknologi yang memadai untuk mendukung pengajaran dan pembelajaran Pancasila,
c. Adanya kesadaran mahasiswa untuk memahami dan menghargai nilai-nilai Pancasila

4.Relasi antara pendidikan Pancasila dan program studi/jurusan manajemen adalah bahwa pendidikan Pancasila dapat membantu mahasiswa manajemen memahami nilai-nilai moral, etika, dan kepemimpinan yang penting dalam praktik manajemen. Hal ini mendukung tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menciptakan pemimpin dan profesional yang memiliki integritas dan tanggung jawab sosial, sesuai dengan Pancasila sebagai pedoman moral dalam berbisnis dan manajemen.

Manajemen B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by Amanda Rahmawati -

Nama: Amanda Rahmawati

Npm : 2311011134

Jurnal tersebut membahas pentingnya membangun karakter bangsa (nation character building) dalam pembangunan Indonesia. Awalnya, pembangunan karakter diwujudkan melalui membangun jiwa atau karakter bangsa sebagaimana dinyatakan dalam lagu kebangsaan "Indonesia Raya." Namun, fokus pembangunan kemudian lebih berat pada aspek fisik material, yang mengakibatkan orientasi individualistik pada anak-anak bangsa.

Pancasila dianggap sebagai dasar falsafah negara yang bersumber dari nilai-nilai budaya dan religius bangsa Indonesia sebelum pembentukan negara. Nilai-nilai Pancasila diharapkan menjadi sumber nilai dalam kehidupan kenegaraan dan kebangsaan.

Revitalisasi Pancasila diarahkan pada implementasinya dalam budaya perilaku masyarakat sehingga nilai-nilai Pancasila tercermin dalam karakter individu dan perilaku masyarakat secara keseluruhan. Ini merupakan langkah penting dalam membangun karakter bangsa yang kuat.

Namun, penting untuk merumuskan nilai-nilai Pancasila secara konkret dan aplikatif agar dapat diimplementasikan secara universal. Rincian operasional nilai Pancasila pernah diusulkan, tetapi masih menjadi subjek perdebatan.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Diskusi Kisah Inspiratif

by Amanda Rahmawati -
Nama : Amanda Rahmawati
Npm : 2311011134
Kelas : B (genap)

Kisah inspiratif Pak Hatta ini menggambarkan sifat kejujuran dan pengorbanan yang tinggi dalam menjalankan tugas negaranya. Meskipun ia memiliki impian pribadi seperti membeli sepatu, ia tetap setia pada prinsipnya untuk menjaga kerahasiaan kebijakan negara, meskipun hal itu memengaruhi kehidupan pribadinya dan istrinya. Kisah ini mengajarkan pentingnya loyalitas terhadap tugas negara dan integritas dalam menjalankannya, bahkan jika itu berarti harus mengorbankan keinginan pribadi.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

by Amanda Rahmawati -
Nama : Amanda Rahmawati
Npm : 2311011134
Kelas : B (genap)

Pancasila, Modal Sosial dan Revolusi Industri 4.0
Nilai Pancasila perlu diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena Pancasila merupakan dasar negara, alat pemersatu serta perjuangan bangsa untuk memerdekakan diri dan juga pemersatu cita-cita.
Modal sosial dapat dikatakan sebagai kelompok individu atau grup yang digunakan untuk merealisasikan kehidupan manusia. Modal sosial juga dapat dikatakan sebagai kemampuan masyarakat untuk dapat bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama didalam berbagai kelompok organisasi.
Pancasila juga menjadi modal bagi bangsa Indonesia saat covid19 melalui gerakan gotong royong disemua lapisan bangsa, hal ini membuktikan bahwa nilai-nilai Pancasila telah diterapkan dengan cara berfikir, berelasi anak bangsa, mewujudkan nilai kemanusiaan, dan solidaritas.
Jika membahas mengenai Pancasila, modal sosial, serta revolusi industri 4.0, tidak jauh-jauh dari beragam budaya dan nilai pancasila yang sesuai dengan modal sosial, yang tentunya masih dipegang teguh hingga saat ini dalam masyarakat Indonesia.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

by Amanda Rahmawati -
Nama : Amanda Rahmawati
Npm : 2311011134
Kelas : B (genap)

Gagasan Pancasila mulai dibicarakan pada tanggal 29 mei 1945 ketika rapat BPUPKI dimulai, dengan tujuan untuk membahas dasar negara Indonesia yang merdeka.
Sudah ada beberapa tokoh yang menyampaikan gagasan mereka namun belum ada persetujuan tentang dasar filsafat negara. Lalu pada tanggal 1 juni 1945 Soekarno mulai menyampaikan gagasannya yang membuat situasi persidangan berupah, Soekarno menyampaikan 5 gagasan prinsip-prinsip dasar negara yaitu, prinsip kebahasaan, prinsip internasionalisme, prinsip mufakat, prinsip kesejahteraan, dan prinsip ketuhanan. Kelima prinsip tersebut bisa disebut dengan Trisila.