Posts made by KAISAR LIBERTY SILAMBI

Teknik elektro C 23 -> Video pemeblajaran

by KAISAR LIBERTY SILAMBI -
Nama : Kaisar Liberty Silambi
NPM : 2315031118

Video pembelajaran tersebut membahas tentang nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Nilai-nilai tersebut merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK. Mulai dari sila keTuhanan Yang Maha Esa, pengelolaan dan pengembangan IPTEK tidak boleh merugikan manusia sekitarnya. Sila ke manusiaan yang adil dan beradab, mengembangkan IPTEK dengan berdasarkan adab. Sila persatuan Indonesia, pengembangan IPTEK hendaknya mengembangkan keluhuran bangsa dan nasionalisme. Sila keempat, mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, menjaga keseimbangan keadilan dengan dirinya sendiri maupun dengan Tuhan. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila akan selalu diperlukan sebagai pedoman serta pandangan hidup dalam berbagai hal contohnya IPTEK, sampai saat ini maupun masa yang akan datang.

Teknik elektro C 23 -> Forum Analisis Jurnal

by KAISAR LIBERTY SILAMBI -
Nama : Kaisar Liberty Silambi

Menurut pendapat saya, jurnal tersebut membahas tentang pengaruh mata pelajaran pengembangan kepribadian pancasila terhadap sikap siswa terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Hal ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mata pelajaran pengembangan kepribadian terhadap respon siswa terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal ini juga membahas dampak globalisasi dan teknologi terhadap pendidikan serta menekankan pentingnya melestarikan nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat Indonesia. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini dapat menyikapi perkembangan Iptek dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat pada indikatornya hasil kuesioner dengan skor di atas 80. Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, serta bisa menyeleksi pengaruh buruk kebudayaan baru, sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negatif kepada bangsa Indonesia dan harus tetap berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan dan perkembangan negara.

Teknik elektro C 23 -> Forum Analisis Soal

by KAISAR LIBERTY SILAMBI -
A. Isi artikel tersebut merefleksikan tentang perilaku anak muda yang terjadi pada generasi saat ini (milenial). Walaupun manusia memiliki kebebasan, tetapi ada batasannya yang sudah diatur. Tingkah laku generasi saat ini sudah agak keterlaluan karena adanya arus globalisasi. Namun hal tersebut bukanlah alasan karena mereka bisa menyaringnya dengan nilai moral dari Pancasila. Budaya kita terkenal atas sikap yang sopan, ramah-tamah, santun, juga menjunjung tinggi akhlak/moral yang ada. Artikel ini juga mengingatkan generasi milenial agar tidak merubah budaya yang sudah ada karena arus globalisasi dan perubahan zaman. Yang bisa diambil adalah tidak mengikuti ataupun mencontoh perilaku yang tidak baik "akhlak less".

B. Hubungan antara Pancasila sebagai sistem etika dengan isi artikel tersebut adalah pada Pancasila terdapat nilai-nilai yang mengatur perihal etika. Yaitu pada sila kedua "Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab" mengatur sistem etika yang ada di isi artikel tersebut. Disebutkan pada artikel bahwa akhlak less atau bisa dibilang kurang sopan. Pancasila berhubungan sebagai pedoman sistem etika yang perlu diikuti. Pancasila sebagai etika adalah penjabaran dari sila - sila dalam pancasila (Nilai luhur bangsa) untuk mengatur perilaku masyarakat dalam berkehidupan. Tujuan hal ini dilakukan agar tidak adanya ketimpangan dalam etika agar dapat memiliki dasaran mana yang baik dan mana yang buruk dinilai dari segi nilai luhur bangsa.

C. Pertama ada gotong royong yang merupakan kearifan lokal yang berkaitan dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila, sila ke 3 yaitu "Persatuan Indonesia". Gotong royong mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. Kearifan lokal ini dapat ditemukan dalam praktik gotong royong di masyarakat Indonesia, di mana warga saling membantu dalam kegiatan seperti gotong royong membersihkan lingkungan atau membantu dalam pembangunan rumah. Kemudian ada kebiasaan menggunakan pakaian yang tertutup, bertutur kata dengan sopan, saling menghargai, dan ramah kepada orang lain. Merupakan kearifan lokal yang di implementasi dari sila kedua " Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab". Musyawarah untuk mufakat mencerminkan sila keempat kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Keputusan yang diambil melalui proses musyawarah menciptakan keadilan sosial dan keterlibatan aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan.

D. Untuk menjaga dan melestarikan kearifan lokal di Indonesia yang terkait dengan sistem etika berdasarkan sila-sila Pancasila, beberapa langkah dapat diambil. Pertama, edukasi masyarakat mengenai nilai-nilai Pancasila dan hubungannya dengan kearifan lokal perlu ditingkatkan melalui program-program pendidikan dan sosialisasi. Mendukung dan mempromosikan praktik-praktik kearifan lokal dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, seperti seni, adat istiadat, dan tradisi lokal. Ini dapat dilakukan dengan memberdayakan komunitas lokal untuk mempertahankan dan mengembangkan warisan budaya mereka. Penguatan lembaga-lembaga yang berperan dalam pelestarian kearifan lokal juga krusial, seperti lembaga adat dan kebudayaan. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dapat memperkuat upaya pelestarian kearifan lokal. Penting juga untuk menghindari modernisasi yang berlebihan yang dapat mengancam keberlanjutan kearifan lokal. Sebaliknya, integrasikan nilai-nilai lokal dalam pembangunan berkelanjutan, sehingga kearifan lokal tidak hanya dilestarikan tetapi juga dihormati.

Teknik elektro C 23 -> Forum Analisis Soal

by KAISAR LIBERTY SILAMBI -
A. Pandemi Covid-19 membuat sekolah atau lembaga pendidikan lainnya beralih ke model pembelajaran ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau bisa juga disebut Online Learning. Hal ini sudah tepat dilakukan, mengingat risiko yang ada serta menjaga keselamatan siswa, guru, dan para staf lainnya. Dengan metode online learning mau tidak mau mengharuskan siswa memiliki akses internet yang memadai juga perangkat seluler (smartphone, laptop, komputer) sebagai syarat berjalannya proses pembelajaran jarak jauh. Tidak sedikit orang tua siswa yang tidak mampu untuk memadai fasilitas tersebut, sehingga terdapat siswa yang kesulitan dan tertinggal pelajaran. Walau kondisi diatas dapat terpenuhi, nyatanya materi yang disampaikan tidak begitu dipahami oleh siswa. Karena tentunya hal ini berbeda dengan penjelasan secara langsung oleh guru di sekolah. Hal ini menyebabkan siswa menanyakan materi yang kurang dipahami kepada orang tua, mereka mengakui bahwa menjelaskan berbagai mata pelajaran dan menemani anak-anak mengerjakan tugas-tugas sekolah tidak semudah yang dibayangkan. Kondisi psikis siswa juga diperhatikan, karena mengharuskan berada di rumah saat pandemi membuat siswa kurang berinteraksi terhadap lingkungan sosial. Hal ini dapat menyebabkan jenuh serta stres pada siswa. Perubahan kurikulum juga dilakukan untuk menyesuaikan konsep pembelajaran dengan pembelajaran jarak jauh, mengakibatkan perubahan dalam cara materi yang diajarkan. Meski banyak hal negatif yang terdapat pada model pembelajaran ini, namun terdapat hal positif salah satunya mendorong inovasi dalam bidang pendidikan, yang memanfaatkan teknologi yang ada serta metode pembelajaran baru.

B. Untuk mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19, serta mempertahankan korelasi dengan implementasi nilai Pancasila. Dapat dilakukan dengan mengintegrasi nilai-nilai Pancasila seperti keadilan, demokrasi, persatuan, dan kerakyatan agar tercermin dalam proses pendidikan. Melibatkan orang tua perlu dilakukan, karena mereka sebagai pribadi yang terdekat dengan siswa. Memastikan nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa merupakan bentuk kontribusi orang tua dalam proses pendidikan. Karena model pembelajaran yang digunakan saat pandemi adalah Pembelajaran Jarak Jauh atau Online, guru dapat memberi tugas atau proyek yang membuat siswa paham tentang nilai-nilai Pancasila, memastikan akses materi digital (e-book) yang relevan dan mendukung pembelajaran sesuai nilai Pancasila. Juga mengevaluasi apakah siswa dapat memahami serta menerapkan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan yang holistik dan upaya kolaboratif, proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19 dapat tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila, diharapkan menghasilkan generasi muda yang memiliki pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai nasional Indonesia.

C. Di lingkungan sekitar saya terdapat kegiatan bersih-bersih di sekitar lingkungan RT. Banyak warga yang antusias terhadap kegiatan tersebut, semua golongan dan status warga ikut serta. Meski begitu masih ada saja yang tidak ikut, padahal bisa. Dengan alasan yang bermacam-macam, mereka lebih mementingkan kepentingan individu. Padahal dengan adanya kegiatan kegiatan bersih-bersih ini memiliki banyak manfaat seperti mempererat hubungan antar warga, menanamkan sifat gotong royong. Sikap yang terkesan individualisme harus dihindari karena kita sebagai makhluk sosial. Membutuhkan satu sama lain untuk kelangsungan hidupnya.

D. Hakikat Pancasila merupakan inti atau substansi dari nilai-nilai dasar yang terkandung dalam dasar negara Indonesia. Dalam pengaktualisasian nilai-nilai tersebut sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat, artinya masyarakat diharapkan mengimplementasikan prinsip-prinsip Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ini mencakup keselarasan dan keseimbangan antara lima sila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Masyarakat diharapkan menginternalisasi nilai-nilai ini dalam interaksi mereka dengan lingkungan sekitar. Dengan demikian, hakikat Pancasila berperan sebagai pedoman moral dan etika yang menciptakan kesatuan, keadilan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia.