Nama : Anisa Nur Sabila
NPM : 2313053179
Artikel ini membahas penelitian tentang penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi terhadap 10 guru kelas. Tujuan utamanya adalah untuk memahami bagaimana nilai-nilai moral ditanamkan dalam kegiatan pembelajaran.
Penelitian menemukan bahwa guru di sekolah tersebut telah berupaya menanamkan berbagai nilai moral, termasuk religiusitas, sosialitas, kejujuran, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap lingkungan. Nilai-nilai ini disisipkan dalam seluruh mata pelajaran dan didukung dengan contoh dari perilaku guru sebagai panutan. Meskipun ada beberapa guru yang kurang memahami atau menerapkan nilai moral tertentu, sebagian besar siswa menunjukkan perilaku positif sebagai hasil dari pembelajaran moral ini.
Artikel juga menyoroti tantangan dalam penanaman nilai moral, seperti kurangnya pemahaman guru mengenai pendidikan moral serta pengaruh lingkungan luar yang dapat melemahkan moral siswa. Kesimpulannya, meskipun penanaman nilai moral di SD Negeri Lampeuneurut secara umum berjalan baik, diperlukan peningkatan pemahaman dan pelatihan guru untuk memaksimalkan efektivitas pendidikan moral ini.
NPM : 2313053179
Artikel ini membahas penelitian tentang penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi terhadap 10 guru kelas. Tujuan utamanya adalah untuk memahami bagaimana nilai-nilai moral ditanamkan dalam kegiatan pembelajaran.
Penelitian menemukan bahwa guru di sekolah tersebut telah berupaya menanamkan berbagai nilai moral, termasuk religiusitas, sosialitas, kejujuran, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap lingkungan. Nilai-nilai ini disisipkan dalam seluruh mata pelajaran dan didukung dengan contoh dari perilaku guru sebagai panutan. Meskipun ada beberapa guru yang kurang memahami atau menerapkan nilai moral tertentu, sebagian besar siswa menunjukkan perilaku positif sebagai hasil dari pembelajaran moral ini.
Artikel juga menyoroti tantangan dalam penanaman nilai moral, seperti kurangnya pemahaman guru mengenai pendidikan moral serta pengaruh lingkungan luar yang dapat melemahkan moral siswa. Kesimpulannya, meskipun penanaman nilai moral di SD Negeri Lampeuneurut secara umum berjalan baik, diperlukan peningkatan pemahaman dan pelatihan guru untuk memaksimalkan efektivitas pendidikan moral ini.