གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Riko Prasetya

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Jurnal 2

Riko Prasetya གིས-
Nama : Riko Prasetya
NPM : 2353053013
Kelas : 3F

Jurnal ini menjelaskan bahwa keluarga sangat penting dalam mengajarkan anak tentang hal yang benar dan salah. Orang tua harus mulai mengajarkan nilai-nilai moral kepada anak sejak mereka masih kecil, seperti pentingnya jujur, baik hati, dan menghormati orang lain. Dengan begitu, anak-anak akan tumbuh menjadi orang yang baik.
Penulis juga menjelaskan bahwa keluarga yang harmonis dan orang tua yang menjadi contoh yang baik akan sangat membantu dalam membentuk karakter anak.

Namun, ada banyak tantangan yang bisa membuat anak menjadi nakal, seperti pengaruh teman yang buruk atau tayangan di televisi.
Untuk mengatasi masalah ini, kita perlu bekerja sama. Orang tua, guru, dan masyarakat harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang baik bagi anak-anak kita. Dengan cara ini, kita bisa membantu anak-anak tumbuh menjadi orang yang cerdas dan berakhlak mulia.

Secara keseluruhan jurnal ini menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendidik anak menjadi orang yang baik. Kita semua harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan moral anak-anak kita.

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Jurnal 1

Riko Prasetya གིས-
Nama : Riko Prasetya
NPM : 2353053013
Kelas : 3F

Jurnal ini membahas pentingnya pendidikan moral di sekolah sebagai upaya untuk mencetak generasi bangsa yang berkualitas. Penulis menekankan bahwa pendidikan moral bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga menjadi tugas bersama sekolah dan masyarakat.

Sekolah, sebagai lembaga pendidikan formal, memiliki peran krusial dalam menanamkan nilai-nilai moral pada siswa. Guru, sebagai ujung tombak pendidikan, harus menjadi teladan yang baik bagi siswa. Dengan kata lain, guru tidak hanya mengajar materi pelajaran, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kebaikan melalui perilaku sehari-hari.

Selain guru, seluruh komponen di sekolah, termasuk staf dan masyarakat sekitar, juga berperan dalam membentuk karakter siswa. Metode pendidikan moral yang diusulkan dalam jurnal ini beragam, mulai dari bercerita, membiasakan perilaku baik, hingga pengamatan jangka panjang terhadap perkembangan moral siswa.

Secara keseluruhan, jurnal ini menyimpulkan bahwa pendidikan moral yang efektif akan menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan integritas yang tinggi. Dengan demikian, mereka siap menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas.

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Jurnal 2

Riko Prasetya གིས-
NAMA : Riko Prasetya
NPM : 2353053013

Jurnal yang berjudul "Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini" oleh Lia Yuliana, M.Pd., membahas pentingnya pendidikan moral bagi anak-anak pada masa pra-sekolah atau usia dini.

Pendidikan moral di usia dini sangat penting karena tahap perkembangan ini merupakan fondasi untuk pembentukan karakter dasar. Anak-anak di usia ini cenderung mudah menerima dan meniru perilaku serta nilai-nilai yang diajarkan, sehingga pengenalan nilai moral sejak dini dapat membantu membentuk perilaku positif dan karakter yang baik di masa depan. Moral diartikan sebagai pandangan mengenai baik-buruk atau benar-salah dalam perilaku manusia. Jurnal ini mengutip beberapa ahli seperti Sjarkawi dan Jamie, yang menyebutkan bahwa moral adalah ajaran yang berkaitan dengan tingkah laku manusia berdasarkan pandangan hidup dan nilai-nilai yang dianut dalam masyarakat tertentu. Nilai moral yang dibahas meliputi tanggung jawab, kejujuran, kesopanan, dan pengendalian diri. Anak usia dini diajarkan nilai-nilai ini agar mampu membedakan perilaku baik dan buruk sesuai dengan norma yang berlaku di lingkungannya.

Jurnal ini memaparkan beberapa metode efektif dalam menanamkan nilai moral pada anak usia dini, antara lain:
Metode Bermain: Melalui bermain, anak-anak dapat belajar bersosialisasi, bekerja sama, dan berbagi dengan orang lain.
Metode Bercerita : Cerita-cerita dengan pesan moral membantu anak-anak memahami konsep seperti kejujuran, kebaikan, dan penghargaan terhadap orang lain.
Metode Pemberian Tugas : Melalui tugas individu atau kelompok, anak belajar tentang tanggung jawab dan aturan.
Metode Bercakap-cakap : Komunikasi dua arah ini penting untuk mengajarkan norma dan nilai sosial yang baik dalam lingkungan sekitar anak.

Selanjutnya pendidikan moral juga dapat diterapkan di pendidikan formal (seperti Taman Kanak-kanak) dan non-formal (seperti Kelompok Bermain dan pendidikan keluarga). Lingkungan yang mendukung juga berperan penting dalam memaksimalkan perkembangan nilai-nilai moral pada anak-anak.

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Jurnal 1

Riko Prasetya གིས-
Nama : Riko Prasetya
NPM : 2353053013

Jurnal ini menjelaskan tentang Penelitian pengumpulan data mengenai penanaman nilai-nilai moral pada siswa melalui observasi dan wawancara yang dilakukan dengan guru-guru di SD Negeri Lampeuneurut.

Disini menunjukkan bahwa guru bukan hanya mengajarkan siswa belajar agama di sekolah tetapi untuk memperdalam ilmu agama juga belajar di tempat-tempat seperti, pengajian, TPA, dan pasantren. Dengan dorongan dari guru siswa mau menuntut ilmu agama karena sangat berguna bagi mereka untuk kedepannya.
Salah satu guru juga menyampaikan bahwa siswa perlu belajar agama bukan hanya di sekolah saja tetapi harus memperdalam ilmu agama juga di TPA, dan tempat pengajian. Karena dengan belajar di tempat-tempat seperti diatas, maka akan berkesinambungan ilmu yang di dapat, nilia-nilai moral yang ditanamkan melalui pelajaran agama sangatlah banyak. Selanjutnya guru juga menanaman nilai-nilai moral dilakukan dengan cara menanamkan disetiap mata pelajaran yang diajarkan, baik berupa nasehat, teguran ataupun tingkah laku guru yang menjadi contoh panutan mereka. Selain itu juga dapat ditanamkan diluar jam pelajaran seperti dilingkungan sekolah maupun di rumah karena hal tersebut akan menjadikan siswa mempunyai moral yang baik.

Dari jurnal tersebut, hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa tidak berbohong kepada guru dikarenakan sudah menanamkan nilai-nilai kejujuran dan mengetahui konsekuensinya apabila hal tersebut dilakukan. Walaupun ada beberapa juga yang masih berbohong namun setelah diberi teguran dan kerjasama dengan pihak keluarga hal tersebut dapat berubah. Dan hasil wawancara dan observasi guru sudah menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa Karena secara keseluruhan dari observasi menunjukkan 64% adalah ya. Sedangkan yang tidak menanamkan nilai-nilai moral 36%. Untuk memudahkan peneliti dalam menyimpulkan maka pengamatan di atas dibuat kedalam nilai-nilai moral yang banyak ditanamkan dan nilai-nilai moral yang tidak banyak ditanamkan Penanaman nilai-nilai moral bukan hanya dapat dilakukan saat proses belajar mengajar tetapi saat berada di luar kelas juga dapat ditanamkan seperti dilingkungan sekolah maupun di rumah karena dengan adanya berkesinambungan akan menjadikan siswa mempunyai moral yang baik

Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa Guru di SD Negeri Lampeuneurut telah menanamkan 10 nilai moral yaitu nilai religius, nilai sosialitas, nilai gender, nilai keadilan, nilai demokrasi, nilai kejujuran, nilai kemandirian, nilai daya juang, nilai tanggungjawab, dan nilai penghargaan terhadap lingkungan.

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Video 1

Riko Prasetya གིས-
NAMA : Riko Prasetya
NPM : 2353053013

Berdasarkan video tersebut, mengembangkan rasa tanggung jawab dalam diri anak menjadi hal yang sangat penting untuk diajarkan ketika anak-anak masih kecil. Hal ini dapat menumbuhkan moral dalam kepribadian maupun sikap dari anak. Karnanya, penting bagi peran dari orang tua dan guru dalam membina nilai moral anak sangatlah diperlukan agar suatu saat mereka tidak akan terjerumus kedalam hal-hal yang salah.
Selain itu, anak-anak juga memainkan peran penting dalam menjaga keselamatan keluarga. Tanggung jawab yang diambil dalam keluarga tidak hanya menciptakan hubungan yang harmonis, tetapi juga membuat orang berkumpul bersama, terutama saat cuti sekolah.
Anak-anak harus menyadari bahwa hal-hal kecil seperti menjaga keselamatan keluarga termasuk menjaga pintu terkunci saat orang tua tidak ada di rumah. Selanjuttnya anak-anak juga harus diajarkan untuk membantu nenek dan kakek mereka saat mereka berkunjung sebagai cara menunjukkan kasih sayang dan meringankan beban orang tua yang sudah lanjut usia. Dengan harapan agar mereka bertanggung jawab dalam belajar dan berusaha dengan sungguh-sungguh dalam pendidikan agar dapat membanggakan kedua orang tuanya.