Nama : Rahmah Dwi Asri
Npm : 2313053164
Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Prodi PGSD FKIP Unsyiah
Volume : Volume 1 Nomor 1
Halaman : 68-77
Tahun Penerbit : Agustus 2016
Judul Jurnal : PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PADA SISWA DI SD NEGERI
LAMPEUNEURUT
Nama Penulis : Ruslan, Rosma Elly, Nurul Aini
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana prinsip-prinsip moral diajarkan kepada murid-murid di SD Negeri Lampeuneurut. Penulis menyoroti bahwa banyak pendidik yang tidak memiliki pelatihan dan pengetahuan yang cukup, serta pemahaman yang jelas tentang prinsip-prinsip moral yang harus mereka sampaikan. Sepuluh guru dipilih untuk penelitian ini, yang menggunakan metodologi kualitatif dan desain penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi.
Studi ini menunjukkan bahwa guru-guru di SD Negeri Lampeuneurut menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa mereka dengan memasukkan sepuluh nilai, yaitu nilai religius, nilai sosialitas, nilai gender, nilai keadilan, nilai demokrasi, nilai kejujuran, nilai kemandirian, nilai perjuangan, nilai tanggung jawab, dan nilai penghargaan terhadap lingkungan, ke dalam materi pelajaran mereka. Prinsip-prinsip moral diterapkan secara terbuka dan implisit dalam pendidikan sehari-hari. Berbohong kepada guru lebih jarang terjadi di kalangan siswa, yang menunjukkan bahwa pengajaran kejujuran berhasil.
Selain itu, survei tersebut menemukan bahwa siswa belajar agama di luar kelas seperti pengajian dan TPA, yang menunjukkan bahwa lingkungan ekstrakurikuler membantu pengembangan prinsip-prinsip moral. Para guru telah memasukkan sepuluh cita-cita moral ke dalam setiap mata pelajaran, sehingga statistik dan analisis mendukung kesimpulan tersebut.
Siswa yang memiliki hubungan positif dengan teman-temannya dan tidak berbohong kepada guru kemungkinan besar telah melakukan pekerjaan yang baik dalam mengajarkan kejujuran dan nilai-nilai sosial. Selain itu, agama diajarkan kepada anak-anak baik di dalam maupun di luar kelas, menunjukkan bahwa suasana di luar sekolah menawarkan bantuan.
Kesimpulannya, nilai-nilai moral yang telah diterapkan dengan baik di SD Negeri Lampeuneurut, namun ada kemungkinan guru tidak menyadari prinsip-prinsip yang seharusnya diajarkan. Hasil ini mewakili apa yang diamati dan ditemukan selama wawancara dan sejalan dengan data dan analisis yang dilakukan.
Npm : 2313053164
Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Prodi PGSD FKIP Unsyiah
Volume : Volume 1 Nomor 1
Halaman : 68-77
Tahun Penerbit : Agustus 2016
Judul Jurnal : PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PADA SISWA DI SD NEGERI
LAMPEUNEURUT
Nama Penulis : Ruslan, Rosma Elly, Nurul Aini
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana prinsip-prinsip moral diajarkan kepada murid-murid di SD Negeri Lampeuneurut. Penulis menyoroti bahwa banyak pendidik yang tidak memiliki pelatihan dan pengetahuan yang cukup, serta pemahaman yang jelas tentang prinsip-prinsip moral yang harus mereka sampaikan. Sepuluh guru dipilih untuk penelitian ini, yang menggunakan metodologi kualitatif dan desain penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi.
Studi ini menunjukkan bahwa guru-guru di SD Negeri Lampeuneurut menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa mereka dengan memasukkan sepuluh nilai, yaitu nilai religius, nilai sosialitas, nilai gender, nilai keadilan, nilai demokrasi, nilai kejujuran, nilai kemandirian, nilai perjuangan, nilai tanggung jawab, dan nilai penghargaan terhadap lingkungan, ke dalam materi pelajaran mereka. Prinsip-prinsip moral diterapkan secara terbuka dan implisit dalam pendidikan sehari-hari. Berbohong kepada guru lebih jarang terjadi di kalangan siswa, yang menunjukkan bahwa pengajaran kejujuran berhasil.
Selain itu, survei tersebut menemukan bahwa siswa belajar agama di luar kelas seperti pengajian dan TPA, yang menunjukkan bahwa lingkungan ekstrakurikuler membantu pengembangan prinsip-prinsip moral. Para guru telah memasukkan sepuluh cita-cita moral ke dalam setiap mata pelajaran, sehingga statistik dan analisis mendukung kesimpulan tersebut.
Siswa yang memiliki hubungan positif dengan teman-temannya dan tidak berbohong kepada guru kemungkinan besar telah melakukan pekerjaan yang baik dalam mengajarkan kejujuran dan nilai-nilai sosial. Selain itu, agama diajarkan kepada anak-anak baik di dalam maupun di luar kelas, menunjukkan bahwa suasana di luar sekolah menawarkan bantuan.
Kesimpulannya, nilai-nilai moral yang telah diterapkan dengan baik di SD Negeri Lampeuneurut, namun ada kemungkinan guru tidak menyadari prinsip-prinsip yang seharusnya diajarkan. Hasil ini mewakili apa yang diamati dan ditemukan selama wawancara dan sejalan dengan data dan analisis yang dilakukan.