གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ ALDI TRIARI SIHADI

Teknik elektro C 23 -> Forum Analisis Soal

ALDI TRIARI SIHADI གིས-
Nama : Aldi Triari Sihadi
Npm : 2315031133
Kelas : PSTE C

A. Artikel tersebut memberikan gambaran tentang pandangan masyarakat terhadap perilaku generasi milenial, menyoroti dampak negatif dari perilaku kurang sopan yang terjadi di sekitar kita. Hal positif yang bisa diambil dari artikel ini adalah kesadaran untuk menjaga budaya baik Indonesia serta pentingnya mempertahankan nilai-nilai etika dan akhlak yang luhur.

B. Pancasila sebagai sistem etika memiliki kaitan yang erat dengan isi artikel ini. Nilai-nilai dalam Pancasila, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat, sejalan dengan pesan untuk menjaga akhlak, sopan santun, toleransi, serta etika yang baik.

C. Beberapa kearifan lokal yang terkait dengan sistem etika Pancasila antara lain:
1. Sopan Santun: Budaya menghormati sesama, yang tercermin dalam kebiasaan seperti saling memberi salam, menghormati yang lebih tua, dan sebagainya.
2.Toleransi dan Keragaman: Nilai untuk menerima dan menghormati perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat.

D. Beberapa langkah yang dapat diambil untuk menjaga kearifan lokal terkait dengan sistem etika Pancasila adalah dengan:
1. Pendidikan Nilai: Memasukkan nilai-nilai tersebut dalam kurikulum pendidikan dan mengajarkan kepada generasi muda.
2. Promosi dan Pelestarian Budaya: Melalui festival, acara, dan kegiatan yang mempromosikan nilai-nilai budaya, etika, dan akhlak baik.
3. Keterlibatan Masyarakat: Melibatkan masyarakat dalam kegiatan yang mempertahankan dan mempromosikan kearifan lokal.

Teknik elektro C 23 -> Forum Analisis Soal

ALDI TRIARI SIHADI གིས-
Nama : Aldi Triari Sihadi
Npm : 2315031133
Kelas : TE C


A. Menurut saya, proses pendidikan di tengah pandemi Covid-19 memiliki kelebihan dan kekurangan. Salah satu kelebihannya adalah adanya pembelajaran online yang memungkinkan kita untuk mengatur waktu secara fleksibel. Tetapi, ada beberapa kekurangan dalam proses pendidikan di tengah pandemi ini. Salah satunya adalah beban kerja tambahan yang harus dihadapi dalam pembelajaran online. Tugas-tugas yang harus dikerjakan secara online seringkali lebih banyak dan lebih sulit untuk diselesaikan. Selain itu, batas waktu pengumpulan tugas yang singkat juga menjadi tantangan tersendiri. Sedangkan bagi siswa yang tidak memiliki akses ke perangkat dan internet yang diperlukan, mereka menghadapi kesulitan dalam mengikuti pembelajaran online.

B. 1. Pembelajaran melalui Zoom atau platform pembelajaran online lainnya, sehingga siswa dapat tetap terhubung dengan guru dan teman sekelasnya.
2. Memberikan edukasi tentang pentingnya pendidikan dan menjaga nilai-nilai moral kepada siswa, sehingga mereka memahami betapa pentingnya pendidikan dan bagaimana menjalani kehidupan yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
3. Membangun karakter siswa dengan mengajarkan nilai-nilai Pancasila, seperti disiplin, kejujuran, tanggung jawab, peduli lingkungan, kerjasama, dan sopan santun.
4. Memberikan panduan pembelajaran jarak jauh yang interaktif kepada guru, dengan menekankan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam proses pembelajaran.
5. Memastikan bahwa kebijakan yang diambil tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

C. Contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasila adalah ketika seorang siswa di sekolah menemukan uang tunai yang tergeletak di lantai. Siswa tersebut memiliki dua pilihan: mengambil uang tersebut untuk kepentingan pribadi atau menyerahkan uang tersebut kepada guru atau staf sekolah. Menurut pendapat saya, contoh kasus tersebut sangat relevan untuk mengembangkan karakter Pancasila, terutama nilai jujur dan tanggungjawab. Jika siswa memilih untuk mengambil uang tersebut, itu melanggar nilai jujur dan dapat merusak kepercayaan orang lain. Namun, jika siswa memilih untuk menyerahkan uang tersebut, itu menunjukkan sikap tanggungjawab dan jujur, serta menghormati hak milik orang lain. Dengan menghadapi situasi seperti ini, siswa dapat belajar mengambil keputusan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan membangun karakter yang kuat.

D. Pancasila adalah ideologi dasar negara Indonesia yang mengandung lima prinsip dasar. Hakikat Pancasila terletak pada pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat. Dalam hal ini, hakikat Pancasila mengacu pada pentingnya menginternalisasi dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila, masyarakat diharapkan dapat mencapai kebahagiaan, kemakmuran, kedamaian, dan kebebasan. Nilai-nilai tersebut mencakup kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial.
Dalam pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila, masyarakat perlu menjunjung tinggi toleransi, menghormati perbedaan, dan menjaga keharmonisan antarindividu dan kelompok. Dengan mengadopsi prinsip-prinsip ini, masyarakat dapat membangun kehidupan yang adil, beradab, dan berkeadilan.