Kiriman dibuat oleh Alya Nayra Syafiqa

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

oleh Alya Nayra Syafiqa -
ALYA NAYRA SYAFIQA
2315061001
PSTI A

Dari video tersebut peristiwa bom nagasaki dan hiroshima merupakan salah satu peristiwa penting sebelum indonesia melakukan proklamasi kemerdekaan, pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, yang mengakibatkan puluhan ribu bahkan jutaan orang di hiroshima dan nagasaki meninggal dunia, mengakibatkan jepang menyerah tanpa syarat pada perang dunia II. peristiwa ini yang mengakibatkan kekosongan kekuasaan di indonesia yang dimanfaatkan oleh bangsa indonesia melakukan penuliasan naskah proklamasi dan besoknya pada tanggal 17 agustus 1945 bangsa indonesia langsung melakukan proklamasi kemerdekaan di JL. Pegangsaan Timur No. 56. Jakarta atas nama bangsa indonesia soekarno-hatta.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-1

oleh Alya Nayra Syafiqa -
ALYA NAYRA SYAFIQA
2315061001
PSTI A

Analisis dari saya, video tersebut berisi bentuk protes warga agar lebih sadar dan melakukan pendekatan yang penting dalam mengatasi masalah limbah pabrik, mencakup strategi seperti pengurangan sumber limbah, daur ulang, pembersihan proses produksi, pengelolaan limbah B3, serta peran penting pemerintah dan masyarakat dalam upaya ini.

Dalam rangka untuk mengatasi masalah limbah pabrik, langkah-langkah yang telah disorot termasuk penggunaan teknologi ramah lingkungan, penekanan pada pengurangan limbah dari sumbernya, dan mempromosikan kesadaran masyarakat serta partisipasi industri dalam upaya lingkungan.

Pemerintah disarankan untuk mengadopsi peraturan yang ketat, memberikan insentif kepada industri yang menerapkan praktik ramah lingkungan, serta memperkuat pengawasan terhadap kepatuhan industri terhadap aturan lingkungan. Dukungan terhadap riset dan inovasi dalam teknologi bersih juga dianggap krusial dalam mengatasi permasalahan limbah pabrik.

Pentingnya kerjasama internasional juga ditekankan, di mana kolaborasi dengan negara-negara lain dapat membantu mengadopsi praktik terbaik dalam pengelolaan limbah industri.

Secara keseluruhan, implementasi strategi ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam mengelola limbah pabrik yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab, melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Alya Nayra Syafiqa -
ALYA NAYRA SYAFIQA
2315061001
PSTI A
Pada era globalisasi, banyak aspek-aspek yang mengalami perkembangan yang signifikan.Perkembangan yang terjadi tentunya membawa suatu kemajuan bagi segala aspek yang mendapat dampak adanya globalisasi. Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain- lain. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Globalisasi mendorong munculnya berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lain. Globalisasi akan membawa perspektif baru tentang konsep “Dunia Tanpa Tapal Batas” yang saat ini diterima sebagai realita masa depan yang akan mempengaruhi perkembangan budaya. Kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar tehadap dunia pendidikan.Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat ketimuran seperti Indonesia. Saat ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologiterhadap aspek-aspek pendidikan yang ada di masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi yang bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat. Dan diakui atau tidak, perlahan-lahan mulai mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat khususnya dalam aspek pendidikan. jika dikaitkan dengan ideologi yang dianut Indonesia yakni pancasila.

Melihat kenyataan dalam masyarakat terutama pada kalangan mahasiswa, sebenarnya bukan pancasila yang terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi melainkan masyarakat itu sendiri. Memberi pengaruh baik atau buruk terhadap pancasila tergantung bagaimana masyarakat sebagai penganut ideologi pancasila menyikapi perkembangan teknologi informasi tersebut. Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh dari luar yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Jika hal tersebut dibiarkan akan menyebabkan nilai-nilai luhur pancasila dalam masyarakat terkikis bahkan habis tergilas budaya barat yang berkembang. Oleh karena itu, perlu adanya pemulihan kembali kesadaran kolektif bangsa tentang posisi vital dan urgensi Pancasila dalam kehidupan masyarakat terutama mahasiswa melalui mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila. Mata Kuliah Pendidikan Pancasila merupakan pelajaran yang memberikan pedoman kepada setiap insan untuk mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-maslah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar Negara Republik Indonesia. Dengan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, diharapkan dapat tercipta wahana pembelajaran bagi para mahasiswa untuk secara akademik mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah pembangunan bangsa dan negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Republik Indonesia. Secara spesifik tujuan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi adalah untuk : Memperkuat Pancasila sebagai dasar falsafah negara dan ideologi bangsa melalui revitalisasi nilai-nilai dasar Pancasila sebagai norma dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Memberikan pemahaman dan penghayatan atas jiwa dan nilai-nilai dasar Pancasila kepada mahasiswa sebagai warga negara Republik Indonesia, serta membimbing untuk dapat menerapkannyadalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Mempersiapkan mahasiswa agar mampu menganalisis dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara melalui sistem pemikiran yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. Membentuk sikap mental mahasiswa yang mampu mengapresiasi nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, kecintaan pada tanah air dan kesatuan bangsa, serta penguatan masyarakat madani yang demokratis, berkeadilan, dan bermartabat berlandaskan Pancasila, untuk mampu berinteraksi dengan dinamika internal dan eksternal masyarakat bangsa Indonesia.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Alya Nayra Syafiqa -
ALYA NAYRA SYAFIQA
2315061001
PSTI A
IPTEK, atau Ilmu Pengetahuan dan Teknologi adalah ilmu yang mempelajari perkembangan teknologi berdasarkan ilmu pengetahuan. Seiring berjalannya perkembangan global, ilmu pengetahuan dan teknologi berjalan beriringan membentuk kemajuan. Ada banyak manfaat yang didapatkan dari IPTEK dan jenis-jenisnya pun beragam.

Ilmu pengetahuan dan teknologi saling terkait, di mana ilmu pengetahuan menjadi sumber teknologi, dan teknologi merupakan penerapan dari ilmu pengetahuan. Keduanya tidak dapat dipisahkan dalam pengembangannya.

Pancasila, sebagai nilai-nilai dasar Indonesia, memiliki peran penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Nilai-nilai Pancasila, seperti Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, mempengaruhi cara pengembangan IPTEK dilakukan.
Sila-sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK
1.Ketuhanan Yang Maha Esa: Mengimbangi antara keilmuan dan kemanusiaan, mempertimbangkan dampak positif dan negatif pada manusia serta lingkungan.

2.Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Menekankan pada moralitas, budaya manusia yang bermoral dalam pengembangan IPTEK.

3. Persatuan Indonesia: Memperluas pandangan internasionalisme, sambil tetap mempertahankan nasionalisme dan martabat bangsa sebagai bagian dari komunitas global.

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat: Mendorong pengembangan IPTEK secara demokratis, dengan kebebasan ilmuan serta penghargaan terhadap perspektif berbeda.

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Menekankan keseimbangan keadilan dalam hubungan antara manusia dengan diri sendiri, sesama manusia, masyarakat, negara, dan alam.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Alya Nayra Syafiqa -
ALYA NAYRA SYAFIQA
2315061001
PSTI A

A. Sistem etika perilaku politik saat ini dapat bervariasi di berbagai negara dan wilayah, dan tidak ada sistem etika politik tunggal yang berlaku universal. Di Indonesia, sistem etika perilaku politik seharusnya mencerminkan nilai-nilai Pancasila, yang merupakan dasar filosofis dan ideologis negara. Namun, sejauh mana sistem ini sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dapat menjadi subjek debat.

Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang mencakup lima prinsip utama: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam konteks etika perilaku politik, ini berarti bahwa para pemimpin dan pejabat pemerintah diharapkan untuk:

Menghormati pluralitas agama dan keyakinan: Pancasila menekankan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa, yang menghormati beragam keyakinan agama dan spiritualitas. Para pemimpin politik seharusnya menghormati hak setiap warga negara untuk beragama sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Mempromosikan keadilan dan kesejahteraan sosial: Prinsip keadilan sosial adalah bagian penting dari Pancasila. Pemimpin politik diharapkan untuk mengambil tindakan yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi di masyarakat.

Menjaga persatuan dan kerukunan nasional: Persatuan Indonesia adalah salah satu prinsip utama Pancasila. Para pemimpin politik seharusnya bekerja untuk menjaga persatuan dan menghindari konflik yang dapat merusak kerukunan nasional.

Namun, dalam praktiknya, seringkali terdapat perbedaan antara nilai-nilai yang dijunjung dalam Pancasila dan perilaku politik yang terjadi. Misalnya, terdapat kasus korupsi, nepotisme, dan kolusi di dunia politik, yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan sosial dan persatuan. Selain itu, beberapa kontroversi terkait kebebasan beragama dan hak asasi manusia juga masih menjadi isu yang perlu diperhatikan.

Penting untuk dicatat bahwa evaluasi terhadap sistem etika perilaku politik saat ini yang berkaitan dengan Pancasila dapat bervariasi antara individu dan kelompok. Beberapa mungkin berpendapat bahwa masih ada pekerjaan yang perlu dilakukan untuk lebih mendekatkan perilaku politik dengan nilai-nilai Pancasila, sementara yang lain mungkin merasa bahwa banyak kemajuan telah dicapai. Pada akhirnya, upaya untuk meningkatkan kesesuaian antara sistem etika perilaku politik dan Pancasila memerlukan partisipasi dan pengawasan dari masyarakat dan lembaga-lembaga pengawas, serta komitmen dari para pemimpin politik untuk mematuhi nilai-nilai Pancasila.

B. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggalmu? Apakah etika mencerminkan dan nilai-nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !
Menurut saya etika para generasi muda saat ini bisa dibilang tidak sesuai dengan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa indonesia. mereka terlihat acuh tak acuh dengan adanya etika,moral dan sopan santun di masyrakat.
Untuk itu perlunya kesedaran dari diri sendiri akan pentingnya etika dan moral, dan perlu juga peran yang besar dari keluarga untuk saling mengawasi dan mengingatkan akan pentingnya etika dan moral, lalu peran dari masyarakat umum dengan mungkin menegaskan lagi aturan" yang berkaitan dengan etika, dan harus bersikap tegas kepada oknum oknum yang melanggar etika tersebut.