Kiriman dibuat oleh Recky Valerian

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

oleh Recky Valerian -
Nama : Recky Valerian
NPM : 2315061057

Video tersebut menggambarkan tentang peristiwa tragis yang terjadi di Hiroshima dan Nagasaki saat Amerika Serikat menjatuhkan bom atom pada Agustus 1945 dalam upaya mengakhiri Perang Dunia II. Peristiwa ini memiliki dampak monumental pada sejarah dunia, mengubah paradigma perang dengan penggunaan pertama senjata nuklir dalam konflik berskala besar.

Penggunaan bom atom mengakibatkan kematian puluhan ribu orang secara instan dan merusak kota-kota secara luas, memaksa Jepang untuk menyerah tanpa syarat dan mengakhiri Perang Dunia II. Namun, hal ini juga memunculkan pertanyaan etis tentang dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan lingkungan. Kejadian di Hiroshima dan Nagasaki berdampak pada stabilitas global, termasuk potensial pengaruhnya terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia yang saat itu masih berada di bawah penjajahan Jepang sebelum Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Secara historis, peristiwa ini tidak hanya membentuk dinamika pasca-Perang Dunia II tetapi juga memberikan pelajaran tentang konsekuensi mengerikan dari penggunaan senjata nuklir. Hal ini menggarisbawahi pentingnya diplomasi global dalam mencegah konflik destruktif serta menyoroti dampak kemanusiaan yang serius dari kekuatan besar yang digunakan dalam perang. Video tersebut menunjukkan bagaimana peristiwa tragis tersebut tidak hanya mengubah jalannya sejarah global tetapi juga meninggalkan jejak yang mendalam dalam konteks etika, keamanan, dan pentingnya perdamaian dalam urusan internasional.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-1

oleh Recky Valerian -
Nama : Recky Valerian
NPM : 2315061057

Analisis dari video di atas adalah bagaimana Cara Mengatasi Limbah Pabrik dalam menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Limbah pabrik merupakan salah satu masalah lingkungan yang sering terjadi di Indonesia. Limbah pabrik dapat mencemari lingkungan dan berdampak negatif pada kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mengatasi masalah ini. Berikut adalah beberapa cara mengatasi limbah pabrik dalam menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat:

1. Mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya: Pabrik dapat mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari lingkungan dan berdampak negatif pada kesehatan masyarakat. Pabrik juga dapat mencari alternatif bahan yang lebih aman dan ramah lingkungan.

2. Memiliki sistem pengolahan limbah yang baik: Pabrik harus memiliki sistem pengolahan limbah yang baik dan efektif untuk mengurangi dampak negatif dari limbah pabrik. Pabrik juga harus memastikan bahwa limbah yang dihasilkan telah memenuhi standar kualitas air sebelum dibuang ke lingkungan.

3. Memperketat pengawasan dan regulasi: Pemerintah dapat memperketat pengawasan dan regulasi terhadap pabrik-pabrik yang menghasilkan limbah berbahaya. Hal ini dapat mendorong pabrik untuk mematuhi aturan dan memperhatikan dampak lingkungan dari kegiatan mereka.

4. Mengembangkan teknologi ramah lingkungan: Pabrik dapat mengembangkan teknologi ramah lingkungan untuk mengurangi dampak negatif dari kegiatan mereka. Teknologi ini dapat mencakup penggunaan energi terbarukan, pengolahan limbah yang lebih efektif, dan penggunaan bahan yang lebih ramah lingkungan.

5. Meningkatkan kesadaran masyarakat: Pabrik dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif dari limbah pabrik dan pentingnya menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat. Hal ini dapat dilakukan melalui kampanye sosial dan edukasi kepada masyarakat sekitar pabrik.

Dengan mengimplementasikan cara-cara di atas, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari limbah pabrik pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Recky Valerian -
Nama : Recky Valerian
NPM : 2315061057
Kelas : TI A

Pada zaman globalisasi, banyak aspek mengalami perkembangan signifikan, membawa kemajuan dalam berbagai sektor. Globalisasi berdimensi ruang dan waktu, menyempitkan interaksi dan komunikasi global. Perkembangan terjadi di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan, dan lainnya. Teknologi informasi dan komunikasi mendukung globalisasi, dengan perkembangan teknologi yang cepat dan penyebaran informasi ke seluruh dunia.

Penelitian ini menunjukkan bahwa responden menyikapi perkembangan Iptek dengan baik, terlihat dari skor kuisioner di atas 80. Kemajuan teknologi seharusnya digunakan dengan tanggung jawab, dimanfaatkan dalam pendidikan, transaksi, dan bisnis perdagangan. Responden melakukan penyaringan informasi media sosial, memblokir konten negatif, dan menggunakan bahasa santun dalam komentar.

Mahasiswa sebagai generasi muda perlu menjaga kepribadian bangsa, menyeleksi pengaruh buruk kebudayaan baru, dan tetap berpegang pada Pancasila. Aktualisasi Pancasila khususnya di kalangan generasi muda perlu diwujudkan melalui Kementerian Pendidikan Nasional tanpa bersifat indoktrinasi.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi perlu meningkatkan filtering terhadap arus informasi global, terutama dalam teknologi informasi (internet), untuk menangkal informasi radikal.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Recky Valerian -
Nama : Recky Valerian
NPM : 2315061057
Kelas : TI A

Pancasila dan IPTEK saling terkait, karena IPTEK merupakan hasil karya manusia yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Beberapa memanfaatkannya secara positif atau negatif. Pancasila, sebagai pedoman hidup bagi rakyat Indonesia, memiliki nilai-nilai penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi yang kini berkembang dengan cepat. Nilai-nilai Pancasila, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, memberikan landasan moral bagi pengembangan IPTEK dengan cara yang beradab dan adil. Selain itu, sila-sila lainnya dalam Pancasila, seperti Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, juga berperan dalam mengarahkan pengembangan IPTEK agar berjalan sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Recky Valerian -
Nama : Recky Valerian
NPM : 2315061057
Kelas : TI A

1. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!

Sistem etika perilaku politik saat ini dapat dianggap memiliki tantangan tersendiri dalam menjalankan nilai-nilai Pancasila. Terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan. Pertama, ada kesan bahwa beberapa praktik politik saat ini mungkin tidak selalu konsisten dengan prinsip-prinsip Pancasila, seperti gotong royong, demokrasi, dan keadilan sosial. Politik uang, nepotisme, dan korupsi masih menjadi masalah serius yang merongrong integritas sistem politik. Namun, kita juga harus menyadari bahwa terdapat upaya dan reformasi dalam arah yang benar untuk mencocokkan praktik politik dengan nilai-nilai Pancasila. Beberapa pemimpin dan gerakan politik berusaha memperbaiki sistem dan memberantas praktik-praktik yang merusak moralitas politik. Oleh karena itu, masih ada harapan untuk lebih memadukan sistem etika perilaku politik dengan nilai-nilai Pancasila.

2. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi!

Etika generasi muda di sekitar tempat tinggal saya mungkin bervariasi, tetapi dalam banyak kasus, mereka mencerminkan perubahan sosial dan budaya yang terjadi dalam masyarakat. Terkadang, generasi muda dapat terpengaruh oleh pengaruh global, teknologi, dan budaya pop yang tidak selalu sejalan dengan nilai-nilai tradisional Indonesia. Untuk mengatasi dekadensi moral yang terjadi, pendidikan nilai-nilai Pancasila harus ditingkatkan, baik di tingkat keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat perlu bekerja sama untuk memperkuat pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, peran positif generasi muda dalam masyarakat harus didorong, termasuk melalui program-program pembangunan karakter, kegiatan sosial, dan relawan. Dengan cara ini, kita dapat memastikan bahwa generasi muda akan lebih mencerminkan etika dan nilai-nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia.