Nama : Elsya Gusti Lestari
NPM : 2311011014
Kelas : Manajemen Genap
Prodi : S1 Manajemen
Nama : Elsya Gusti Lestari
NPM : 2311011014
Kelas : Manajemen Genap
Prodi : S1 Manajemen
Nama : Elsya Gusti Lestari
NPM : 2311011014
Kelas : Manajemen Genap
Prodi : S1 Manajemen
NAMA : Elsya Gusti Lestari
NPM : 2311011014
KELAS : S1 Manajemen Genap
Menurut saya analisis dari jurnal penelitian politik membahas pentingnya pendalaman demokrasi melalui pemilihan kepala daerah langsung dan tantangan mempertahankan birokrasi profesional, independen, dan netral secara politik selama pemilu. Ini menekankan peran parpol dalam mengkonsolidasikan demokrasi dengan menyediakan kandidat kepemimpinan yang kompeten dan menyoroti dampak fungsi partainya yang tidak efektif terhadap proses demokrasi. Studi ini memandang pemilihan presiden tidak hanya sebagai perayaan demokratis tetapi juga sebagai instrumen untuk memperdalam demokrasi di tingkat nasional, yang bertujuan untuk menciptakan pemerintahan yang efektif pasca pemilihan. Selain itu tantangan yang dihadapi oleh demokrasi Indonesia, khususnya dalam konteks pemilihan presiden 2019, menyoroti pentingnya pemangku kepentingan seperti masyarakat sipil, media, dan kekuatan masyarakat dalam memperdalam dan mengkonsolidasikan demokrasi. Serta jurnal ini berfokus pada isu-isu politik strategis yang terkait dengan politik nasional, lokal, dan internasional, menekankan tema-tema seperti demokratisasi, pemilihan umum, konflik, otonomi regional, pertahanan, keamanan, kebijakan luar negeri, dan diplomasi. Jurnal ini juga menggali aspek-aspek positif dari liberalisasi politik era pasca-reformasi, menunjukkan peningkatan pluralisme dan daya saing politik, terutama terbukti dalam politik partai-partaian dan proses pemilu.
NAMA : Elsya Gusti Lestari
NPM : 2311011014
KELAS : S1 Manajemen Genap
Analisa saya terhadap video “Demokrasi itu gaduh, tapi kenapa bertahan dan dianut banyak negara?” yaitu walau adanya sistem demokrasi disuatu negara, jangan ada yang berpolemik dan jangan ada yang membuat kegaduhan – kegaduhan. Demokrasi memang bising dan berisik, namun tetap dalam konteks koridor demokrasi yang prosedural. Namun dengan begitu kenapa masih banyak sistem demokrasi yang dipakai oleh banyak negara, karena negara dengan sistem demokrasi yang baik lebih menjaga keamanan dan kemakmuran jangka panjang, mendorong perbedaan pendapat, dan menjamin kebebasan berekspresi, serta memiliki tingkat korupsi yang rendah. Demokrasi juga dianggap sebagai alat paling efektif untuk mencapai kesetaraan, mengurangi konflik, dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Negara – negara yang menganut demokrasi cenderung memiliki skor penegakan HAM yang lebih tinggi, dan warga negara di negara – negara yang menganut demokrasi juga cenderung memiliki harapan hidup yang lebih panjang. Penyebab krisis demokrasi berkisar dari rendahnya kepercayaan terhadap pemerintah dan politisi, menurunnya keanggotaan partai politik, dan tidak jelasnya peraturan pemerintah. Dengan demikian, meskipun demokrasi seringkali diwarnai oleh konflik dan ketegangan, sistem ini tetap menjadi pilihan banyak negara karena mampu memberikan legitimasi, partisipasi, kebebasan, dan adaptabilitas dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat modern.
NAMA : Elsya Gusti Lestari
NPM : 2311011014
KELAS : S1 Manajemen Genap