Kiriman dibuat oleh Intan Eka Safitri

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Intan Eka Safitri -
Nama : Intan Eka Safitri
NPM : 2315061064
Kelas : TI D

Analisis jurnal “Hubungan Antara Hukum dan Etika dalam Politik Hukum di Indonesia”

Jurnal ini mengungkapkan bahwa perkembangan Etika. Berdasarkan jurnal ini, kita dapat mengetahui bahwa moral merupakan suatu ajaran-ajaran atau wejangan-wejangan, patokan-patokan, kumpulan peraturan, baik lisan maupun tertulis tentang bagaimana manusia harus hidup dan bertindak agar menjadi manusia yang baik. Etika adalah suatu cabang filsafat yaitu suatu pemikiran kritis dan mendasar tentang ajaran-ajaran dan pandanganpandangan moral tersebut.Jurnal ini mengungkapkan bahwa terdapat dua tahap perkembangan etika. Tahap pertama adalah etika teologi (theological ethics) yang berasal dari doktrin agama. Tahap kedua adalah etika ontologis (ontological ethics) yang merupakan perkembangan dari etika agama. Dari kedua tahap ini, etika kemudian berkembang menjadi empat sub sistem:
1. Descriptive ethics = Membahas tentang apa yang dianggap benar dan salah oleh masyarakat.
2. Normative atau prescriptive ethics = Membahas tentang apa yang seharusnya dilakukan oleh individu.
3. Applied ethics = Membahas tentang bagaimana prinsip-prinsip etika diterapkan dalam situasi nyata.
4. Meta ethics = Membahas tentang asal-usul dan makna etika itu sendiri.

Hubungan antara etika dengan hukum bisa dilihat dari 3 (tiga) dimensi yakni dimensi substansi dan wadah, dimensi hubungan keluasan cakupannya serta dimensi alasan manusia untuk mematuhi atau melanggarnya.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Intan Eka Safitri -
Nama : Intan Eka Safitri
NPM : 2315061064
Kelas : TI D

A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Menurut saya proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 sangat menghambat jalannya kegiatan belajar mengajar sebagaimana mestinya. Salah satu permasalahannya kesenjangan akses terhadap teknologi yang diperlukan untuk proses pembelajaran saat daring. Masih banyak siswa yang tidak memiliki akses perangkat dan internet yang stabil yang menyebabkan kesenjangan kualitas pembelajaran antara mahasiswa yang mampu dan yang kurang mampu. Namun ada sisi positif dari hal ini, pandemi telah mendorong inovasi dan kreativitas dalam pendidikan, speerti pengembangan platform pembelajaran, kemitraan antara sekolah dan platform teknologi, dan pengembangan strategi pembelajaran yang lebih fleksibel dan adaptif.

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Memberikan pelatihan dan pembinaan kepada para pendidik untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran jarak jauh. Hal ini dapat mencakup pengembangan strategi pembelajaran yang dapat mempromosikan pemahaman mendalam tentang Pancasila, serta memberikan pendekatan yang tepat dalam memfasilitasi diskusi dan refleksi mengenai nilai-nilai tersebut.

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
dapat dengan membentuk tim gotong royong di antara siswa untuk mengelola program pengelolaan sampah di sekitar lingkungan dengan lebih efektif. Melalui kerjasama tim, siswa dapat saling mendukung dan mengingatkan satu sama lain tentang pentingnya menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dan sehat.

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Hakikat Pancasila merujuk pada esensi atau inti dari nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, yang harus diaktualisasikan dalam setiap aspek kehidupan masyarakat. Pancasila bukan hanya sekadar seperangkat prinsip atau ajaran, tetapi juga sebuah panduan untuk pola pikir, sikap, dan perilaku yang menggarisbawahi identitas dan pandangan hidup masyarakat Indonesia.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Intan Eka Safitri -
Nama : Intan Eka Safitri
NPM : 2315061064
Kelas : TI D

Filsafat pendidikan Indonesia berakar pada nilai-nilai budaya yang terkandung pada pancasila. Pancasila merupakan dasar pandangan hidup rakyat Indonesia yang di dalamnya memuat lima sila yang menggambarkan tentang pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila adalah dasar dari pelaksanaan segala aspek kehidupan bagi bangsa Indonesia. Salah satunya adalah dalam bidang pendidikan. Pancasila sebagai suatu sistem filsafat, memiliki dasar ontologis, dasar epistemologis dan dasar aksiologis tersendiri yang membedakannya dengan sistem filsafat lain.

Prinsip - prinsip filsafat pancasila
Pancasila ditinjau dari kausal Aristoteles dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Kausa Materialis, maksudnya sebab yang berhubungan dengan materi/bahan, dalam hal ini
Pancasila digali dari nilai-nilai sosial budaya yang ada dalam bangsa Indonesia sendiri.
2. Kausa Formalis, maksudnya sebab yang berhubungan dengan bentuknya, Pancasila yang
ada dalam pembukaan UUD ’45 memenuhi syarat formal (kebenaran formal).
3. Kausa Efisiensi, maksudnya kegiatan BPUPKI dan PPKI dalam menyusun dan merumuskan
Pancasila menjadi dasar negara Indonesia merdeka.
4. . Kausa Finalis, maksudnya berhubungan dengan tujuannya, tujuan diusulkannya Pancasila
sebagai dasar negara Indonesia merdeka

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Intan Eka Safitri -
Nama : Intan Eka Safitri
NPM : 2315061064
TI D

Kesimpulan yang saya dapat dari jurnal “filsafat ilmu dan arah pengembangan pancasila relevansinya dalam mengatasi persoalan kebangsaan”, yaitu :
Filsafat ilmu sebagai dasar sebuah ilmu pengetahuan dapat mengembangkan pancasila dengan tiga cara yakni, ontologi, epistemologi, dan aksiologi.
Nilai - nilai pancasila yang terdiri dari lima sila itu sudah seharusnya mampu diimplementasikan dalam kehidupan manusia.
Filsafat ilmu dapat digunakan untuk menyelesaikan suatu persoalan kebangsaan secara ilmiah dan memperkuat pemahaman Masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila, dan tentu kehadiran filsafat diperguruaan tinggi serta dalam kehidupan Masyarakat sangatlah penting. Dalam Pancasila terdapat prinsip-prinsip mulia yang menjadi pedoman Masyarakat Indonesia. Pancasila juga dapat dijadikan dasar dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia. Dalam sistem Pancasila sebagai ajaran bangsa Indonesia harus diwujudkan dalam setiap perbuatan dan sikap sehari-hari.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Analisis Video Pembelajaran

oleh Intan Eka Safitri -
Nama : Intan Eka Safitri
Npm : 2315061064
TI D

Pancasila sebagai sistem filsafat

Pengertian filsafat menurut arti kata yaitu kata filsafat dalam Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Yunani “Philosophia” yang terdiri dari kata “phile” artinya cinta yaitu hasrat yang besar atau bersungguh- sungguh dan “sophia” kebijaksanaan, yaitu kebenaran sejati.
Aliran -aliran filsafat adalah sebagai berikut :
1. Berfilsafat rationalisme mengagungkan akal
2. Berfilsafat materialisme mengagungkan materi
3. Berfilsafat individualisme mengagungkan individualitas
4. Berfilsafat hedonisme mengagungkan kesenangan.
Manfaat mempelajari filsafat yaitu :
1. Memperoleh kebenaran yang hakiki
2. Melatih kemampuan berpikir logis
3. Melatih berpikir dan bertindak bijaksana
4. Melatih berpikir rasional dan kompeherensif
5. Menyeimbangkan antara pertimbangan dan tindakan sehingga diperoleh keselarasan menghasilakn tindakan yang bijaksana.

Filsafat pancasila dapat didefinisikan secara ringkas sebagai refleksi kritis dan rasional tentang pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh.
Pancasila sebagai sistem filsafat, “sistem” memiliki ciri-ciri yaitu suatu kesatuan bagian-bagian/ unsur / elemen/ komponen.

Wawasan filsafat meliputi bidang atau aspek penyelidikan ontologis atau ilmu yang menyelidiki hakikat sesuatu atau tentang keberadaan atau eksistensi, epistemologis atau cabang filsafat yang menyelidiki asal, syarat, susunan, dan validitas ilmu pengetahuan, dan aksiologis yaitu berasal dari kata yunani axios yang artinya nilai, manfaat, dan logos yang artinya pikiran, ilmu, atau teori.