Nama : Intan Eka Safitri
NPM : 2315061064
jurnal ini membahas peran Pancasila sebagai dasar pandangan hidup rakyat Indonesia, khususnya dalam konteks pendidikan. Menurut jurnal Filsafat Indonesia, Pancasila menjadi ideologi dan falsafah bangsa yang diusulkan oleh Bung Karno. Jurnal juga menyoroti hubungan ontologis, epistemologis, dan aksiologis Pancasila sebagai sistem filsafat.
Metode penulisan artikel ini menggunakan studi kepustakaan, menelaah sumber-sumber terkait filsafat Pancasila dalam pendidikan di Indonesia. Hal ini mencakup pemahaman hakikat Pancasila, prinsip-prinsipnya, nilai-nilainya, serta peranannya dalam pembangunan karakter bangsa.
Hasil dan pembahasan artikel menyoroti hakikat, prinsip-prinsip, dan nilai-nilai Pancasila. Filsafat Pancasila dijelaskan melalui pendekatan ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Selain itu, artikel juga membahas pengaruh Pancasila dalam pendidikan tinggi berdasarkan UU No.12 Tahun 2012. Pendidikan di Indonesia didefinisikan sebagai usaha sadar untuk mengembangkan potensi peserta didik, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Artikel kemudian memasuki pembahasan tentang karakter, di mana karakter diartikan sebagai serangkaian sikap, perilaku, motivasi, dan keterampilan. Pancasila dijelaskan sebagai dasar ontologis untuk karakter, dengan fokus pada ke-Tuhanan, kemanusiaan, kesatuan, kerakyatan, dan keadilan. Selain itu, artikel mengeksplorasi metode pendidikan karakter dan hubungannya dengan filsafat Pancasila.
Selanjutnya, artikel membahas filsafat Pancasila dalam konteks pendidikan di Indonesia. Pendidikan dianggap sebagai usaha sadar dan terencana untuk membantu perkembangan potensi anak. Filsafat pendidikan Indonesia diakar pada nilai-nilai Pancasila, yang diinterpretasikan sebagai pedoman moral dan etika dalam proses pendidikan.
Terakhir, artikel membahas peran Pancasila dalam membentuk bangsa berkarakter. Karakter dijelaskan sebagai bawaan, hati, jiwa, kepribadian, dan nilai-nilai yang ditanamkan melalui pendidikan. Pancasila dianggap sebagai landasan ontologis yang mendukung hubungan antara negara dan warga negara, dengan pendidikan sebagai sarana untuk mencapai tujuan bersama.
NPM : 2315061064
jurnal ini membahas peran Pancasila sebagai dasar pandangan hidup rakyat Indonesia, khususnya dalam konteks pendidikan. Menurut jurnal Filsafat Indonesia, Pancasila menjadi ideologi dan falsafah bangsa yang diusulkan oleh Bung Karno. Jurnal juga menyoroti hubungan ontologis, epistemologis, dan aksiologis Pancasila sebagai sistem filsafat.
Metode penulisan artikel ini menggunakan studi kepustakaan, menelaah sumber-sumber terkait filsafat Pancasila dalam pendidikan di Indonesia. Hal ini mencakup pemahaman hakikat Pancasila, prinsip-prinsipnya, nilai-nilainya, serta peranannya dalam pembangunan karakter bangsa.
Hasil dan pembahasan artikel menyoroti hakikat, prinsip-prinsip, dan nilai-nilai Pancasila. Filsafat Pancasila dijelaskan melalui pendekatan ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Selain itu, artikel juga membahas pengaruh Pancasila dalam pendidikan tinggi berdasarkan UU No.12 Tahun 2012. Pendidikan di Indonesia didefinisikan sebagai usaha sadar untuk mengembangkan potensi peserta didik, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Artikel kemudian memasuki pembahasan tentang karakter, di mana karakter diartikan sebagai serangkaian sikap, perilaku, motivasi, dan keterampilan. Pancasila dijelaskan sebagai dasar ontologis untuk karakter, dengan fokus pada ke-Tuhanan, kemanusiaan, kesatuan, kerakyatan, dan keadilan. Selain itu, artikel mengeksplorasi metode pendidikan karakter dan hubungannya dengan filsafat Pancasila.
Selanjutnya, artikel membahas filsafat Pancasila dalam konteks pendidikan di Indonesia. Pendidikan dianggap sebagai usaha sadar dan terencana untuk membantu perkembangan potensi anak. Filsafat pendidikan Indonesia diakar pada nilai-nilai Pancasila, yang diinterpretasikan sebagai pedoman moral dan etika dalam proses pendidikan.
Terakhir, artikel membahas peran Pancasila dalam membentuk bangsa berkarakter. Karakter dijelaskan sebagai bawaan, hati, jiwa, kepribadian, dan nilai-nilai yang ditanamkan melalui pendidikan. Pancasila dianggap sebagai landasan ontologis yang mendukung hubungan antara negara dan warga negara, dengan pendidikan sebagai sarana untuk mencapai tujuan bersama.