Nama : Nadjwa Tasya Safira
Kelas : TI D
NPM : 2315061024
Analisis jurnal yang saya dapat pahami adalah :
Peran media massa dalam penanaman nilai-nilai Pancasila dan kontrol sosial untuk menekan kejahatan di Indonesia. Penelitian menunjukkan bahwa media massa belum sepenuhnya menjalankan praktik nilai-nilai Pancasila dalam diizinkan sebagai kontrol sosial. Meskipun media massa dianggap sebagai sarana penting bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, penulis menekankan bahwa media massa hanya memuat berita sebagai pemuas informasi tanpa menanamkan pembentukan pribadi sosial yang berjiwa Pancasila.
Pemanfaatan media massa dalam bentuk media cetak dan media elektronik, serta peran strategi media massa dalam mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap hukum. Media massa juga didefinisikan memiliki fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Massa media memiliki kontribusi penting dalam pengendalian sosial dan pencegahan kejahatan di Indonesia. Media massa dapat memberikan informasi yang penting bagi masyarakat untuk memahami isu-isu kejahatan dan mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap hukum. Selain itu, media massa juga dapat memainkan peran sebagai kontrol sosial dengan mengungkap kasus-kasus kejahatan, modus operandi kejahatan, serta memberitakan penanganan tindak pidana oleh lembaga penegak hukum secara objektif. Dengan demikian, media massa dapat membantu dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kejahatan dan mempengaruhi perilaku masyarakat untuk tidak melakukan kejahatan. Namun perlu diingat bahwa massa media juga harus memperhatikan etika jurnalisme dan memegang teguh nilai-nilai Pancasila dalam menyajikan berita hukum.
Pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat Indonesia melalui media massa, terutama dalam penanggulangan tindak pidana korupsi. Meskipun massa media dapat membantu mengembalikan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum, penulis menekankan perlunya memperhatikan etika jurnalisme dalam menyajikan berita hukum agar tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga mengedukasi masyarakat. Pengawasan terhadap pemberitaan konstruksi dilakukan oleh Komisi Penyiaran Independen, namun masih terdapat berita yang menyebarkan dan tidak sesuai dengan fakta, yang dapat melanggar nilai-nilai Pancasila.
Dapat disimpulkan menyoroti pentingnya peran media massa dalam penanaman nilai-nilai Pancasila dan kontrol sosial, sambil menekankan perlunya memperhatikan etika jurnalisme dan memegang teguh nilai-nilai Pancasila dalam menyajikan berita hukum.
Kelas : TI D
NPM : 2315061024
Analisis jurnal yang saya dapat pahami adalah :
Peran media massa dalam penanaman nilai-nilai Pancasila dan kontrol sosial untuk menekan kejahatan di Indonesia. Penelitian menunjukkan bahwa media massa belum sepenuhnya menjalankan praktik nilai-nilai Pancasila dalam diizinkan sebagai kontrol sosial. Meskipun media massa dianggap sebagai sarana penting bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, penulis menekankan bahwa media massa hanya memuat berita sebagai pemuas informasi tanpa menanamkan pembentukan pribadi sosial yang berjiwa Pancasila.
Pemanfaatan media massa dalam bentuk media cetak dan media elektronik, serta peran strategi media massa dalam mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap hukum. Media massa juga didefinisikan memiliki fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Massa media memiliki kontribusi penting dalam pengendalian sosial dan pencegahan kejahatan di Indonesia. Media massa dapat memberikan informasi yang penting bagi masyarakat untuk memahami isu-isu kejahatan dan mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap hukum. Selain itu, media massa juga dapat memainkan peran sebagai kontrol sosial dengan mengungkap kasus-kasus kejahatan, modus operandi kejahatan, serta memberitakan penanganan tindak pidana oleh lembaga penegak hukum secara objektif. Dengan demikian, media massa dapat membantu dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kejahatan dan mempengaruhi perilaku masyarakat untuk tidak melakukan kejahatan. Namun perlu diingat bahwa massa media juga harus memperhatikan etika jurnalisme dan memegang teguh nilai-nilai Pancasila dalam menyajikan berita hukum.
Pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat Indonesia melalui media massa, terutama dalam penanggulangan tindak pidana korupsi. Meskipun massa media dapat membantu mengembalikan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum, penulis menekankan perlunya memperhatikan etika jurnalisme dalam menyajikan berita hukum agar tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga mengedukasi masyarakat. Pengawasan terhadap pemberitaan konstruksi dilakukan oleh Komisi Penyiaran Independen, namun masih terdapat berita yang menyebarkan dan tidak sesuai dengan fakta, yang dapat melanggar nilai-nilai Pancasila.
Dapat disimpulkan menyoroti pentingnya peran media massa dalam penanaman nilai-nilai Pancasila dan kontrol sosial, sambil menekankan perlunya memperhatikan etika jurnalisme dan memegang teguh nilai-nilai Pancasila dalam menyajikan berita hukum.