Kiriman dibuat oleh Nadjwa Tasya Safira

Nama : Nadjwa Tasya Safira
NPM : 2315061024
Kelas : PSTI D

Analisis saya terhadap jurnal ini adalah pentingnya nilai-nilai demokrasi dalam pemilihan kepala daerah di Indonesia, yang didasarkan pada sila keempat Pancasila. Nilai-nilai demokrasi seperti permusyawaratan, kejujuran, dan kedaulatan rakyat menjadi landasan yang vital dalam memperkuat sistem demokrasi di negara ini. Pentingnya menyelaraskan proses pemilihan umum dengan nilai-nilai Pancasila adalah suatu hal yang tidak dapat diabaikan. Hal ini tidak hanya mencerminkan prinsip negara hukum dan demokrasi, tetapi juga memastikan bahwa partisipasi rakyat dan media sosial akomodasi dengan baik dalam proses tersebut. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 menjadi landasan hukum yang mengatur pemilihan umum di Indonesia, dan memastikan bahwa prinsip demokrasi dan nilai-nilai Pancasila dijunjung tinggi.

Melalui pemilihan umum di tingkat daerah, prinsip-prinsip demokrasi seperti partisipasi aktif rakyat, pengambilan keputusan secara musyawarah, dan keadilan dalam proses politik tercermin dalam praktiknya. Pemilihan umum daerah adalah sarana utama di mana warga negara dapat mengekspresikan kehendak politik mereka dan memilih pemimpin yang mewakili kepentingan dan aspirasi mereka. Dengan demikian, demokrasi dalam pemilihan umum daerah tidak hanya memperkuat sistem demokrasi secara keseluruhan, tetapi juga memastikan terwujudnya keadilan sosial yang menjadi nilai inti dari Pancasila.

Selain itu, perlunya politik partai yang mencerminkan nilai-nilai demokrasi Pancasila juga menjadi sorotan penting. Hal ini mengindikasikan bahwa tidak hanya proses pemilihan umum yang harus memperhatikan nilai-nilai demokrasi, tetapi juga partai politik sebagai aktor utama dalam sistem politik Indonesia.
Namun, perlu diwaspadai dampak signifikan dari kampanye media dan penggunaan media sosial terhadap proses demokrasi. Meskipun media sosial dapat menjadi saluran komunikasi yang efektif, risiko seperti penyebaran informasi palsu dan promosi kebencian bisa merusak integritas proses demokrasi. Oleh karena itu, pengawasan dan pengendalian terhadap penggunaan media sosial menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa proses demokrasi tetap sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Dalam keseluruhan analisis, dapat disimpulkan bahwa pentingnya nilai-nilai demokrasi dalam pemilihan kepala daerah di Indonesia sangatlah besar. Melalui penerapan nilai-nilai demokrasi dalam Pancasila, negara ini dapat menciptakan pemerintahan yang demokratis dan berdikari, serta mencegah konflik sosial dan disintegrasi bangsa.