Nama : Tri Septiani
NPM : 2315061036
Kelas : TI D
Analisis Soal menurut pendapat dan pemikiran Saya adalah;
A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Menurut pendapat Saya pendidikan pada masa pandemi covid-19 tidak berjalan kondusif. Di mana dengan pendidikan jarak jauh banyak siswa yang makin malas, banyak yang makin mengandalkan internet dalam mencari jawaban tugas. Dengan sistem pembelajaran di masa pandemi covid-19 menimbulkan kesenjangan. Di mana dengan sistem ini butuh alat komunikasi seperti handphone untuk kelancaran proses pembelajaran. Namun, dapat kita lihat ekonomi di Indonesia masih belum merata, serta hal ini menjadi kendala. Kemudian, jika membicarakan pembelajaran jarak jauh secara online maka membutuhkan jaringan internet yang lancar. Namun, kita juga mengetahui kalau internet di Indonesia masih terbilang belum merata. Hal ini menjadikan kesenjangan dalam penerimaan jaringan internet dan dapat menghambat dalam proses pembelajaran jarak jauh. Dari permasalahan di atas, akan muncul dampak negatif di mana anak dari keluarga yang kurang mampu yang memiliki keterbatasan akses dan alat untuk menunjang Pembelajaran Jarak Jauh memutuskan untuk berhenti atau putus sekolah. Dengan begitu semakin menambah angka putus sekolah.
B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Menurut Saya caranya adalah di pahami terlebih dahulu permasalahan dan kendalanya, serta dalam hal ini jangan hanya mengambil sampel namun perlu dicek semuanya agar tercipta keadilan. Kemudian menurut Saya adalah, dalam PJJ misalnya terdapat kendala kuota internet dan pemerintah memberikan kuota internet kepada seluruh siswa dengan jumlah yang sama. Kemudian untuk kendala tidak adanya alat komunikasi mungkin sekolah dapat membantu dengan cara siswa tersebut bisa datang ke sekolah dan memanfaatkan fasilitas laptop sekolah dan WIFI sekolah, karena Saya rasa yang memiliki kendala hal seperti ini juga tidak banyak. Kemudian juga dalam kendala materi pelajaran, pemerintah bisa memberikan secara gratis materi pembelajarannya.
C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasila, seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Menurut Saya contoh kasus yang berkaitan dengan hal diatas yaitu;
• Jujur, contohnya bicara apa adanya sesuai fakta
• Disiplin, memanage waktu dengan baik agar dalam kegiatan yang hendak kita lakukan bisa tepat waktu dan tidak menunda nunda dalam melakukan kegiatan.
• Tanggung Jawab, jika dipercaya di beri tugas harus benar-benar di laksanakan dan dikerjakan sebaik-baiknya. Serta jika melakukan kesalahan beranilah untuk mengakui kesalahan karena hal itu wujud sebuah tanggung jawab.
• Peduli, Santun, dan Ramah Lingkungan. Contohnya dalam kehidupan sehari hari kita menyapa tetangga, memyapa civitas kampus, dan peduli terhadap lingkungan ataupun kebersihan sekitar kita.
• Gotong Royong dan cinta damai sendiri contohnya bisa berupa kerja sama antar warga misal terdapat 2 suku berbeda di sebuah kampung, dengan gotong royong membangun kesatuan sehingga tercapai kedamaian.
Terkait contoh-contoh diatas penjelasan pribadi menurut Saya yaitu, hal ini di implementasikan dari nilai-nilai sila pancasila. Jadi dapat kita liat bahwa dengan mengimplementasikan Pancasila sendiri segala sesuatunnya mencakup dalam pola perilaku kita. Yang mana jika kita mengimplementasikan nilai-nilai dari sila Pancasila maka segala sesuatunya berlandaskan dan sesuai dengan budaya bangsa.
D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Hakekat Pancasila sendiri adalah nilai atau esensi dari sila-sila Pancasila itu sendiri. Kemudian pengaktualisasian nilai-nilai sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku dalam masyarakat yaitu bagaimana kita menerapkan pola pikir, sikap dan bermasyarakat dengan mengimplementasikan nilai-nilai dari Pancasila itu sendiri. Hal ini sama saja segala sesuatunya berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila.
NPM : 2315061036
Kelas : TI D
Analisis Soal menurut pendapat dan pemikiran Saya adalah;
A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Menurut pendapat Saya pendidikan pada masa pandemi covid-19 tidak berjalan kondusif. Di mana dengan pendidikan jarak jauh banyak siswa yang makin malas, banyak yang makin mengandalkan internet dalam mencari jawaban tugas. Dengan sistem pembelajaran di masa pandemi covid-19 menimbulkan kesenjangan. Di mana dengan sistem ini butuh alat komunikasi seperti handphone untuk kelancaran proses pembelajaran. Namun, dapat kita lihat ekonomi di Indonesia masih belum merata, serta hal ini menjadi kendala. Kemudian, jika membicarakan pembelajaran jarak jauh secara online maka membutuhkan jaringan internet yang lancar. Namun, kita juga mengetahui kalau internet di Indonesia masih terbilang belum merata. Hal ini menjadikan kesenjangan dalam penerimaan jaringan internet dan dapat menghambat dalam proses pembelajaran jarak jauh. Dari permasalahan di atas, akan muncul dampak negatif di mana anak dari keluarga yang kurang mampu yang memiliki keterbatasan akses dan alat untuk menunjang Pembelajaran Jarak Jauh memutuskan untuk berhenti atau putus sekolah. Dengan begitu semakin menambah angka putus sekolah.
B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Menurut Saya caranya adalah di pahami terlebih dahulu permasalahan dan kendalanya, serta dalam hal ini jangan hanya mengambil sampel namun perlu dicek semuanya agar tercipta keadilan. Kemudian menurut Saya adalah, dalam PJJ misalnya terdapat kendala kuota internet dan pemerintah memberikan kuota internet kepada seluruh siswa dengan jumlah yang sama. Kemudian untuk kendala tidak adanya alat komunikasi mungkin sekolah dapat membantu dengan cara siswa tersebut bisa datang ke sekolah dan memanfaatkan fasilitas laptop sekolah dan WIFI sekolah, karena Saya rasa yang memiliki kendala hal seperti ini juga tidak banyak. Kemudian juga dalam kendala materi pelajaran, pemerintah bisa memberikan secara gratis materi pembelajarannya.
C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasila, seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Menurut Saya contoh kasus yang berkaitan dengan hal diatas yaitu;
• Jujur, contohnya bicara apa adanya sesuai fakta
• Disiplin, memanage waktu dengan baik agar dalam kegiatan yang hendak kita lakukan bisa tepat waktu dan tidak menunda nunda dalam melakukan kegiatan.
• Tanggung Jawab, jika dipercaya di beri tugas harus benar-benar di laksanakan dan dikerjakan sebaik-baiknya. Serta jika melakukan kesalahan beranilah untuk mengakui kesalahan karena hal itu wujud sebuah tanggung jawab.
• Peduli, Santun, dan Ramah Lingkungan. Contohnya dalam kehidupan sehari hari kita menyapa tetangga, memyapa civitas kampus, dan peduli terhadap lingkungan ataupun kebersihan sekitar kita.
• Gotong Royong dan cinta damai sendiri contohnya bisa berupa kerja sama antar warga misal terdapat 2 suku berbeda di sebuah kampung, dengan gotong royong membangun kesatuan sehingga tercapai kedamaian.
Terkait contoh-contoh diatas penjelasan pribadi menurut Saya yaitu, hal ini di implementasikan dari nilai-nilai sila pancasila. Jadi dapat kita liat bahwa dengan mengimplementasikan Pancasila sendiri segala sesuatunnya mencakup dalam pola perilaku kita. Yang mana jika kita mengimplementasikan nilai-nilai dari sila Pancasila maka segala sesuatunya berlandaskan dan sesuai dengan budaya bangsa.
D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Hakekat Pancasila sendiri adalah nilai atau esensi dari sila-sila Pancasila itu sendiri. Kemudian pengaktualisasian nilai-nilai sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku dalam masyarakat yaitu bagaimana kita menerapkan pola pikir, sikap dan bermasyarakat dengan mengimplementasikan nilai-nilai dari Pancasila itu sendiri. Hal ini sama saja segala sesuatunya berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila.