Kiriman dibuat oleh Syahrul Ghufron Al Hamdan

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Syahrul Ghufron Al Hamdan -
Nama : Syahrul Ghufron Al Hamdan
NPM : 2315061063
Kelas : PSTI C


Analisis saya mengenai jurnal yang berjudul Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Melalui Kontrol Sosial Oleh Media Massa Untuk Menekan Kejahatan Di Indonesia" yaitu seperti yang kita ketahui Pancasila merupakan dasar dan pedoman bagi bangsa Indonesia dalam bernegara dan beretika maka dari itu semua hal harus selalu berkaitan dan sesuai dengan nilai-nilai yang ada didalam Pancasila. Lalu ketika membahas media massa, maka akan terkait juga dengan pers. Definisi dari media massa apabila ditelusuri dari kata “media” sendiri berarti alat, corong, instrumen, sarana, wahana. Sedangkan kata “massa” berarti agregat, jasad, kawula, pengikut, publik, substansi. Sementara pengertian “media massa” sendiri adalah sarana dan saluran resmi sebagai alat komunikasi untuk menyebarkan berita dan pesan kepada masyarakat luas. Media massa memiliki keterkaitan yang erat dengan masyarakat. Bahkan dalam sistem sosial, media massa menjadi salah satu institusi sosial yang memiliki potensi dan efek yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat, sebagai sumber kekuatan perubahan yang dapat mempengaruhi kehidupan sosial politik. Sebaliknya, media massa memiliki ketergantungan terhadap kehidupan politik. Kajian mengenai media massa senantiasa berkaitan dengan sistem politik, ekonomi, sosial dan budaya yang berkembang Media massa memiliki keterkaitan yang erat dengan masyarakat. Bahkan dalam sistem sosial, media massa menjadi salah satu institusi sosial yang memiliki potensi dan efek yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat, sebagai sumber kekuatan perubahan yang dapat mempengaruhi kehidupan sosial politik. Sebaliknya, media massa memiliki ketergantungan
terhadap kehidupan politik. Kajian mengenai media massa senantiasa berkaitan dengan sistem politik, ekonomi, sosial dan budaya yang berkembang.

Pasca era reformasi, muncul revolusi informasi sebagai akibat euforia jurnalisme seiring lahirnya regulasi di bidang kebebasan pers sebagaimana adanya Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Namun di sisi lain, akibat perkembangan masyarakat dan kian pesatnya kemajuan teknologi telah menimbulkan persoalan hukum karena sebagian regulasi media belum ada pengaturannya, padahal hukum mengatur untuk menyelesaikan persoalan yang mengemuka. 62 Adanya teknologi informasi ketika internet menjadi medium baru pada bulan Januari 1998, karena saat Matt Drudge mempublikasikan bahwa Newsweek telah menyembunyikan berita kasus Presiden Bill Clinton dengan Monica Lewinsky di Gedung Putih sehingga pamor internet sebagai sumber berita meningkat. Pengamalan nilai-nilai Pancasila oleh media massa dalam menerapkan fungsi kontrol sosial di Indonesia khususnya belum terlaksana secara
menyeluruh. Berita yang diedarkan kepada khalayak ramai seringkali tidak sesuai dengan fakta dan disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tanpa menelusuri kembali berita dan sumber berita tersebut, masyarakat justru mempercayai hal tersebut.

Oleh karena itu pentingnya peran media massa dalam berpartisipasi untuk mencegah dan mengurangi tindak kejahatan yang ada di Indonesia dengan menyertai nilai-nilai yang terkandung didalam pancasila untuk membentuk karakter dan kepribadian yang sejalan dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Nama : Syahrul Ghufron Al Hamdan
NPM : 2315061063
Kelas : PSTI C

a. Menurut saya sendiri untuk menjawab sistem etika prilaku politik saat ini tentu melibatkan pertimbangan nilai dan sistem etika, serta kaitannya dengan nilai-nilai Pancasila. Penting untuk diingat bahwa pandangan terhadap etika politik dapat bervariasi, dan penilaian terhadap kesesuaian dengan nilai-nilai Pancasila bisa bersifat subjektif. Menurut saya sendiri masih banyak etika dari pelaku poltik saat ini yang masih belum mencerminkan dan sesui dengan nilai-nilai pancasila banyak kasus-kasus seperti korupsi bahkan tindakan kriminal lainnya jadi hal tersebut membuat diri saya merasa bahwa sistem etika perilaku politik saat belum sesuai sepenuhnya dengan nilai-nilai pancasila.

b. Menurut pandangan saya sendiri kita sebagai warga Negara Indonesia khususnya generasi muda harusla memiliki dan mencerminkan nilai-nilai etika yang seusai dengan pancasila namun beberapa saat ini masih banyak yang bertentangan dengan hal tersebut saya ambil salah satu contohnya yaitu Generasi muda saat ini masih sering terpapar pada pengaruh global melalui internet dan media sosial. Hal ini dapat menciptakan tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai lokal. Untuk mengatasi dan mengurangi hal-hal tersebut solusi yang saya dapatkan yaitu dengan Mendorong penggunaan teknologi dengan bijak dan bertanggung jawab. Pembatasan waktu layar dan edukasi tentang dampak dari penggunaan sosial media agar tidak melenceng dari nilai-nilai pancasila. Serta meningkatkan peran kita sebagai sesama warga Indonesia untuk saling mengingatkan satu sama lain.
Nama : Syahrul Ghufron Al Hamdan
NPM : 2315061063
Kelas : PSTI C

Hasil analisis saya dari jurnal yang berjudul "Hubungan Antara Hukum dan Etika dalam Politik Hukum di Indonesia" pertama pengertian dari etika, etika berasal dari bahasa yunani "ethos" yang berarti watak atau adat Etika berkaitan dengan dasar-dasar filosofis dalam hubungan dengan tingkah laku manusia. dengan pandangan hidup, serta filsafat hidup dari masyarakat tertentu,kemudian pengertian mengenai politik hukum berdasarkan pendapat dari 11 ahli hukum yang terdapat didalam jurnal terdapat setidaknya 3 ciri yang sama yaitu dalam politik hukum yakni kebijakan dasar yang memuat arah kemana hukum akan dibawa, dibuat oleh penguasa (pihak berwenang), pembuatan hukum dilakukan dengan cara memilih nilai-nilai yang berkembang di masyarakat yang disepakati bersama dan kemudian dituangkan dalam norma untuk mengkaidahi perilaku bersama, dan bersifat constituendum yang memuat hukum ideal atau cita hukum yang akan diberlakukan.

Hubungan antara etika dengan hukum bisa dilihat dari 3 (tiga) dimensi yakni dimensi substansi dan wadah, dimensi hubungan keluasan cakupannya serta dimensi alasan manusia untuk mematuhi atau melanggarnya. Jimly Asshiddiqie, mengibaratkan hubungan antara hukum dengan etika dengan memberi catatan agama sebagai ruh/jiwa dari kedua hal tersebut dengan ilustrasi nasi bungkus,hukum
sebagai bungkusnya,nasi beserta lauknya adalah etikanya, dan zat protein, vitamin , dan unsur-unsur terkandung lainnya sebagai agama yang merupakan asal-usul dari keduanya (etika dan hukum). Dimensi ketiga cakupan luasan atas hubungan etik dan hukum dimana etika lebih luas dari hukum, karena itu setiap pelanggaran hukum pasti merupakan pelanggaran etik, singkat kata pelanggaran hukum adalah pelanggaran etik. Namun tidak demikian sebaliknya, pebuatan yang dianggap meanggar etik belum tentu melanggar hukum. Jika etika diibaratkan sebagai samudera maka kapalnya adalah hukum sebagaimana ditegaskan Ketua Mahkamah Agung Earl Warren

Jadi dari jurnal tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan nilai etika begitu penting terutama pada politik hukum di indonesia.
Nama : Syahrul Ghufron Al Hamdan
NPM : 2315061063
Kelas : PSTI C

Dari Vidio tersebut hasil analisis yang saya dapatkan yaitu Pancasila sebagai sistem etika dalam cabang filsafat dijabarkan dari sila-sila Pancasila untuk mengatur perilaku kehidupan bermasyarakat, bernegara, dan berbangsa.

Nilai-nilai yang terkandung dalam etika Pancasila yang pertama ada sila ketuhanan yang mengandung dimensi moral berupa nilai spritual serta mendekatkan diri kepada Tuhan, yang kedua ada sila kemanusiaan yang mengandung makna bahwa kita sebagai masyarakat Indonesia harus memiliki rasa kemanusiaan didalam diri kita agar tercipta peningkatan kualitas kemanusiaan dalam pergaulan antara sesama, yang ketiga ada sila persatuan yang mengandung dimensi nilai solidaritas dan rasa cinta tanah air, yang keempat ada sila kerakyatan mengandung nilai berupa sikap menghargai dan mau mendengarkan pendapat orang lain, yang kelima ada sila keadilan mengandung dimensi nilai mau peduli atas nasib orang lain.

Urgensi Pancasila dalam sistem etika yang berarti kita sebagai warga Indonesia mengharuskan menepatkan Pancasila sebagai sumber moral dan inspirasi bagi pemandu sikap tindakan dan keputusan, Pancasila juga memberikan pedoman bagi setiap masyarakat dalam tata pergaulan lokal,nasional maupun internasional dan yang terakhir Pancasila menjadi dasar analisis berbagai kebijakan agar tidak keluar dari semangat bernegara dan berjiwa Pancasila.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Syahrul Ghufron Al Hamdan -
Nama : Syahrul Ghufron Al Hamdan
NPM : 2315061063
Kelas : PSTI C

Analisis Soal
A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Menurut saya pendidikan ditengah pandemi covid 19 sangat tidak kondusif karena pada saat itu semuanya terjadi secara mendadak dan kami para siswa sangat terkena dampaknya terutama pada aspek pendidikan yang menngharuskan kami belajar secara daring, ketika belajar secara daring kami sebagai siswa pada saat itu tidak hanya dapat mengandalkan pembelajaran dari para guru secara daring karena dari yang saya rasakan sendiri ketika kita melakukan pembbelajaran secara daring sangatla berbeda dengan kita pada saat melakukan pembelajaran secara tatap muka dimana kita bisa lebih leluasa dan mendapatkan materi secara langsung, maka dari itu banyak saya dan teman-teman saya yang pada akhirnya sama sekali tidak paham dengan materi yang kami pelajari, permasalahan lain yang saya rasakan pada saat itu juga yaitu akses belajar yang susah di dapatu seperti alat elektronik yang dibutuhkan dan kouta internet yang harus selalu ada, lalu sinyal internet yang harus tersedia, terutama teman-teman yang kurang mampu dan yang tinggal di desa-desa banyak merasakan kesusahan tersebut.

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Ada beberapa hal yang perlu di benahi seperti melakukan sosialisa kepada guru dan murid mengenai pembelajaran secara daring, lalu perlunya dukungan penuh dari pemerintah akan kebutuhan yang harus dipenuhi agar dapat memaksimalkan pendidikan di tengah pandemi seperti pemerataan akses internet dan pendidikan karena banyak desa-desa yang masih sangat kesusahan akan akses internet dan akses untuk melakukan pembelajaran secara darig, lalu pemerintah juga harus membuat program pembelajaran yang menarik dan efektif bagi siswa-siwa karena banyak siswa yang kadang merasa malas dan tidak tertarik akan pembelajaraan secara daring,
selanjutnya peran orang tua untuk selalu mengawasi dan memberikan semangat kepada anak-anaknya agar melakukan pembelajaran dengan semangat serta selalu mematuhi protokol kesehatan ketika keluar rumah, jadi untuk mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan kita harus bersatu dan semua orang bertindak serta saling bekerjasama di tengah susahnya pandemi yang sedang terjadi.

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Contoh kasus yang ada dilingkkungan saya yaitu seperti jujur dalam melakukan sesuatu seperti ketika melaksanakan ujian kita harus jujur dan tidak mencontek, lalu disiplin serta bertanggug jawab ketika kita berada disebuah tempat seperti menaati aturan yang ada dan juga bertanggung jawab atas segala perbuatan dan tingkah laku sendiri, lalu ada santun dan ramah lingkungan yaitu kita sebagai mahasiswa harusla memiliki sopan santun terhadap dosen dan juga ramah lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya dan peduli akan ,ingkungan disekitar kita, lalu yang terakhir gotong royong dan cinta damai yaitu godong royong sendiri merupakan budaya yang ada diindonesia yaitu melakukan sesuatu secara bersama-sama dan saling tolong menolong untuk menyelesaikan masalah selanjutnya cinta damai yaitu kita harus selalu bisa berdamai dengan sesama dengan cara tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain atau tindakan seperti rasis terharap orang lain. Dengan adanya nilai-nilai tersebut dalam kehiudpan disekitar kita maka terciptalah lingkungan yang positif dan bejalan sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam pancasila.

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Seperti yang kita ketahui bahwa pancasila merupakan dasar bernegara dan ideologi bangsa indonesia yang memberikan pedoman berpikir, berprilaku, serta bertindak maka dari itu hal wajib bagi kita bangsa indonesia mengimplementasikan nilai-nilai yang ada pada pancasila kedalam kehidupan kita sehari-hari agar terciptanya masyarakat yang harmonis yang saling menghormati, menjaga martabat, dan berlaku adil terhadap sesama.