Kiriman dibuat oleh Syahrul Ghufron Al Hamdan

Nama : Syahrul Ghufron Al Hamdan
NPM : 2315061063
Kelas : PSTI C

Hasil analisis saya mengenai jurnal yang berjudul “Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi” adalah didalam jurnal tersebut membahas tentang pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian pancasila seperti yang kita ketahui diera globalisasi saat ini mendorong munculnya berbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung. Pengaruh globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lain. Globalisasi akan membawa perspektif baru tentang konsep “Dunia Tanpa Tapal Batas” yang saat ini diterima sebagai realita masa depan yang akan mempengaruhi perkembangan budaya. Kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya.

Peran dari mata kuliah pengembangan kepribadian pancasila adalah sebagai sarana untuk memberikan pembelajaran dan pedoman bagi bangsa Indonesia untuk mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideology dan dasar Negara Republik Indonesia. Didalam jurnal tersebut juga terdapat penilitian Dengan melibatkan 103 mahasiswa melalui proporsional cluster random sampling, hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, responden mengalami perkembangan positif dalam kepribadian Pancasila. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini dapat menyikapi perkembangan Iptek dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat pada indikatornya hasil kuisioner dengan skor di atas 80. Menurut responden Kemajuan teknologi saat ini harus digunakan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Perkembangan Iptek yang ada dimanfaatkan untuk mempermudah proses belajar, untuk bertransaksi dan berbisnis dalam bidang bidang perdagangan. Responden dalam penelitian ini akan melakukan penyaringan terhadap semua informasi yang masuk melalui media sosial, memblokir teman atau situs yang sering menampilkan konten pornografi dan kekerasan di media sosial dan menggunakan bahasa yang santun saat berkomentar terhadap suatu peristiwa baik di media online maupun di sosial media.
Nama : Syahrul Ghufron Al Hamdan
NPM : 2315061063
Kelas : PSTI C


Hasil Analisis saya mengenai Vidio singkat yang berjudul "Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK"
adalah yang pertama makna IPTEK itu tersendiri yaitu iptek
adalah hasil karya manusia. karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. IPTEK tersebut ada saja memanfaatkannya untuk kepentingan tertentu baik yang berdampak positif maupun negatif

pada dasarnya Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung didalam Pancasila sangat penting dalam perkembangan IPTEK saat ini. maka dari itu pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK dirangkum sebagai berikut.

1. Sila Ketuhanan.
mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. jadi semua yang kita lakukan harus dipertimbangkan maksud dan akibatnya sesuai dengan nilai ketuhanan yang maha esa.

2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradap.
memberikan dasar-dasar moralitas dalam pengembangan IPTEK kita harusla beradap dan bermoral.

3. Sila Persatuan Indonesia.
mengharuskan pengembangan IPTEK dapat menjadi faktor pengembangan rasa nasionalisme bagi bangsa Indonesia.

4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan daalam Permusyawaratan Perwakilan.
mendasari IPTEK secara demokratis dan memberikan kebebasan bagi orang lain untuk berpendapat serta terbuka untuk dikritik dan dikaji ulang bahkan dibandingkan dengan penemuan lain.

5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
mengimplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjadi keseimbangan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.