གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Delon 2315061131

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

Delon 2315061131 གིས-
Nama: Delon
NPM: 2315061131
PSTI C

A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Menurut pendapat saya mengenai proses pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi Covid-19 menjadi masalah bagi semua orang baik itu dari pelajar, guru maupun orang tua ikut terlibat dalam masalah ini. Pembelajaran Daring merupakan pembelajaran yang di terapkan selama masa pandemi Covid-19 guna meminimalisir terjadi nya kontak langsung. Dengan metode ini siswa hanya dapat berkomunikasi dengan guru melalui layar komputer. Banyak siswa yang mengatakan pembelajaran daring kurang efektif karena siswa tidak dapat berinteraksi langsung dengan guru. Komunikasi secara tidak langsung membuat para siswa kesulitan apabila terdapat materi yang kurang di mengerti. Saat mereka meminta bantuan kepada orang tua banyak orang tua yang sibuk dengan pekerjaannya dan banyak juga dari orang tua yang keterbatasan ilmu sehingga tidak bisa membantu anaknya dalam menyelesaikan tugas sekolahnya. Tidak hanya masalah tugas tetapi para siswa harus membekali Smartphonenya dengan kondisi jaringan internet yang stabil. Tak jarang pembelajaran daring juga membuat pelajar stress sebab mereka di tuntut untuk memahami pelajaran hanya melalui media elektronik.

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Pengefektifan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi Covid-19 Pemerintah dapat menumbuhkan semangat belajar kepada murid-murid dengan tetap mematuhi protokol kesehatan melalui zoom meeting. Pemerintah juga dapat memberikan penyuluhan atau pendidikan tentang pentingnya pendidikan dan untuk mempertahankan nilai moral dengan cara tidak menyontek. Selain itu langkah pembelajaran yang dapat mengarahkan pada impelementasi nilai-nilai pancasila melalui penguatan pendidikan karakter yaitu dengan pendampingan oleh orang tua sehingga dapat mengoptimalkan perannya dalam mendampingi peserta didik belajar di rumah. Hal ini akan berdampak dengan sikap dan perubahan tingkah laku peserta didik pada capaian nilai-nilai utama karakter yaitu religius, gotong royong, integritas, kemandirian dan nasionalis.

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Sebagai contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, kita dapat melihat inisiatif masyarakat setempat dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka selama pandemi. Ini mencerminkan nilai-nilai Pancasila seperti peduli, gotong royong, dan tanggung jawab. Masyarakat bekerja sama untuk membersihkan lingkungan mereka dari sampah dan menjaga kebersihan jalanan. Tindakan ini tidak hanya memperbaiki lingkungan fisik tetapi juga memupuk semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Ini berarti bahwa setiap gerak langkah bangsa dan negara Indonesia haru selalu dilandasi oleh sila-sila yang terdapat dalam Pancasila. Sebagai negara hukum setiap perbuatan, baik dari warga masyarakat, maupun dari pejabat-pejabat dan jabatan-jabatan harus berdasarkan hukum yang jelas. Jadi hukum yang dibentuk tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Pancasila berperan sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang berarti bahwa tiap pikiran,sikap,dan perilaku warga negara Indonesia harus berdasarkan atau berlandaskan Pancasila. Pancasila dijadikan sebagai acuan dalam berpikir dan bertindak maka dari itu perlunya penanaman nilai-nilai Pancasila kepada rakyat Indonesia supaya rakyat Indonesia dapat berperilaku dan berpikir sesuai nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Delon 2315061131 གིས-
Nama: Delon
NPM: 2315061131
PSTI C

Dari jurnal diatas dapat disimpulkan:
    Kehadiran filsafat di Perguruan Tinggi, bahkan dalam kehidupan manusia, amatlah penting. Filsafat ilmu juga dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan kebangsaan secara ilmiah yang bermuara pada melemahnya pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila. Melemahnya pemahaman dan penghayatan masyarakat dapat diatasi dengan melakukan revitalisasi dan reaktualisasi nilai-nilai Pancasila. Dalam kerangka ini, nilai-nilai Pancasila yang memiliki ilmu pengetahuan dan hakekat pengetahuan dapat dikaji melalui filsafat ilmu. Seorang ilmuwan dan akademisi memiliki peran dan fungsi yang sangat signifikan sebagai mediator untuk memberikan pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila. Melalui kebebasan mimbar dan kebebasan akademik yang dikembangkan secara bertanggung jawab, mengenai pengembangan Pancasila itu sangat relevan dan urgent untuk “disuarakan” oleh dunia perguruan tinggi.
    Pancasila sebagai dasar ajaran yang menjadi landasan bagi bangsa Indonesia dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara. Masyarakat Indonesia meyakini bahwa dalam nilai-nilai Pancasila dapat dijadikan sebagai pedoman dalam berpikir dan bertindak. Setiap orang yang berencana untuk melakukan tindakan tertentu harus merujuk pada prinsip-prinsip Pancasila.
Filsafat Pancasila adalah ilmu yang dapat dilihat sebagai pendekatan dalam menggali esensi Pancasila dan membantu masyarakat Indonesia dalam memahami serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, para ilmuwan diharapkan dapat menggunakan filsafat ilmu sebagai alat untuk menggali nilai-nilai Pancasila secara filosofis dan memunculkan pemahaman serta pengembangan baru terhadap nilai-nilai tersebut. Tujuannya adalah agar Pancasila tidak hanya sebagai simbol, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan di Perguruan Tinggi.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Analisis Video Pembelajaran

Delon 2315061131 གིས-
Nama :Delon
NPM: 2315061131
TI C
Dari Video diatas dapat saya simpulkan sebagai berikut:
    Filsafat Pancasila dapat diartikan sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh. Aliran-aliran filsafat meliputi: Berfilsafat Rationalisme mengagungkan akal, Berfilsafat Materialisme mengagungkan materi, Berfilsafat Individualisme mengagungkan individualitas, dan Berfilsafat Hedonisme mengagungkan Keseluruhan. Adapun Manfaat dalam mempelajari Filsafat antara lain sebagai berikut:Memperoleh kebenaran yang hakiki, Melatih kemampuan berfikir logis, Melatih berpikir dan bertindak bijaksana, Melatih berpikir rasional dan komprehensif, dan Menyeimbangkan antara pertimbangan dan tindakan sehingga diperoleh keselarasan hidup, Menghasilkan tindakan yang bijaksana.
    Wawasan filsafat meliputi berbagai aspek dalam penyelidikannya yaitu Ontologis: menurut Aristoteles adalah imu yang menyelidiki hakikat sesuatu atau tentang ada keberadaan atau eksistensi dan disamakan dengan metafisika, Epistemologis adalah cabang filsafat yang menyelidiki asal, syarat susunan, metode, dan validitas imu pengetahuan, dan Aksiologis berasal dari kata Yunani axios yang artinya nilai manfaat, dan logos yang artinya pikiran, Ilmuu atau teori.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Tanggapan Artikel Pertemuan 7

Delon 2315061131 གིས-
Nama: Delon
NPM: 2315061131
TI C
Tanggapan Saya Mengenai Jurnal Tersebut:
Pancasila sebagai landasan negara di Indonesia. Pentingnya nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, serta relevansinya bagi negara. Pancasila dipandang sebagai prinsip dasar dan pedoman utama bagi masyarakat Indonesia dalam semua aspek kehidupan. Pancasila juga dianggap sebagai sumber dari segala hukum di Indonesia. A Jurnal Tersebut Menekankan kepada Kita betapa pentingnya menjaga fondasi yang kokoh dari Pancasila, karena hal ini menjadi penentu eksistensi dan karakteristik negara.
Nilai-nilai Pancasila mencakup:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa:
Pengakuan atas keberadaan Tuhan sebagai pencipta alam semesta dan iman manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa, tercermin dalam ketaatan dan menjalankan perintah serta menjauhi larangan Tuhan.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab:
Memandang manusia Indonesia sebagai makhluk yang memiliki martabat sama, hak serta kewajiban yang setara sebagai warga negara, dijamin oleh negara.
3. Persatuan Indonesia:
Menekankan pada warga negara Indonesia untuk lebih mementingkan bangsa dan negara di atas kepentingan individual, golongan, dan suku bangsa, serta memprioritaskan persatuan dan kesatuan bangsa untuk mencegah perpecahan.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan:
Mencerminkan dasar demokrasi Indonesia yang berakar pada prinsip musyawarah dan kekeluargaan, serta diarahkan oleh hikmat kebijaksanaan dalam proses perwakilan. Lebih mementingkan musyawarah dan mufakat dalam setiap pengambilan keputusan.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia:
Menandai tujuan negara untuk menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera, berdasarkan prinsip-prinsip Pancasila.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

Delon 2315061131 གིས-
Nama: Delon
NPM: 22315061131
TI C
Dari video di atas dapat disimpulkan Pancasila adalah buku pedoman untuk Indonesia agar cita" masyarakat tercapai yaitu agar terciptanya suasana yang adil dan makmur. Pancasila berfungsi untuk menyatukan bangsa yang memiliki perbedaan di setiap bidangnya. Keberagaman di Indonesia juga membutuhkan satu unsur yang universal yaitu unsur ketuhanan karena jika kita meyakini unsur ketuhanan maka kita juga akan menghormati keberagaman. Indonesia terdiri dari ribuan pulau yang menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat luas. Setiap pulau didiami oleh berbagai macam adat istiadat, budaya, maupun kepercayaan. Hal ini dinamakan keberagaman dan kekuatan. Ketika kita sudah mampu menghormati sesama manusia, maka kita kan menjadi manusia yang beradab dengan menjadi manusia beradap otomatis akan terjadinya persatuan.Dari persatuan inilah yang akan memunculkan manusia manusia bijak dan manusia bijak tersebut pasti akan berperilaku adil terhadap siapapun.