གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Friskila Rohasina Simarmata

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

Friskila Rohasina Simarmata གིས-
Nama: Friskila Rohasina Simarmata
NPM: 2315061043
KELAS: TI-C

IPTEK adalah hasil karya manusia. Karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. IPTEK tersebut ada saja yang memanfaatkannya untuk Kepentingan tertentu baik yang berdampak positif maupun negatif. Pada dasarnya Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagl seluruh rakyat Indonesia.Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Perkembangan IPTEK saat ini dan di masa yang akan datang itu sangat cepat.Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, yang bagi bangsa Indonesia adalah mutlak. Jika diikuti pandangan-pandangan sekular dunia Barat, yang ilmunya dipelajari dan jadi rujukan para cendekiawan, sepertinya berjalan berlawanan.

1. Sila Ke Tuhanan Yang Maha Esa

mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanyamemikirkan apa yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia disekitarnya atau tidak. Pengolahan diimbangi dengan melestarikan.

2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab

memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab Karena IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yan beradab dan bermoral.

3. Sila persatuan Indonesia

mengkomplementasiakan universalitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.

4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun di bandingkan dengan penemuan lainnya.

5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

mengkomplementasikan pengembangan IPTEK harus lah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan Kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannnya dengan dirinya senndiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Friskila Rohasina Simarmata གིས-
Nama: Friskila Rohasina Simarmata
NPM: 2315061043
KELAS: TI-C

Data berupa kuesioner diuji menggunakan analisis deskriptif dan regresi, dan sebelumnya data ini diuji terlebih dahulu validitas dan reliabilitas nya menggunakan pearson product moment.Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini mempunyai pengembangan kepribadian Pancasila yang baik.Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, dan berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan Negara.Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia.Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi.Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi.

Perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.Globalisasi akan membawa perspektif baru tentang konsep "Dunia Tanpa Tapal Batas" yang saat ini diterima sebagai realita masa depan yang akan mempengaruhi perkembangan budaya.Saat ini, segala aspek kehidupan telah mampu berkembang dengan pesatnya, perkembangan tersebut beriringan pula dengan perkembangan pendidikan dari yang tradisional menjadi modern, secara otomatis perkembangan tersebut menuntut masyarakat menuju kearah globalisasi.Penyebab utama yang paling terasa pada perubahan tersebut adalah pada aspek teknologi informasi, contoh paling sederhana tentang hal ini adalah bila pada pendidikan yang masih tradisional dulu dalam mendapatkan sumber ilmu hanya dari buku, hal tersebut juga masih mempunyai kendala yaitu tidak semua orang bisa mendapatkan buku yang harganya relative mahal.

Namun, sekarang pada tingkat yang lebih modern telah muncul internet yang memberikan banyak informasi tentang pendidikan dan dapat dijangkau di semua kalangan masyarakat.Kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya.Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat ketimuran seperti Indonesia.Saat ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap aspek-aspek pendidikan yang ada di masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi yang bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat. Dan di akui atau tidak, perlahan-lahan mulai mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat khususnya dalam aspek pendidikan. jika dikaitkan dengan ideologi yang dianut Indonesia yakni pancasila.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

Friskila Rohasina Simarmata གིས-
Nama : Friskila Rohasina Simarmata
NPM : 2315061043
KELAS : TI C

Analisis soal
A. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!

Sistem etika perilaku politik saat ini terkadang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila karena terdapat kecenderungan adanya tindakan politik yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila seperti korupsi, nepotisme, dan diskriminasi. Seperti yang tercantum dalam sila ke-3 Pancasila yaitu Persatuan Indonesia, masih sering terjadi perselisihan antara kelompok politik yang seharusnya bekerja sama untuk membangun bangsa. Selain itu, beberapa kebijakan terkait dengan isu lingkungan, hak asasi manusia, dan kesejahteraan rakyat juga terkadang tidak mengacu pada nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, masih perlu adanya upaya untuk memperkuat sistem etika perilaku politik agar sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

B. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !

Sebagian besar nilai yang dianut oleh generasi muda Indonesia seharusnya mencerminkan nilai-nilai dasar Pancasila seperti keadilan sosial, demokrasi, dan persatuan Indonesia.Untuk mengatasi dekadensi moral yang terjadi, diperlukan upaya dari berbagai pihak, termasuk keluarga, sekolah, dan masyarakat. Beberapa solusi yang dapat dilakukan antara lain:

1. Pendidikan Moral: Perlunya penguatan pendidikan moral di sekolah sehingga siswa dapat memahami betapa pentingnya menjaga nilai-nilai moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari.

2. Peran Orang Tua: Keluarga harus memberikan contoh dan pembelajaran moral yang baik pada anak-anak sejak dini, termasuk mendidik mereka untuk menghormati orang lain dan menjunjung tinggi nilai kesopanan.

3. Peran Media: Media juga perlu memperhatikan etika serta moral dalam penyampaian informasi dan edukasi agar generasi muda tidak terpapar paham-paham yang dapat merusak moral.

4. Pembentukan Karakter: Diperlukan program pembentukan karakter bagi generasi muda untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika dalam diri mereka.

5. Peran Masyarakat: Masyarakat perlu berperan aktif dalam membentuk lingkungan sosial yang kondusif bagi perkembangan moral dan etika generasi muda.
Semua pihak harus saling bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan nilai-nilai moral dan etika, sehingga generasi muda dapat terus mempertahankan dan mengembangkan nilai-nilai yang baik untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang lebih baik dan maju.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Friskila Rohasina Simarmata གིས-
Nama : Friskila Rohasina Simarmata
NPM : 2315061043
KELAS : TI C

Media Massa, Pancasila, Kejahatan, Kontrol Sosial ABSTRAK Dalam bidang hukum pidana, media massa adalah pendukung dari kebijakan hukum pidana, yaitu memberikan peran pencegahan kejahatan. Pencegahan melalui media massa sangat disarankan karena kebijakan hukum pidana tidak selamanya dapat digunakan sebagai sarana utama menekan kejahatan. Meski demikian, peran tersebut harus disertai dengan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kesadaran diri masing-masing manusia Indonesia. Penelitian ini dilakukan secara normatif yakni penelitian yang mendasarkan pada kajian norma yang ada pada sistem hukum. Hukum ditelaah asas-asasnya, dijabarkan dari undang-undang, peraturan yang terkait media massa. Norma-norma terkait media massa disandingkan dengan asas-asas serta doktrin mengenai kontrol sosial oleh media massa untuk dianalisis berdasarkan penanaman nilai-nilai Pancasila pada kehidupan masyarakat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam peran media massa memberitakan informasi belum terlaksana. Masih banyak terdapat berita yang tidak teruji kebenarannya yang dapat merusak tatanan sosial. Media massa hanya memuat berita sebagai pemuas informasi saja tanpa menanamkan pembentukan pribadi sosial yang berjiwa Pancasila. Antara dasar dan tujuan ada hubungan yang erat sekali. Dasar negara Indonesia adalah Pancasila, karena itu tujuan yang hendak dicapai oleh bangsa Indonesia adalah masyarakat yang berdasarkan Pancasila.
1. Masyarakat selalu mengalami perkembangan, karenanya juga mengalami perubahan-perubahan, termasuk tata nilai yang ada.
2. Akibat perkembangan teknologi yang sedemikian, segala bentuk telekomunikasi dapat terjadi tanpa mengenal waktu, sehingga aliran dalam filsafat, ideologi, dan kebudayaan pada umumnya mudah dikenal oleh berbagai jenis kelompok masyarakat dan mempengaruhi tata nilai yang mereka miliki.
3. Hukum sudah cukup tua menjadi bagian kehidupan manusia dari masa ke masa dan terus berubah seiring perubahan sosial, ilmu pengetahuan, dan teknologi.
4 .Maksim ubi societas ibi ius yang dikatakan oleh Cicero, filsuf zaman Yunani Kuno, mencerminkan hukum sebagai order dijalankan secara konsisten atas dasar kesadaran, moralitas, dan komitmen kerakyatan.
5. Hukum merupakan kontrol sosial, namun bukan berarti dengan cukup memahami hukum saja lantas masyarakat dapat dikendalikan.

Definisi dari media massa apabila ditelusuri dari kata "media" sendiri berarti alat, corong, instrumen, jalan, medium, penghubung, perangkat, perantara, peranti, saluran, sarana, wahana. Sementara pengertian "media massa" sendiri adalah sarana dan saluran resmi sebagai alat komunikasi untuk menyebarkan berita dan pesan kepada masyarakat luas. Media massa di Indonesia, menurut tinjauan pustaka oleh penulis merupakan media atau alat yang dipergunakan oleh lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik seperti yang tersebut dalam Pasal 1 Butir 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dengan demikian yang bertanggung jawab atas beredarnya muatan komunikasi massa dalam media tersebut adalah sebuah lembaga yang disebut sebagai pers.Media massa adalah suatu jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen dan anonim melewati media cetak atau elektronik, sehingga pesan informasi yang sama itu dapat diterima secara serentak dan sesaat. Pemanfaatan media massa artinya penggunaan berbagai bentuk media massa, baik cetak maupun elektronik untuk tujuan tertentu.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

Friskila Rohasina Simarmata གིས-
Nama: Friskila Rohasina Simarmata
NPM: 2315061043
Kelas: TI C

Analisis dari video tersebut adalah Etika adalah hal yang sangat diperlukan dalam hal berbangsa dan bernegara dengan memiliki etika maka kita mampu menjalankan kehidupan bernegara dengan baik, etika Pancasila adalah cabang filsafat yang di jalankan dari sila sila Pancasila untuk mengatur kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Nilai-nilai yang terkandung dalam etika Pancasila:
1. Sila keTuhanan mengandung dimensi moral berupa nilai spiritualitas yang mendekatkan diri kepada sang pencipta
2. Sila kemanusiaan mengandung dimensi humanus yang artinya menjadi kan manusia menjadi manusiawi yaitu upaya meningkatkan kualitasan kemanusiaan dalam pergaulan antar sesama.
3. Sila persatuan mengandung makna solidaritas, rasa kebersamaan dan cinta tanah air
4. Sila kerakyatan berupa sikap menghargai dan mau mendengarkan pendapat orang lain
5. Sila keadilan mengandung dimensi mau peduli atas nasib orang lain dan mau saling membantu

Urgensi Pancasila dalam sistem etika:
1. Meletakkan sila sila Pancasila sebagai etika berarti menempatkan etika sebagai sumber moral dan inspirasi dalam penentu sikap dan tindakan
2. Pancasila sebagai sistem etika memberikan pedoman bagi setiap warga negara
3. Pancasila sebagai sistem etika dapat menjadi dasar analisis berbagai kebijakan sehingga tidak keluar dari semangat negara kebangsaan yang berjiwa Pancasila.