Nama : Alfikri Deo Putra
NPM : 2315061075
Kelas : PSTI-C
Etika Pancasila adalah cabang filsafat yang dijabarkan dari sila-sila Pancasila untuk mengatur kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara di Indonesia. Etika Pancasila memegang peranan penting dalam memandu perilaku individu dan kelompok dalam masyarakat Indonesia. Etika sangat diperlukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena dengan memiliki etika, maka dapat menjalankan kehidupan bernegara dengan baik dari satu generasi ke generasi lainnya. Dengan demikian, Etika Pancasila memiliki peranan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, karena dapat memandu perilaku individu dan kelompok dalam masyarakat Indonesia dan membawa dampak positif bagi kemajuan Indonesia.
Nilai-nilai yang terkandung dalam etika Pancasila adalah sebagai berikut:
A. Sila Ketuhanan mengandung dimensi moral berupa nilai spiritualitas yang mendekatkan diri kepada sang pencipta
B. Sila Kemanusiaan mengandung dimensi humanus yang artinya menjadi kan manusia menjadi manusiawi yaitu upaya meningkatkan kualitasan kemanusiaan dalam pergaulan antar sesama.
C. Sila Persatuan mengandung makna solidaritas, rasa kebersamaan dan cinta tanah air
D. Sila Kerakyatan berupa sikap menghargai dan mau mendengarkan pendapat orang lain
E. Sila Keadilan mengandung dimensi kesediaan untuk peduli atas nasib orang lain dan mau saling membantu
Urgensi dalam sistem etika adalah menempatkan Pancasila sebagai sumber moral dan inspirasi bagi penentu sikap,tindakan, dan keputusan. Kemudian Pancasila sebagai sistem etika memberikan pedoman bagi setiap warga negara sehingga memiliki orientasi yang jelas dalam tata pergaulan, baik lokal, nasional, regional, dan internasional. Yang terakhir Pancasila sebagai sistem etika dapat menjadi dasar analisis berbagai kebijakan sehingga tidak keluar dari semangat negara kebangsaan yang berjiwa Pancasila.
NPM : 2315061075
Kelas : PSTI-C
Etika Pancasila adalah cabang filsafat yang dijabarkan dari sila-sila Pancasila untuk mengatur kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara di Indonesia. Etika Pancasila memegang peranan penting dalam memandu perilaku individu dan kelompok dalam masyarakat Indonesia. Etika sangat diperlukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena dengan memiliki etika, maka dapat menjalankan kehidupan bernegara dengan baik dari satu generasi ke generasi lainnya. Dengan demikian, Etika Pancasila memiliki peranan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, karena dapat memandu perilaku individu dan kelompok dalam masyarakat Indonesia dan membawa dampak positif bagi kemajuan Indonesia.
Nilai-nilai yang terkandung dalam etika Pancasila adalah sebagai berikut:
A. Sila Ketuhanan mengandung dimensi moral berupa nilai spiritualitas yang mendekatkan diri kepada sang pencipta
B. Sila Kemanusiaan mengandung dimensi humanus yang artinya menjadi kan manusia menjadi manusiawi yaitu upaya meningkatkan kualitasan kemanusiaan dalam pergaulan antar sesama.
C. Sila Persatuan mengandung makna solidaritas, rasa kebersamaan dan cinta tanah air
D. Sila Kerakyatan berupa sikap menghargai dan mau mendengarkan pendapat orang lain
E. Sila Keadilan mengandung dimensi kesediaan untuk peduli atas nasib orang lain dan mau saling membantu
Urgensi dalam sistem etika adalah menempatkan Pancasila sebagai sumber moral dan inspirasi bagi penentu sikap,tindakan, dan keputusan. Kemudian Pancasila sebagai sistem etika memberikan pedoman bagi setiap warga negara sehingga memiliki orientasi yang jelas dalam tata pergaulan, baik lokal, nasional, regional, dan internasional. Yang terakhir Pancasila sebagai sistem etika dapat menjadi dasar analisis berbagai kebijakan sehingga tidak keluar dari semangat negara kebangsaan yang berjiwa Pancasila.