Posts made by Dhito Aryo Trengginas

Nama : Dhito Aryo Trengginas
NPM : 2315061015
Kelas : TI C

Menurut analisis saya, video tersebut membahas mengapa banyak negara masih memilih demokrasi meskipun sering kali dikritik dan dianggap bising. Ini menyoroti bahwa perdebatan dan kebisingan adalah bagian normal dari proses demokrasi yang sehat, memungkinkan warga untuk menyuarakan pendapat dan mengkritik pemerintah. 

Namun, perlu diingat untuk menjaga agar kebisingan tetap dalam batas yang wajar, terutama saat membahas isu-isu sensitif seperti korupsi.

Selain itu, dalam video tersebut menunjukkan bahwa demokrasi di Indonesia mengalami penurunan kebebasan dalam beberapa tahun terakhir, menurut evaluasi dari lembaga seperti Freedom House dan The Economist Intelligence Unit. Ini mengindikasikan adanya tantangan serius, termasuk korupsi dan pelanggaran prosedur demokratis. 

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by Dhito Aryo Trengginas -
Dhito Aryo Trengginas
2315061015
TI C

Analisis saya mengenai jurnal yang berjudul “Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”.

Jurnal ini membahas dampak mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam era globalisasi yang menghadirkan perubahan signifikan dalam dinamika global. Sebagai pendorong utama, globalisasi membuka peluang untuk transformasi global yang tengah berlangsung. Dalam konteks ini, mata kuliah tersebut menjadi kunci untuk memberikan pengetahuan dan panduan kepada warga Indonesia agar dapat mengkaji, menganalisis, dan menanggapi tantangan pembangunan bangsa dan negara. Dengan memandang dari perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, mata kuliah ini berperan penting dalam menghadapi dampak positif globalisasi, membentuk pemikiran baru mengenai konsep "Dunia Tanpa Tapal Batas."

Jurnal ini juga melibatkan penelitian dengan partisipasi 103 mahasiswa, yang menunjukkan bahwa mata kuliah tersebut secara keseluruhan memberikan dampak positif pada perkembangan kepribadian Pancasila. Responden menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam sikap terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Mereka mengakui pentingnya menggunakan teknologi dengan tanggung jawab, khususnya dalam konteks pembelajaran, transaksi, dan bisnis. Para mahasiswa juga menunjukkan kesadaran akan pentingnya menyaring informasi di media sosial, memblokir konten yang tidak pantas, dan menggunakan bahasa yang sopan dalam berkomunikasi online.

Oleh karena itu, jurnal ini menggambarkan bahwa mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila memberikan kontribusi positif dalam membentuk sikap dan tanggapan mahasiswa terhadap perkembangan Iptek serta mengajarkan nilai-nilai kebijakan yang relevan dengan tuntutan era globalisasi.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

by Dhito Aryo Trengginas -
Dhito Aryo Trengginas
2315061015
TI C

Analisis saya mengenai video tersebut yang berjudul "Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK"

Dalam konteks ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), konsep tersebut merujuk pada hasil kreativitas manusia yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Pemanfaatan IPTEK memiliki potensi dampak baik dan buruk, sementara Pancasila dianggap sebagai pedoman bagi warga Indonesia. Nilai-nilai Pancasila memainkan peran penting dalam perkembangan pesat IPTEK, meskipun ada perbedaan pandangan dengan dunia Barat yang lebih sekular. Ketuhanan Yang Maha Esa tetap menjadi dasar utama bagi bangsa Indonesia.

Sila-sila Pancasila menjadi landasan etika dalam pengembangan IPTEK. Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, menyatukan ilmu pengetahuan dengan rasional dan irasional, memastikan pertimbangan dampak terhadap manusia dan lingkungan. Sila Kedua, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, menetapkan prinsip moralitas tinggi untuk pengembangan IPTEK yang beretika. Sila Ketiga, Persatuan Indonesia, mendorong universalitas dan internasionalisme dalam IPTEK, sambil menekankan peran IPTEK dalam membentuk nasionalisme dan kebesaran bangsa. Sila Keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan, mengakar pengembangan IPTEK dalam prinsip demokrasi, memastikan kebebasan ilmuwan dengan menghargai pandangan orang lain. Sila Kelima, Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menekankan perlunya menjaga keseimbangan keadilan dalam pengembangan IPTEK di berbagai tingkatan hubungan.