གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Arza Restu Arjuna

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Arza Restu Arjuna གིས-
Nama : Arza Restu Arjuna
Kelas : TI C
Npm : 2315061051

Yang dapat saya simpulkan dalam jurnal ini bahwa media massa memiliki peran penting dalam mencegah kejahatan di Indonesia dan menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui kontrol sosial. Namun, masih terdapat beberapa masalah yang perlu diatasi. Media massa belum sepenuhnya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pemberitaannya, dengan masih banyak berita yang tidak teruji kebenarannya, juga banyak media yang masih menyebarkan berita2 hoax dll, dan tidak memperkuat pentingnya nilai-nilai Pancasila.

Pemanfaatan media massa dapat diklasifikasikan menjadi media cetak dan media elektronik. Surat kabar dan televisi adalah contoh media massa yang dapat menyalurkan informasi kepada masyarakat. Media massa banyak memiliki peran penting dalam kontrol sosial dan dapat mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap hukum. Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa harus diterapkan dalam pemberitaan media massa.

Media massa juga berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Dalam penanggulangan tindak pidana korupsi, media massa berperan sebagai media informasi dan kontrol sosial. Media massa dapat memberikan informasi tentang praktik korupsi, mengungkap kasus korupsi, dan melaporkan penanganan tindak pidana korupsi oleh penegak hukum. Namun, media massa perlu memperhatikan etika dan tanggung jawab sosial dalam meliput berita hukum.

Dalam menghadapi persaingan antara lembaga penegak hukum, media massa memiliki peran penting dalam mengembalikan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut. Namun, media massa juga perlu menjaga etika pemberitaan dan memahami jurnalisme hukum. Pengawasan terhadap konstruksi pemberitaan dilakukan oleh Komisi Penyiaran Independen.

Kesimpulannya, media massa memiliki peran yang signifikan dalam mencegah kejahatan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila di Indonesia. Namun, masih terdapat banyak Berita yang diedarkan kepada khalayak ramai seringkali tidak
sesuai dengan fakta dan disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. kita harus diteliti kembali berita yang tersebar sebelum mempercayainya. Berita - berita bohong tersebut telah melanggar nilai-nilai Pancasila khususnya mengenai nilai materiil, nilai kerohanian, dan nilai vital yang berujung pada pelanggaran hak manusia lainnya.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

Arza Restu Arjuna གིས-
Nama : Arza Restu Arjuna
Npm : 2315061051
Kelas : TI C

Video ini membahas tentang etika pancasila yang merupakan cabang filsafat yang berfungsi untuk mengatur kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Etika pancasila memiliki nilai - nilai yang terkandung didalamnya.
1. Nilai Ketuhanan
Yang mengandung dimensi moral dalam mendekatkan diri kepada sang pencipta
2. Nilai kemanusiaan
Yang mengandung dimensi humanis, dan membuat manusia menjadi humanis dan berprikemanusiaan
3. Nilai persatuan
Yang mengandung dimensi solidaritas dan mementingkan kebersamaan dan cinta tanah air
4. Nilai Kerakyatan
Yang mengandung nilai berupa saling menghargai dan mendengarkan sesama
5. Nilai keadilan
Yang mengandung dimensi nilai kepedulian dan kesediaan dalam membantu sesama serta bersikap adil tanpa membeda bedakan.

Urgensi pancasila dalam sistem etika
1. Menempatkan pancasila sebagai sumber etika berati menempatkan pancasila sebagai sumber moral dan inspirasi bagi penentu setiap sikap dan keputusan.
2 Pancasila sebagai sistem etika memberikan pedoman kepada warga negara Indonesia sehingga memiliki orientasi yang jelas kepada tata pergaulan antar sesama.
3. Pancasila sebagai sistem etika dapat menjadi dasar agar analisis berbagai kebijakan akan selalu berjiwa pancasila.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Arza Restu Arjuna གིས-
Nama : Arza Restu Arjuna
Npm : 2315061051
Kelas : TI C

Jurnal ini membahas tentang Hubungan Antara Hukum dan Etika dalam Politik Hukum di Indonesia.

Yang saya tangkap dalam jurnal ini adalah bahwa penulis membahas tentang hubungan konseptual antara hukum dan etika dalam konteks politik hukum di Indonesia, juga mengeksplorasi hubungan antara hukum dan etika, dan bagaimana mereka diterapkan dalam politik hukum Indonesia. Jurnal ini juga menguji latar belakang sejarah dan sosiologis masyarakat Indonesia dan keragaman budaya mereka. Penulis berargumen bahwa pembentukan instrumen hukum adalah aktivitas terakhir dari kebijakan publik, dan bahwa formulasi politik hukum di Indonesia dipengaruhi oleh kepentingan politik. Jurnal ini menyimpulkan dengan menekankan pentingnya berpikir secara kritis tentang etika dan nilai-nilai moral dalam konteks politik hukum.

Dalam jurnal ini, penulis mengidentifikasi lima tahap perkembangan etika, mulai dari etika teologi hingga etika fungsional terbuka. Etika berkembang seiring dengan perubahan sosial dan budaya masyarakat.

Dalam konteks politik hukum, etika berperan penting dalam menentukan arah dan bentuk hukum yang akan dibentuk. Etika juga mempengaruhi cara berpikir, sikap, dan nilai-nilai dalam masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang etika sangat penting dalam merumuskan kebijakan politik hukum yang efektif dan adil.

Politik hukum, di sisi lain, merupakan kebijakan dasar yang menentukan arah dan bentuk hukum yang akan dibentuk. Badan Pembangunan Hukum Nasional (BPHN) bertanggung jawab untuk merencanakan politik hukum di Indonesia. Rumusan politik hukum pertama kali ada pada tahun 1960 dan diperbarui setiap lima tahun sekali. Hal ini menunjukkan bahwa politik hukum adalah proses yang terus berkembang dan harus disesuaikan dengan perubahan sosial, politik, dan budaya yang terjadi di masyarakat.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Arza Restu Arjuna གིས-
Nama : Arza Restu Arjuna
Npm : 2315061051
Kelas : TI C

Jurnal ini membahas tentang Hubungan Antara Hukum dan Etika dalam Politik Hukum di Indonesia.

Yang saya tangkap dalam jurnal ini adalah bahwa penulis membahas tentang hubungan konseptual antara hukum dan etika dalam konteks politik hukum di Indonesia, juga mengeksplorasi hubungan antara hukum dan etika, dan bagaimana mereka diterapkan dalam politik hukum Indonesia. Jurnal ini juga menguji latar belakang sejarah dan sosiologis masyarakat Indonesia dan keragaman budaya mereka. Penulis berargumen bahwa pembentukan instrumen hukum adalah aktivitas terakhir dari kebijakan publik, dan bahwa formulasi politik hukum di Indonesia dipengaruhi oleh kepentingan politik. Jurnal ini menyimpulkan dengan menekankan pentingnya berpikir secara kritis tentang etika dan nilai-nilai moral dalam konteks politik hukum.

Dalam jurnal ini, penulis mengidentifikasi lima tahap perkembangan etika, mulai dari etika teologi hingga etika fungsional terbuka. Etika berkembang seiring dengan perubahan sosial dan budaya masyarakat.

Dalam konteks politik hukum, etika berperan penting dalam menentukan arah dan bentuk hukum yang akan dibentuk. Etika juga mempengaruhi cara berpikir, sikap, dan nilai-nilai dalam masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang etika sangat penting dalam merumuskan kebijakan politik hukum yang efektif dan adil.

Politik hukum, di sisi lain, merupakan kebijakan dasar yang menentukan arah dan bentuk hukum yang akan dibentuk. Badan Pembangunan Hukum Nasional (BPHN) bertanggung jawab untuk merencanakan politik hukum di Indonesia. Rumusan politik hukum pertama kali ada pada tahun 1960 dan diperbarui setiap lima tahun sekali. Hal ini menunjukkan bahwa politik hukum adalah proses yang terus berkembang dan harus disesuaikan dengan perubahan sosial, politik, dan budaya yang terjadi di masyarakat.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

Arza Restu Arjuna གིས-
Nama : Arza Restu Arjuna
Npm : 2315061051
Kelas : TI C

ANALISIS SOAL 1

A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
: Proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 pastinya akan berbeda dengan kondisi normal karena akan sulit melakukan pembelajaran offline, sedangkan masih banyak kesenjangan sosial yang ekonomi muncul karena akses dan sumber daya yang tidak merata, seperti signal, device dan lain lain.
Pemerintah perlu memikirkan cara untuk mengatasi masalah ini dan memastikan pendidikan tetap berjalan dengan baik.

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
: Tentunya akan sulit untuk memaksimalkan kefektifan proses pendidikan, namun kita bisa memberikan usaha dengan menekankan aspek-aspek karakter Pancasila seperti sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, dan gotong royong dalam pembelajaran daring / online.

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
: Contoh kasus yang saya pikirkan yaitu penggalangan dana secara daring/ online untuk warga membutuhkan selama pandemi, menurut saya ide ini sangat memungkinkan untuk diwujudkan karena memang sudah ada banyak yang melakukan.
Hal ini mencerminkan gotong royong, kepedulian, dan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata.

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
: Maksud dari Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya adalah menjadi pancasila sebagai landasan moral dan etika bagi perilaku dan interaksi dalam masyarakat.
Ini berarti mempraktikkan nilai-nilai seperti keadilan, persatuan, demokrasi, dan kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencapai masyarakat yang adil, damai, dan sejahtera sesuai dengan cita-cita Pancasila.