གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Keysha Sujarwadi ‎ ‎ ‎

PHIL_Bayu_2023/2024 -> KUIS

Keysha Sujarwadi ‎ ‎ ‎ གིས-

Nama : Keysha Sujarwadi

NPM : 2312011446

1. Sebutkan dan jelaskan dua bagian hukum internasional? 

Hukum internasional terbagi menjadi hukum internasional publik dan hukum internasional privat. Hukum internasional publik mengatur hubungan antarnegara, sementara hukum internasional privat menangani perselisihan hukum antarindividu atau entitas swasta dari berbagai negara.


2. Jelaskan perbedaan hukum internasional dan hukum negara/nasional?

Hukum internasional berkaitan dengan hubungan antarnegara dan norma-norma yang mengatur perilaku negara-negara di tingkat internasional. Sementara itu, hukum negara atau hukum nasional adalah sistem hukum yang berlaku di dalam suatu negara tertentu, mengatur hubungan antara pemerintah dan warganya serta antara warga negara itu sendiri. Hukum internasional bersifat lintas batas, sementara hukum negara bersifat domestik dan terkait dengan wilayah suatu negara.


3. Apakah Perusahaan Internasional dapat menjadi subjek hukum internasional public?

Tidak, karena perusahaan internasional biasanya bukan subjek hukum internasional publik. Subjek hukum internasional publik umumnya terdiri dari negara-negara dan organisasi internasional yang diakui secara umum oleh komunitas internasional. Perusahaan internasional lebih cenderung menjadi subjek hukum pada tingkat nasional atau regional, dan mereka tunduk pada hukum negara-negara tempat mereka beroperasi.


4. Siapakah yang dapat menandatangani sebuah perjanjian internasional public di suatu negara? Jelaskan!

Penandatanganan perjanjian internasional publik di suatu negara biasanya dilakukan oleh perwakilan pemerintah, yang dilakukan oleh individu yang memiliki wewenang negosiasi dan penandatanganan, seperti menteri luar negeri atau perwakilan diplomatik tingkat tinggi. Penandatanganan perjanjian tersebut mencerminkan persetujuan negara terhadap isi perjanjian. Tetapi, untuk sah secara hukum, perjanjian yang dilakukan perlu melalui proses persetujuan dalam sistem hukum nasional negara tersebut.


5. Apakah dalam suatu pemerintahan suatu negara kita harus mendahulukan hukum internasional atau hukum nasional? Jelaskan!

Umumnya hukum internasional dan hukum nasional saling melengkapi. Negara-negara memiliki kewajiban untuk mematuhi hukum internasional, tetapi implementasi hukum internasional biasanya memerlukan penyesuaian dengan hukum nasional. 

Hukum nasional harus diinterpretasikan dan diimplementasikan secara konsisten dengan kewajiban internasional suatu negara.

Namun, dalam kasus konflik antara hukum internasional dan hukum nasional, ada beberapa negara yang memiliki prinsip atau menetapkan prioritas tertentu yang dapat bervariasi tergantung pada sistem hukum dan konstitusi negara masing-masing.


6. Berikan suatu contoh kasus peristiwa hukum internasional yang melibatkan lembaga penyelesaian sengketa internasional

Salah satu contoh kasus yang melibatkan lembaga penyelesaian sengketa internasional adalah kasus Antartika pada tahun 1959. Perjanjian Antartika ditandatangani oleh sejumlah negara untuk mengatur status hukum dan penggunaan Antartika. Namun, pada tahun 1982, Argentina dan Britania Raya terlibat dalam sengketa mengenai wilayah Antartika.

Kedua negara ini kemudian sepakat untuk menyelesaikan sengketa mereka melalui arbitrase di bawah Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNCLOS). Pengadilan Arbitrase yang dikenal sebagai Tribunal Arbitrase UNCLOS ini kemudian membuat keputusan yang menetapkan batas wilayah Antartika antara Argentina dan Britania Raya. Proses ini menunjukkan penggunaan lembaga penyelesaian sengketa internasional untuk menangani konflik antarnegara dan memberikan solusi berdasarkan hukum internasional.